- PAN mengundang Sufmi Dasco dan Raffi Ahmad dalam acara halalbihalal serta Rakernas I pada Selasa, 31 Maret lalu.
- Zulkifli Hasan menegaskan bahwa kehadiran Dasco mencerminkan koalisi erat PAN dan Gerindra yang telah terjalin 15 tahun.
- PAN menyatakan komitmen penuh untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga Pemilihan Presiden tahun 2029 mendatang.
Suara.com - Partai Amanat Nasional hanya mengundang dua "orang luar" saat mengadakan halalbihalal sekaligus Raknernas I, Selasa (31/3), yakni Sufmi Dasco Ahmad dan Raffi Ahmad. Apa sinyalemen politik dari hal ini?
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengungkap alasan menarik di balik partainya sangat selektif dalam mengundang tokoh dari pihak eksternal.
Dasco diundang sebagai Ketua Harian Partai Gerindra. Sementara Raffi diundang sebagai Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.
Menurut Zulhas, hubungan antara PAN dan Gerindra telah melampaui sekadar kerja sama politik biasa.
Ia mengenang bagaimana PAN tetap setia mendampingi Gerindra dalam suka maupun duka, selama lebih dari satu dekade.
Menko Bidang Pangan itu beralasan PAN berkoalisi dengan Gerindra selama 15 tahun, sehingga wajar mengundang Dasco dalam acara Halalbihalal.
"Gerindra sudah kami anggap sebagai bagian dari kami. Koalisi sepanjang zaman. 15 tahun terakhir, menang cuma 5 tahun. Kalah-kalahan bertahan," kata Zulhas, dikutip hari Kamis (2/4/2026).
Pernyataan hangat dari Zulhas disambut baik oleh Sufmi Dasco Ahmad. Dalam kehadirannya di Rakernas I PAN tersebut, Dasco menyampaikan harapannya agar sinergi antara kedua partai ini tidak hanya berhenti di periode pemerintahan saat ini, melainkan terus berlanjut di masa-masa mendatang.
Dasco menilai PAN sebagai mitra yang sangat konsisten dalam memegang komitmen politik, terutama dalam mengawal transisi dan keberlangsungan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami berharap koalisi ini langgeng dan terus berjalan,” ujar Dasco.
Wakil Ketua DPR ini menilai, dukungan PAN tidak hanya bersifat retorika di atas panggung politik, tetapi juga terimplementasi nyata dalam pengawalan program-program strategis pemerintah di parlemen maupun di lapangan.
“Kita sudah melihat bukti bahwa PAN memegang teguh komitmen dalam mendukung program Presiden Prabowo ke depan,” katanya.
Selain Dasco, hadir pula Menteri Sekretaris Negara yang juga politikus senior Gerindra, Prasetyo Hadi, yang semakin memperkuat sinyal soliditas antara kedua partai tersebut di tingkat kabinet.
Loyalitas PAN ternyata tidak hanya terbatas pada periode pemerintahan 2024-2029. Partai ini bahkan sudah memberikan sinyal dukungan jauh ke depan.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, menegaskan bahwa partainya tidak akan ragu untuk kembali mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2029 mendatang.