Donald Trump Murka ke CNN karena Beritakan Kemenangan Iran: Kalian Jahat

Bernadette Sariyem

Rabu, 08 April 2026 | 12:26 WIB
Donald Trump Murka ke CNN karena Beritakan Kemenangan Iran: Kalian Jahat
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan pemeriksaan pidana terhadap media CNN karena melaporkan kemenangan Iran.
baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump menunda pengeboman Iran dan sepakat merundingkan sepuluh tuntutan negara tersebut guna menghentikan permusuhan bersenjata.
  • Trump mengancam menuntut pidana CNN karena menyiarkan laporan bahwa Iran telah meraih kemenangan besar atas Amerika Serikat.
  • CNN membela kredibilitas pemberitaannya, menyatakan laporan tersebut diperoleh langsung dari pejabat resmi serta media pemerintah Iran.

Langkah Trump ini didukung oleh Ketua Komisi Komunikasi Federal (FCC), Brendan Carr, yang menyatakan di media sosial bahwa sudah "waktunya untuk perubahan" di CNN.

"Perilaku yang lebih memuakkan dari CNN. Berita palsu sudah cukup buruk bagi negara ini, tetapi menyebarkan tajuk utama hoaks di momen keamanan nasional yang sensitif seperti ini memerlukan akuntabilitas," tegas Carr.

CNN: Itu bukan berita palsu

Menanggapi serangan tersebut, CNN merilis pernyataan resmi yang membela kredibilitas laporan mereka. CNN menegaskan, kutipan tersebut diperoleh langsung dari pejabat Iran.

“Pernyataan yang dimaksud diperoleh CNN dari pejabat Iran dan dilaporkan di berbagai outlet media pemerintah Iran. Kami menerima pernyataan tersebut dari juru bicara resmi Iran tertentu yang kami kenal."

NY Times juga beritan yang sama

Menariknya, CNN bukan satu-satunya media yang melaporkan klaim kemenangan Iran.

The New York Times juga mengunggah laporan serupa, mengutip Dewan Keamanan Nasional Iran yang menyatakan kemenangan atas AS dan Israel setelah perang selama lima minggu.

“Dewan Keamanan Nasional Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan, Iran telah menang, dan mengucapkan selamat kepada rakyat Iran atas perlawanan mereka dalam perang lima minggu dengan AS serta Israel. Mereka juga mengatakan AS telah menerima semua rencana perdamaian 10 poin Iran,” tulis The New York Times.

baca juga

Media tersebut juga mencatat kontradiksi, di mana Trump hanya menyatakan bersedia mendiskusikan rencana 10 poin tersebut sebagai "dasar negosiasi," bukan menerimanya secara keseluruhan.

Dewan Keamanan Nasional Iran sendiri dalam kutipannya menyatakan, “Kami mengucapkan selamat kepada seluruh rakyat Iran atas kemenangan ini dan menekankan bahwa sampai detail kemenangan ini difinalisasi, keteguhan dan kebijaksanaan dari para pejabat serta pemeliharaan persatuan dan solidaritas di antara rakyat Iran tetap menjadi hal yang esensial.”

Perdebatan: Siapa yang Sebenarnya Menyerah?

Di dalam internal pemerintahan Trump, respons defensif juga muncul dari Direktur Komunikasi Gedung Putih, Steven Cheung, dan Sekretaris Pers, Karoline Leavitt.

Leavitt secara tegas menyatakan situasi ini adalah murni keberhasilan diplomasi Trump.

“Ini adalah kemenangan bagi AS yang diwujudkan oleh Presiden Trump dan militer kita yang luar biasa,” tulisnya di platform X.

“Jangan pernah meremehkan kemampuan Presiden Trump untuk berhasil memajukan kepentingan Amerika dan menengahi perdamaian.”

Namun, narasi di stasiun televisi berita utama AS justru terbelah. Di CNN, pembaca berita Erin Burnett berpendapat, Trump sebenarnya telah melunak dari ancaman destruktifnya.

“Secara harfiah pada jam 11, Trump mundur setelah mengancam bahwa, kutip, 'satu peradaban penuh akan mati malam ini dan tidak akan pernah dibawa kembali lagi',” kata Burnett. Ia menyebut kata-kata Trump sebelumnya sebagai "mengerikan dan tidak dapat diterima."

Sebaliknya, di Fox News, Laura Ingraham mengklaim bahwa pihak Iran-lah yang sebenarnya ketakutan.

Ingraham menyatakan telah berbicara langsung dengan Trump melalui telepon sesaat sebelum siaran dan meyakini bahwa Iran yang "berkedip" atau menyerah di bawah tekanan militer AS.

Perang kata-kata ini diperkirakan akan terus memanas selama dua minggu ke depan, seiring dengan dimulainya negosiasi di Islamabad, Pakistan, untuk menentukan apakah gencatan senjata ini akan menjadi perdamaian permanen atau sekadar jeda sebelum badai yang lebih besar melanda kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Menyerah Usai 40 Hari Perang, Iran Deklarasi Kemenangan: Tapi Tangan Kami Masih di Pelatuk!

AS Menyerah Usai 40 Hari Perang, Iran Deklarasi Kemenangan: Tapi Tangan Kami Masih di Pelatuk!

News | Rabu, 08 April 2026 | 11:36 WIB

Pakar HI UGM: Gencatan Senjata AS-Iran Buktikan Donald Trump 'Chicken Out'

Pakar HI UGM: Gencatan Senjata AS-Iran Buktikan Donald Trump 'Chicken Out'

News | Rabu, 08 April 2026 | 11:34 WIB

Harga Minyak Dunia Nyungsep usai Trump Tunda Serang Iran, Bagaimana Nasib Harga BBM Hari Ini?

Harga Minyak Dunia Nyungsep usai Trump Tunda Serang Iran, Bagaimana Nasib Harga BBM Hari Ini?

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 11:35 WIB

90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?

90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?

News | Rabu, 08 April 2026 | 11:00 WIB

Khawatir dengan Ucapan Trump, PBB: Seluruh Dunia Mungkin Terdampak Konsekuensinya

Khawatir dengan Ucapan Trump, PBB: Seluruh Dunia Mungkin Terdampak Konsekuensinya

News | Rabu, 08 April 2026 | 10:59 WIB

Israel Syok Trump Terima 10 Tuntutan Iran demi Gencatan Senjata dan Buka Selat Hormuz

Israel Syok Trump Terima 10 Tuntutan Iran demi Gencatan Senjata dan Buka Selat Hormuz

News | Rabu, 08 April 2026 | 10:24 WIB

Selat Hormuz Dibuka Sementara, Iran Tetapkan 2 Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas

Selat Hormuz Dibuka Sementara, Iran Tetapkan 2 Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas

News | Rabu, 08 April 2026 | 10:08 WIB

Trump Terima Proposal Damai 10 Poin Iran Sambil Ancam Gunakan Kekuatan Destruktif Jika Gagal Total

Trump Terima Proposal Damai 10 Poin Iran Sambil Ancam Gunakan Kekuatan Destruktif Jika Gagal Total

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:59 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×