Menlu Iran Tantang AS, Sebut Serangan Darat Tak Akan Terjadi

Arif Budi

Rabu, 01 April 2026 | 13:49 WIB
Menlu Iran Tantang AS, Sebut Serangan Darat Tak Akan Terjadi
Seyyed Abbas Araghchi. [Ist]
baca 10 detik
  • Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan kesiapan militer negaranya dalam menghadapi potensi serangan darat pasukan Amerika Serikat.
  • Pemerintah Iran telah menyiapkan pertahanan berlapis serta penguasaan medan untuk mengantisipasi setiap infiltrasi pasukan asing ke wilayahnya.
  • Iran menutup Selat Hormuz bagi kapal negara musuh sebagai langkah strategis di tengah ancaman perluasan konflik bersenjata tersebut.

Suara.com - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi secara terbuka menantang kekuatan militer Amerika Serikat di tengah bayang-bayang perluasan konflik bersenjata.

Dalam sebuah wawancara, Araghchi menekankan bahwa Republik Islam Iran telah menyiapkan pertahanan berlapis untuk menangkal segala bentuk upaya infiltrasi maupun serangan darat dari pasukan asing.

Keyakinan Teheran didasarkan pada kesiapan infrastruktur militer dan mobilisasi kekuatan yang diklaim telah mencapai puncaknya.

Araghchi menilai bahwa risiko yang akan dihadapi oleh Washington terlalu besar jika mereka memutuskan untuk mengirimkan pasukan infanteri ke wilayah Iran.

"Kami menunggu mereka. Saya rasa mereka tidak akan berani melakukan hal seperti itu. Akan ada banyak kekuatan yang menunggu mereka," kata Abbas Araghchi dikutip dari Al-Jazeera.

Bagi pemerintah Iran, skenario pertempuran di daratan justru dianggap sebagai keunggulan strategis bagi mereka.

Araghchi menjelaskan bahwa pemahaman medan dan kesiapan logistik dalam negeri akan menjadi faktor penentu yang menyulitkan pihak penyerang.

Fokus pertahanan Iran saat ini tidak hanya terbatas pada pencegahan serangan udara, tetapi juga telah bergeser pada kesiapan tempur jarak dekat yang lebih intensif.

Araghchi memberikan peringatan keras agar pihak lawan mempertimbangkan kembali konsekuensi dari setiap langkah militer yang diambil.

baca juga

"Kami tahu betul bagaimana membela diri. Dalam perang darat, kami bahkan dapat melakukannya dengan lebih baik. Kami sepenuhnya siap untuk menghadapi segala jenis serangan darat. Kami berharap mereka tidak melakukan kesalahan seperti itu," cetus Menlu Iran itu.

Selain aspek pertahanan darat, pembahasan mengenai jalur logistik global di Selat Hormuz juga menjadi poin krusial dalam pernyataan Araghchi.

Jalur air yang menjadi urat nadi perdagangan minyak dunia tersebut kini berada dalam pengawasan ketat militer Iran.

Teheran secara resmi telah menutup akses bagi kapal-kapal yang berafiliasi dengan negara-negara yang terlibat dalam agresi militer bersama Amerika Serikat dan Israel.

Secara hukum internasional, Araghchi menegaskan bahwa tindakan ini memiliki landasan kuat karena Selat Hormuz berada di dalam kedaulatan perairan teritorial milik Iran dan Oman.

Oleh karena itu, penggunaan selat tersebut sepenuhnya tunduk pada kebijakan strategis kedua negara yang berdaulat tersebut, terutama dalam kondisi perang.

"Hanya untuk kapal-kapal negara-negara yang sedang berperang dengan kami, selat ini ditutup. Itu normal selama perang - kami tidak bisa membiarkan musuh-musuh kami menggunakan perairan teritorial kami untuk perdagangan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Harga BBM di Indonesia vs Iran, Bak Langit dan Bumi

Beda Harga BBM di Indonesia vs Iran, Bak Langit dan Bumi

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 13:01 WIB

Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!

Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:36 WIB

Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing

Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:36 WIB

Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel

Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:31 WIB

Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang

Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:53 WIB

Terkini

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

×