Prabowo Klaim Kondisi RI Jauh Lebih Baik dari Negara Lain di Tengah Lonjakan Harga Energi Dunia

Bangun Santoso

Rabu, 08 April 2026 | 16:07 WIB
Prabowo Klaim Kondisi RI Jauh Lebih Baik dari Negara Lain di Tengah Lonjakan Harga Energi Dunia
Presiden Prabowo Subianto. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan ekonomi Indonesia tetap kuat menghadapi dampak krisis energi akibat konflik global di Timur Tengah.
  • Pemerintah Indonesia mampu meredam gejolak ekonomi global berkat pengelolaan sumber daya alam yang maksimal sesuai amanat konstitusi.
  • Presiden mengonsolidasi jajaran Kabinet Merah Putih di Jakarta pada Rabu, 8 April 2026, guna memastikan stabilitas nasional tetap terjaga.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan penilaian strategis mengenai posisi Indonesia di tengah guncangan geopolitik global yang sedang berlangsung.

Dalam arahannya, Prabowo menyoroti bagaimana konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah telah memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi dunia, terutama terkait dengan fluktuasi harga komoditas energi.

Meskipun tekanan eksternal meningkat, Prabowo meyakini bahwa fondasi nasional saat ini masih berada dalam kategori yang sangat kuat jika dibandingkan dengan banyak negara lainnya.

Situasi di Timur Tengah yang belum menunjukkan tanda-tanda deeskalasi telah memicu kekhawatiran global akan ketersediaan dan keterjangkauan energi.

Namun, dalam pertemuan resmi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Presiden Prabowo menekankan pentingnya rasa syukur atas resiliensi yang ditunjukkan oleh bangsa Indonesia.

Dia memandang bahwa posisi Indonesia saat ini merupakan hasil dari perhitungan yang matang dan pengelolaan sumber daya yang terus diupayakan secara maksimal oleh jajaran pemerintah.

"Apa yang kita alami sekarang, krisis yang terjadi di Timur Tengah yang membuat harga energi menjulang, sebenarnya kita harus yakini dan kita harus syukuri bahwa kondisi bangsa kita berada dalam kondisi yang jauh lebih baik dari bangsa-bangsa lain," kata Presiden dalam taklimat pada rapat kerja pemerintah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Analisis Data dan Laporan Menteri

Penilaian optimistis yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto tidak muncul tanpa dasar yang kuat. Kepala Negara mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan peninjauan mendalam terhadap berbagai indikator ekonomi dan laporan teknis yang diserahkan oleh para menteri di Kabinet Merah Putih.

baca juga

Data-data tersebut mencakup ketahanan pangan, cadangan energi nasional, hingga stabilitas fiskal di tengah ketidakpastian pasar global.

Berdasarkan laporan-laporan tersebut, Prabowo menyimpulkan bahwa meskipun Indonesia tidak sepenuhnya kebal dari dampak krisis global, namun instrumen kebijakan yang ada saat ini mampu meredam gejolak yang muncul.

Presiden mengakui adanya tantangan nyata yang dihadapi oleh masyarakat, namun ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki kapasitas untuk mengelola kesulitan tersebut agar tidak berdampak sistemik terhadap kesejahteraan rakyat.

"Setelah saya mempelajari angka-angka, dapat laporan dari menteri saya, ternyata kondisi kita cukup aman. Ada tantangan, ada kesulitan, tetapi kita mampu menghadapi dan mampu mengatasinya," kata Prabowo.

Kedaulatan SDA dan UUD 1945

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto juga menyinggung aspek fundamental yang menjadi kekuatan utama Indonesia, yakni kekayaan sumber daya alam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buktikan Prediksi PBB, Prabowo Ingatkan Menteri: Pangan, Energi, dan Air Masalah Hidup Mati Bangsa

Buktikan Prediksi PBB, Prabowo Ingatkan Menteri: Pangan, Energi, dan Air Masalah Hidup Mati Bangsa

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:52 WIB

Meski Harga Avtur Naik, Prabowo Umumkan Biaya Haji 2026 Turun Rp2 juta

Meski Harga Avtur Naik, Prabowo Umumkan Biaya Haji 2026 Turun Rp2 juta

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:52 WIB

Komitmen Energi Berkelanjutan, Pertamina Borong 14 Proper Emas & 108 Hijau dari KLH

Komitmen Energi Berkelanjutan, Pertamina Borong 14 Proper Emas & 108 Hijau dari KLH

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 15:34 WIB

Pemerintah Luncurkan Buku Saku 0%, Targetkan Kemiskinan Nol Persen

Pemerintah Luncurkan Buku Saku 0%, Targetkan Kemiskinan Nol Persen

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:09 WIB

Sentil Gibran Soal Kasus Andrie Yunus, HMI: Menjenguk Saja Tak Cukup, Bongkar Aktor Intelektualnya!

Sentil Gibran Soal Kasus Andrie Yunus, HMI: Menjenguk Saja Tak Cukup, Bongkar Aktor Intelektualnya!

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:51 WIB

Di Balik Ambisi Transisi Energi, Mengapa Indonesia Belum Bisa Lepas dari PLTU?

Di Balik Ambisi Transisi Energi, Mengapa Indonesia Belum Bisa Lepas dari PLTU?

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:10 WIB

Fakta- fakta Penyebab Harga Plastik Melonjak Drastis

Fakta- fakta Penyebab Harga Plastik Melonjak Drastis

Video | Rabu, 08 April 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Wamensos Tekankan Peran Strategis Kepala Sekolah Rakyat dalam Mendorong Perubahan

Wamensos Tekankan Peran Strategis Kepala Sekolah Rakyat dalam Mendorong Perubahan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:51 WIB

Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter

Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:09 WIB

Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD

Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:02 WIB

3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?

3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:59 WIB

Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis

Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:49 WIB

Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru

Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:19 WIB

Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta

Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:18 WIB

Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa

Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:16 WIB

Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku

Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:04 WIB

Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta

Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

×