Di Balik Ambisi Transisi Energi, Mengapa Indonesia Belum Bisa Lepas dari PLTU?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 08 April 2026 | 15:10 WIB
Di Balik Ambisi Transisi Energi, Mengapa Indonesia Belum Bisa Lepas dari PLTU?
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (Pexels/Kelly)

Suara.com - Indonesia saat ini berada dalam masa transisi menuju energi terbarukan. Hal ini dilatarbelakangi oleh posisi Indonesia sebagai salah satu negara penghasil emisi karbon terbesar di Asia, sebagaimana dilaporkan dalam Institute for Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA).

Untuk menangani permasalahan tersebut, Indonesia berkomitmen untuk menurunkan emisi dengan menargetkan Net Zero Emission 2026. 

Selain itu, Indonesia juga telah menandatangani Perjanjian Paris yang kebijakannya tercantum dalam Undang-undang Nomor 16 Tahun 2016. Perjanjian ini juga mendorong Indonesia untuk melakukan transisi energi sebagai bagian dari upaya global dalam menekan laju pertumbuhan iklim.

Dalam penerapannya, pemerintah mulai merencanakan pemensiunan pembangkit listrik tenaga batubara atau yang biasa dikenal sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Salah satu pemicu transisi ini adalah meningkatnya emisi yang dihasilkan dari sektor energi.

Dilansir dari Low Carbon Development Indonesia, (7/4/2026), pada tahun 2022 sektor energi menyumbang sekitar 50,6 persen emisi dari sektor energi dan transportasi. Pada tahun 2023, kontribusi tersebut meningkat menjadi 55 persen, sebagaimana terlampir dalam data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Transformasi Energi Membutuhkan Biaya yang Besar 

Tindakan pemensiunan PLTU merupakan kebijakan yang tepat. Namun, dalam pelaksanaannya tentu tidak mudah karena membutuhkan dana yang besar. Untuk mendapatkan modal dalam mencapai transisi energi ini, pemerintah mengandalkan dua program, yaitu Just Energy Transition Partnership for Indonesia (JETPI) dan Energy Transition Mechanism (ETM). 

JETPI merupakan program perjanjian kemitraan yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia bersama sekelompok negara dibawah naungan International Partner Group ( IPG ) pada tahun 2022. Proyek ini menjanjikan pendanaan sebesar 20 miliar dollar AS atau sekitar 300 triliun rupiah, yang nantinya akan disalurkan oleh negara-negara maju yang tergabung dalam IPG.

Sementara itu, ETM adalah platform pembiayaan yang dikelola oleh Asian Development Bank (ADB) untuk mempercepat penutupan PLTU. 

baca juga

Namun, hambatan muncul ketika proyek ETM terhenti dan kemajuan JETPI berjalan dengan lambat. Selain itu, mayoritas dana dari program JETPI bersifat hutang yang harus dibayarkan oleh pemerintah Indonesia. Kondisi ini menempatkan Indonesia dalam posisi yang penuh dilema, di mana kita dituntut untuk segera bertransisi, tetapi di sisi lain dibutuhkan biaya yang sangat besar untuk melakukan transformasi tersebut. 

Masalah Kelebihan Pasokan Listrik dan Cara Memperoleh Dana Investor

Dilansir dari energy and clean air (7/4/2026), selain masalah biaya, transisi ini juga sulit dijalankan di Indonesia karena negara kita mengalami kelebihan pasokan listrik  di wilayah Jawa, Bali, dan sumatera yang masih didominasi oleh penggunaan PLTU. 

Situasi ini membuat ruang transformasi menjadi lebih sempit. Selain itu, Indonesia harus memiliki tata kelola dan data permintaan listrik yang jelas serta jaminan yang kuat agar para investor mau mencarikan dana yang besar untuk membantu transisi energi ini. 

Oleh karena itu, dibutuhkan inisiasi segera dari pemerintah untuk menemukan solusi atas tantangan-tantangan yang ada.

Penulis: Natasha Suhendra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target Emisi Tercapai, Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi

Target Emisi Tercapai, Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:29 WIB

Rapor Bagus PGE Dinilai sebagai Sinyal Positif untuk Pengembangan Energi Panas Bumi di Indonesia

Rapor Bagus PGE Dinilai sebagai Sinyal Positif untuk Pengembangan Energi Panas Bumi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:46 WIB

Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?

Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:15 WIB

Terkini

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×