- Iran menuding Amerika Serikat dan Israel melanggar kesepakatan gencatan senjata di Timur Tengah pada Kamis, 9 April lalu.
- Pihak Iran memprotes serangan Israel di Lebanon, pelanggaran wilayah udara, serta penolakan hak pengayaan uranium oleh Barat.
- Perbedaan tafsir kesepakatan memicu ancaman kegagalan negosiasi yang berpotensi meningkatkan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah tersebut.
Situasi ini memperbesar risiko gagalnya perundingan yang dijadwalkan berlangsung dalam dua pekan ke depan.
Jika tidak ada titik temu, konflik berpotensi kembali memanas dalam waktu dekat.