Sentil Gibran Soal Kasus Andrie Yunus, HMI: Menjenguk Saja Tak Cukup, Bongkar Aktor Intelektualnya!

Muhammad Yasir

Rabu, 08 April 2026 | 14:51 WIB
Sentil Gibran Soal Kasus Andrie Yunus, HMI: Menjenguk Saja Tak Cukup, Bongkar Aktor Intelektualnya!
Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Barat, Siti Nurhayati Barsasmy, mengaku mengalami teror dan intimidasi. (bidik layar video YouTube Forum Keadilan)
baca 10 detik
  • Ketua Umum HMI Jawa Barat, Siti Nurhayati, menyoroti penyempitan ruang demokrasi akibat intimidasi terhadap aktivis di Indonesia.
  • Siti mengkritik lambannya pengusutan kasus kekerasan terhadap Andrie Yunus serta penggunaan peradilan militer yang dianggap tidak transparan.
  • Presiden Prabowo didesak menindak tegas pelaku kekerasan, sementara Wapres Gibran diminta melakukan tekanan politik konkret untuk penuntasan kasus.

Suara.com - Kondisi demokrasi di Indonesia mendapat sorotan tajam dari Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Barat, Siti Nurhayati Barsasmy. Ia menilai ruang bagi para pengkritik kekinian kian menyempit akibat bayang-bayang intimidasi dan kekerasan yang masih menghantui para aktivis.

Dalam bincang-bincang di podcast Madilog kanal YouTube Forum Keadilan TV, Siti menyebut bahwa meski konstitusi menjamin kebebasan berpendapat, fakta di lapangan justru menunjukkan adanya degradasi nilai-nilai kemanusiaan dan rasionalitas dalam bernegara.

“Indonesia hari ini dalam kehidupan demokrasinya... masih ada elemen di mana rasionalitas dan intelektualitasnya masih terganggu... dan terlebih kan mengkikis terhadap nilai hak asasi manusia,” ujar Siti, dikutip Rabu (8/4/2026).

Siti secara spesifik mengaitkan keresahannya dengan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Menurutnya, pengungkapan pelaku di tingkat lapangan sama sekali belum menyentuh rasa keadilan publik jika dalang di baliknya masih melenggang bebas.

“Otak pelaku dan aktor intelektualnya itu dalang di baliknya harus diungkap... ini pola-pola lama ortodok,” tegas Siti.

Ia menyayangkan proses hukum yang terkesan berjalan di tempat selama hampir tiga minggu tanpa kejelasan motif. Siti juga mengkritik penggunaan peradilan militer dalam kasus ini, mengingat korbannya adalah warga sipil.

Mekanisme tersebut dikhawatirkan Siti menutup pintu bagi masyarakat untuk mengawal kasus secara transparan.

“Peradilan militer kan tertutup kita tidak bisa mengawal secara transparan," ungkapnya.

Lebih jauh, Siti mencium adanya potensi tarik-menarik kepentingan antara institusi yang terlibat dalam penanganan kasus ini.

baca juga

Menurutnya, ego sektoral demi menjaga reputasi masing-masing instansi seringkali menjadi penghambat pengungkapan kasus secara tuntas.

“Ada dua institusi betul yang punya kepentingan berbeda untuk reputasi instansi mereka,” tambahnya.

Harapan untuk Prabowo dan Sentilan untuk Gibran

Terkait posisi pimpinan nasional, Siti menaruh harapan besar kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menunjukkan taji kepemimpinannya dalam melindungi hak asasi manusia dan menghukum pelaku kekerasan tanpa pandang bulu.

“Harapan kita kepada Presiden itu tentu harus menguatkan integritasnya... harus menghukum dan mengutuk siapa pun yang melakukannya,” ucap Siti.

Namun, kritik lebih tajam dialamatkan Siti kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ia menilai kunjungan simbolik Gibran saat menjenguk korban di rumah sakit tidak akan berarti banyak jika tidak dibarengi dengan tekanan politik yang nyata untuk mengungkap kasus ini hingga ke akar-akarnya.

“Seharusnya bukan hanya menjenguk yang dia lakukan, tapi ikhtiar untuk menekan... supaya terang-benderang,” pungkas Siti.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua Badko HMI Jabar Kena Intimidasi Usai Unggah Konten untuk Andrie Yunus: Nggak Ngefek Bang

Ketua Badko HMI Jabar Kena Intimidasi Usai Unggah Konten untuk Andrie Yunus: Nggak Ngefek Bang

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:48 WIB

Kabar Terbaru Biaya Haji 2026, Presiden Prabowo Akan Beri Pengumuman Penting Sore Ini!

Kabar Terbaru Biaya Haji 2026, Presiden Prabowo Akan Beri Pengumuman Penting Sore Ini!

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:19 WIB

Novel Ungkap Kejanggalan Kasus Andrie Yunus: Berkas Dilimpah, Padahal Korban Belum Diperiksa?

Novel Ungkap Kejanggalan Kasus Andrie Yunus: Berkas Dilimpah, Padahal Korban Belum Diperiksa?

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:18 WIB

Terkini

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru

Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:32 WIB

PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian

PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point

Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point

Sumut | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:18 WIB

×