Trump Klaim Menang Telak di Iran Saat Gencatan Senjata Mulai Berlaku Bagi Militer Amerika Serikat

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 09 April 2026 | 05:45 WIB
Trump Klaim Menang Telak di Iran Saat Gencatan Senjata Mulai Berlaku Bagi Militer Amerika Serikat
Donald Trump (Poltus)
baca 10 detik
  • Donald Trump mengeklaim seluruh misi militer Amerika Serikat di Iran telah berhasil diselesaikan sepenuhnya.

  • Presiden AS menyambut positif proposal sepuluh poin Iran sebagai landasan kuat untuk negosiasi damai.

  • Amerika Serikat tetap bersiaga meluncurkan aksi militer kembali jika proses gencatan senjata mengalami kegagalan.

“Itu adalah poin-poin yang sangat baik, dan sebagian besar di antaranya telah sepenuhnya dinegosiasikan,” katanya.

Trump juga menepis anggapan banyak pihak yang menilai keinginan Iran terlalu berlebihan atau sulit untuk dipenuhi.

Ia secara terbuka menolak untuk memberikan label maksimalis terhadap daftar permintaan yang disodorkan oleh pihak Iran.

Baginya, fleksibilitas dalam bernegosiasi menjadi kunci utama agar ketegangan di kawasan tersebut tidak kembali memanas.

Meskipun optimis, Presiden tetap memberikan catatan keras mengenai masa depan perdamaian yang saat ini masih sangat rapuh.

Trump memberikan peringatan yang sangat tegas apabila proses perdamaian dan dialog ini mengalami jalan buntu.

Amerika Serikat tidak akan ragu untuk menarik diri dari meja perundingan jika komitmen gencatan senjata dilanggar.

Kesiapan tempur pasukan Amerika dikabarkan tetap berada pada level yang siaga meski situasi terlihat mulai mendingin.

Intervensi senjata akan kembali menjadi opsi utama jika kepentingan nasional Washington merasa terancam di tengah proses ini.

baca juga

Keberlanjutan stabilitas sangat bergantung pada kepatuhan semua pihak terhadap kesepakatan yang telah disetujui bersama sebelumnya.

Trump menekankan bahwa militer Amerika memiliki kemampuan untuk bergerak cepat kembali ke medan tempur jika diperlukan.

Proses transisi dari mode damai ke mode serangan dapat dilakukan dalam waktu yang sangat singkat oleh pasukannya.

Ketegasan ini dimaksudkan agar pihak lawan tidak bermain-main dengan janji-janji yang telah tertuang dalam draf negosiasi.

Beliau menyatakan bahwa jika gencatan senjata dan negosiasi "tidak berjalan dengan baik, kami akan langsung kembali ke sana dengan sangat mudah."

Kata-kata penutup dari Presiden ini menjadi sinyal kuat bahwa Washington tetap memegang kendali penuh atas situasi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland

Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:46 WIB

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:57 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×