Dalam kesempatan tersebut, Agus Jabo juga memaparkan perkembangan penyelenggaraan Sekolah Rakyat di tingkat nasional.
Pada 2025, Kemensos telah mengoperasikan 166 titik Sekolah Rakyat Rintisan di 34 provinsi. Selain itu, 104 Sekolah Rakyat Permanen tengah dibangun oleh Kementerian PU dan 100 lokasi tambahan disiapkan pada tahun 2026.
“Jumlah siswa saat ini sekitar 15.000 dan akan meningkat menjadi 30.000 pada tahun ini. Presiden meminta percepatan agar tidak ada lagi anak yang turun ke jalan atau putus sekolah karena kemiskinan,” katanya.
Sebelum mengakhiri kunjungan, Agus Jabo menyampaikan apresiasi kepada Kemenhub atas dukungan yang diberikan melalui PTDI–STTD.
“Kami berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan. Sinergi ini sangat penting untuk percepatan Sekolah Rakyat. Untuk kali ini kami bersyukur bisa memanfaatkan fasilitas pendidikan milik Kemenhub,” ujar Wamen.
Dengan bertambahnya lokasi baru di Jabodetabek, dia berharap kapasitas penampungan siswa Sekolah Rakyat dapat segera meningkat.
“Kalau fasilitas ini dimanfaatkan, kita bisa menambah ratusan siswa lagi. Mudah-mudahan pada Juli 2026 kapasitasnya bisa mencapai lebih dari 1.000 siswa di titik-titik rintisan Jabodetabek,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan peninjauan ini Plt. Sekretaris BPSDMP Ali Fikri, Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat Bambang Siswoyo, Direktur PTDI–STTD Avi Mukti Amin, dan pejabat struktural PTDI–STTD lainnya.***