Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

Vania Rossa | Suara.com

Jum'at, 03 April 2026 | 08:52 WIB
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram H Lalu Alwan Basri mencoba menggunakan sepeda di depan halaman Kantor Wali Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. ANTARA/Nirkomala.
  • Pemkot Mataram mewajibkan pejabat eselon II, III, dan IV bersepeda ke kantor mulai Senin, 6 April 2026 mendatang.
  • Kebijakan ini bertujuan menghemat anggaran bahan bakar kendaraan dinas serta mendorong gaya hidup ramah lingkungan bagi pejabat.
  • Aturan bersepeda berlaku khusus bagi pejabat yang berdomisili dalam radius maksimal lima kilometer dari kantor di Mataram.

Suara.com - Pemerintah Kota Mataram mulai menerapkan kebijakan tak biasa demi menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Mulai Senin, 6 April 2026, para pejabat di lingkungan Pemkot diwajibkan berangkat ke kantor menggunakan sepeda.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, menjelaskan kebijakan ini menyasar pejabat eselon II, III, dan IV sebagai langkah awal efisiensi anggaran sekaligus mendorong gaya hidup ramah lingkungan.

“Kebijakan ini bagian dari upaya penghematan penggunaan BBM untuk kendaraan dinas,” ujarnya di Mataram, Kamis (2/4).

Pemkot memberikan fleksibilitas dalam jenis sepeda yang digunakan. Pejabat diperbolehkan memilih sepeda listrik maupun sepeda konvensional, selama tetap mendukung efisiensi energi.

Aturan ini juga disesuaikan dengan jarak tempat tinggal. Pejabat yang berdomisili dalam radius maksimal 5 kilometer dari kantor diwajibkan bersepeda. Sementara itu, bagi yang tinggal lebih jauh masih diperbolehkan menggunakan kendaraan alternatif.

Berdasarkan pendataan, sebagian besar pejabat eselon II diketahui tinggal di area pusat kota dengan jarak yang masih memenuhi ketentuan tersebut.

Untuk tahap awal, kebijakan ini akan diuji coba di kalangan pejabat terlebih dahulu. Namun, tidak menutup kemungkinan ke depan aturan serupa juga diterapkan bagi ASN lainnya, termasuk opsi penggunaan transportasi khusus seperti bus pegawai.

Pemerintah daerah saat ini masih menunggu kajian lebih lanjut dari Dinas Perhubungan terkait pengembangan kebijakan tersebut.
 
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Respons Isu BBM Naik, Begini 5 Tips Pakai Motor agar Irit Bensin

Pemerintah Respons Isu BBM Naik, Begini 5 Tips Pakai Motor agar Irit Bensin

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:05 WIB

4 Cara Berkendara Hemat BBM untuk Mobil dan Motor, Mudah Diterapkan!

4 Cara Berkendara Hemat BBM untuk Mobil dan Motor, Mudah Diterapkan!

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:20 WIB

WFH untuk Hemat BBM di Tengah Krisis Energi, Solusi Efektif atau Hanya Sementara?

WFH untuk Hemat BBM di Tengah Krisis Energi, Solusi Efektif atau Hanya Sementara?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:56 WIB

Terkini

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:37 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:31 WIB

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:24 WIB

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:12 WIB

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:58 WIB

Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak

Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:56 WIB

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:52 WIB

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:32 WIB