Aduan Warga di JAKI Berbalas Laporan Palsu AI, Pramono: Lebih Baik Belum Selesai Daripada Bohong

Dwi Bowo Raharjo | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 10:36 WIB
Aduan Warga di JAKI Berbalas Laporan Palsu AI, Pramono: Lebih Baik Belum Selesai Daripada Bohong
Gubernru Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Tsabita Aulia)
  • Pramono memerintahkan Inspektorat mengaudit lurah Kalisari dan Kasudin terkait dugaan manipulasi laporan warga aplikasi JAKI menggunakan AI.
  • Dugaan kecurangan tersebut terungkap di Jaktim dan memicu instruksi pemeriksaan mendalam terhadap jajaran verifikasi laporan masyarakat.
  • Pemprov DKI Jakarta berkomitmen meningkatkan akurasi verifikasi aduan warga untuk mencegah manipulasi data demi menjamin transparansi publik.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengambil langkah tegas menyikapi dugaan manipulasi laporan penindakan aduan warga pada aplikasi JAKI menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Skandal penyalahgunaan teknologi ini terendus di wilayah Kalisari, Jakarta Timur yang memicu reaksi keras dari orang nomor satu di DKI tersebut.

"Yang urusan dengan AI yang ada di JAKI, saya sudah meminta kepada Inspektorat untuk memeriksa apakah itu lurahnya, yaitu lurah di Kalisari maupun Kasudin-nya," ujar Pramono di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Pramono juga menginstruksikan Inspektorat untuk melakukan audit mendalam terhadap seluruh jajaran yang terlibat dalam proses verifikasi laporan masyarakat.

Politisi PDIP tersebut menegaskan bahwa tidak akan ada kompromi bagi oknum pejabat yang terbukti melakukan kecurangan demi mempercantik performa kerja secara fiktif.

"Siapapun yang salah, harus diberikan hukuman," tegasnya.

Mantan Sekretaris Kabinet ini memandang integritas data adalah fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan di Jakarta.

Baginya, keterbukaan informasi kepada publik merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar dengan dalih efisiensi teknologi sekalipun.

"Ini tidak boleh terulang kembali, karena bagaimanapun bagi pemerintah Jakarta, transparansi itu menjadi hal yang penting," kata Pramono.

Ia juga menekankan bahwa kejujuran dalam melaporkan perkembangan pekerjaan di lapangan jauh lebih berharga daripada manipulasi yang menyesatkan.

"Lebih baik, misalnya lah, belum selesai, ya belum selesai aja. Daripada kemudian dilakukan dengan AI, yang notabene itu membohongi," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) juga sudah menyatakan kesiapan untuk berbenah selepas viralnya penindakan aduan warga dengan laporan fiktif buatan AI.

Diskominfotik DKI Jakarta ke depan akan membantu Biro Pemerintahan untuk mengidentifikasi bukti tindak lanjut aduan warga yang berpotensi menggunakan AI, agar proses verifikasi semakin akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Foto AI Buat Respons Laporan  Warga: Pemprov DKI Berang, Oknum Disikat, Aturan Ketat Disiapkan

Pakai Foto AI Buat Respons Laporan Warga: Pemprov DKI Berang, Oknum Disikat, Aturan Ketat Disiapkan

News | Senin, 06 April 2026 | 09:20 WIB

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB

Lenovo Gandeng David Beckham, Kembangkan Teknologi AI untuk Sepak Bola Global

Lenovo Gandeng David Beckham, Kembangkan Teknologi AI untuk Sepak Bola Global

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 12:51 WIB

5 Cara Mengenali Deepfake Call agar Terhindar dari Penipuan Berbasis AI

5 Cara Mengenali Deepfake Call agar Terhindar dari Penipuan Berbasis AI

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 11:03 WIB

Terkini

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digita?

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digita?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:36 WIB

Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons

Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:34 WIB

Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Polisi Bantah Isu Begal di Tomang, Ternyata Motif Asmara dan Dendam Pribadi

Polisi Bantah Isu Begal di Tomang, Ternyata Motif Asmara dan Dendam Pribadi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:21 WIB

Siasat Pencuri di Jaksel Gasak Kotak Amal, Pura-pura Salat Ashar Demi Kelabui Jemaah

Siasat Pencuri di Jaksel Gasak Kotak Amal, Pura-pura Salat Ashar Demi Kelabui Jemaah

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:11 WIB

KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak

KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:10 WIB

Berawal dari Latihan Sepatu Roda, Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Berawal dari Latihan Sepatu Roda, Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:51 WIB

Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Usai TMMD di Cilegon: Jaga Hasil Pembangunan

Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Usai TMMD di Cilegon: Jaga Hasil Pembangunan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:50 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Modus Relasi Kuasa Pelatih Sepatu Roda yang Cabuli Anak Didiknya

Polda Metro Jaya Bongkar Modus Relasi Kuasa Pelatih Sepatu Roda yang Cabuli Anak Didiknya

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:49 WIB