Prabowo Klaim Kondisi RI Jauh Lebih Baik dari Negara Lain di Tengah Lonjakan Harga Energi Dunia

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 08 April 2026 | 16:07 WIB
Prabowo Klaim Kondisi RI Jauh Lebih Baik dari Negara Lain di Tengah Lonjakan Harga Energi Dunia
Presiden Prabowo Subianto. (Suara.com/Novian)
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan ekonomi Indonesia tetap kuat menghadapi dampak krisis energi akibat konflik global di Timur Tengah.
  • Pemerintah Indonesia mampu meredam gejolak ekonomi global berkat pengelolaan sumber daya alam yang maksimal sesuai amanat konstitusi.
  • Presiden mengonsolidasi jajaran Kabinet Merah Putih di Jakarta pada Rabu, 8 April 2026, guna memastikan stabilitas nasional tetap terjaga.

Ia mengingatkan kembali pesan para pendiri bangsa mengenai pentingnya kedaulatan atas bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya.

Pengelolaan sumber daya ini dianggap sebagai kunci utama mengapa Indonesia bisa tetap bertahan di tengah krisis energi yang mencekik banyak negara maju maupun berkembang.

Prabowo memberikan perbandingan mengenai kondisi geografis dan kekayaan alam antarnegara untuk memberikan perspektif bagi jajaran kabinetnya.

Ia menekankan bahwa keberadaan sumber daya air dan energi yang melimpah di Indonesia adalah modal dasar yang harus dijaga dengan integritas tinggi sesuai dengan amanat konstitusi.

"Ada negara-negara yang kaya akan minyak dan gas, tidak punya air. Apa yang ingin saya sampaikan saudara-saudara? Hal-hal ini begitu penting, hal-hal ini begitu mendasar, dan hal ini telah digarisbawahi oleh pendiri bangsa kita," kata Presiden.

Konsolidasi Internal Kabinet Merah Putih

Pertemuan di Istana Kepresidenan tersebut menjadi momentum penting bagi konsolidasi internal pemerintahan. Presiden Prabowo mengumpulkan seluruh elemen kunci dalam struktur birokrasi, mulai dari menteri, wakil menteri, hingga pejabat setingkat eselon I dari berbagai kementerian dan lembaga.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa visi besar presiden dapat terdistribusi secara merata hingga ke level pelaksana kebijakan.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Angga Raka Prabowo, menjelaskan bahwa kehadiran pejabat eselon I dalam taklimat tersebut sangat krusial.

Hal ini dikarenakan eselon I merupakan motor penggerak administrasi dan teknis di setiap kementerian. Dengan mendengar arahan langsung dari Presiden, diharapkan tidak ada celah komunikasi atau perbedaan interpretasi dalam menjalankan program-program strategis pemerintah di masa krisis.

“Bapak Presiden merasa penting untuk menyampaikan juga secara langsung kepada seluruh eselon I, karena kita semua ini kesatuan. Di sebuah kementerian ada menteri, didukung oleh para eselon I, dan jajaran di bawahnya,” ujarnya.

Angga Raka Prabowo juga menambahkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Presiden memberikan arahan mengenai hal-hal strategis yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara.

Fokus utama tetap pada bagaimana menjaga stabilitas nasional di tengah perkembangan situasi terkini yang sangat dinamis, baik di level domestik maupun internasional.

Kesamaan pemahaman di seluruh tingkatan birokrasi diharapkan dapat mempercepat respons pemerintah terhadap setiap perubahan situasi yang terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buktikan Prediksi PBB, Prabowo Ingatkan Menteri: Pangan, Energi, dan Air Masalah Hidup Mati Bangsa

Buktikan Prediksi PBB, Prabowo Ingatkan Menteri: Pangan, Energi, dan Air Masalah Hidup Mati Bangsa

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:52 WIB

Meski Harga Avtur Naik, Prabowo Umumkan Biaya Haji 2026 Turun Rp2 juta

Meski Harga Avtur Naik, Prabowo Umumkan Biaya Haji 2026 Turun Rp2 juta

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:52 WIB

Komitmen Energi Berkelanjutan, Pertamina Borong 14 Proper Emas & 108 Hijau dari KLH

Komitmen Energi Berkelanjutan, Pertamina Borong 14 Proper Emas & 108 Hijau dari KLH

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 15:34 WIB

Pemerintah Luncurkan Buku Saku 0%, Targetkan Kemiskinan Nol Persen

Pemerintah Luncurkan Buku Saku 0%, Targetkan Kemiskinan Nol Persen

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:09 WIB

Sentil Gibran Soal Kasus Andrie Yunus, HMI: Menjenguk Saja Tak Cukup, Bongkar Aktor Intelektualnya!

Sentil Gibran Soal Kasus Andrie Yunus, HMI: Menjenguk Saja Tak Cukup, Bongkar Aktor Intelektualnya!

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:51 WIB

Di Balik Ambisi Transisi Energi, Mengapa Indonesia Belum Bisa Lepas dari PLTU?

Di Balik Ambisi Transisi Energi, Mengapa Indonesia Belum Bisa Lepas dari PLTU?

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:10 WIB

Fakta- fakta Penyebab Harga Plastik Melonjak Drastis

Fakta- fakta Penyebab Harga Plastik Melonjak Drastis

Video | Rabu, 08 April 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Dinkes DKI Pastikan Belum Ada Kasus Positif Campak di Jakarta, Pengawasan Tetap Diperketat

Dinkes DKI Pastikan Belum Ada Kasus Positif Campak di Jakarta, Pengawasan Tetap Diperketat

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:07 WIB

Tak Hanya Anak, Vaksin Campak Kini Bisa Digunakan Orang Dewasa

Tak Hanya Anak, Vaksin Campak Kini Bisa Digunakan Orang Dewasa

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:03 WIB

Buku Saku 0%, Cara Pemerintah Jelaskan Transformasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan

Buku Saku 0%, Cara Pemerintah Jelaskan Transformasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:57 WIB

KPK Cecar Saksi Soal PBB PT Wanatiara Persada Hingga Aset Tersangka Kasus Pajak Jakarta Utara

KPK Cecar Saksi Soal PBB PT Wanatiara Persada Hingga Aset Tersangka Kasus Pajak Jakarta Utara

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:56 WIB

Mikroplastik di Dasar Laut, Ancaman bagi Ekosistem dan Manusia

Mikroplastik di Dasar Laut, Ancaman bagi Ekosistem dan Manusia

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:53 WIB

Buktikan Prediksi PBB, Prabowo Ingatkan Menteri: Pangan, Energi, dan Air Masalah Hidup Mati Bangsa

Buktikan Prediksi PBB, Prabowo Ingatkan Menteri: Pangan, Energi, dan Air Masalah Hidup Mati Bangsa

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:52 WIB

Meski Harga Avtur Naik, Prabowo Umumkan Biaya Haji 2026 Turun Rp2 juta

Meski Harga Avtur Naik, Prabowo Umumkan Biaya Haji 2026 Turun Rp2 juta

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:52 WIB

Kepala BGN Ungkap Harga Satu Unit Motor Listrik untuk SPPG Rp42 Juta: Belinya di Bawah Pasaran

Kepala BGN Ungkap Harga Satu Unit Motor Listrik untuk SPPG Rp42 Juta: Belinya di Bawah Pasaran

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:46 WIB

Jusuf Kalla Minta Perkara Ijazah Jokowi Segera Diselesaikan: Meresahkan Masyarakat dan Buang Waktu

Jusuf Kalla Minta Perkara Ijazah Jokowi Segera Diselesaikan: Meresahkan Masyarakat dan Buang Waktu

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:44 WIB

Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia

Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:37 WIB