Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?

Arief Apriadi | Suara.com

Kamis, 09 April 2026 | 10:45 WIB
Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?
Saat Selat Hormuz jadi sorotan perang, Selat Malaka justru memegang kunci perdagangan dunia. Selat mana yang benar-benar mengendalikan ekonomi global? [Dok. kolase selat hormuz dan selat malaka]
  • Selat Hormuz adalah jalur transit energi terpenting dunia, menyalurkan seperlima minyak global dari produsen Teluk Persia, terutama ke pasar Asia.
  • Selat Malaka adalah koridor perdagangan tersibuk, menangani seperempat barang dan minyak dunia, serta menjadi jalur vital bagi industri manufaktur Asia Timur.
  • Jika Hormuz ditutup, pasokan energi global akan terancam. Jika Malaka terganggu, rantai pasok industri dunia bisa lumpuh, yang dikenal sebagai "Dilema Malaka" bagi China.

Sekitar seperempat dari seluruh barang yang diperdagangkan secara internasional dan seperempat minyak yang diangkut melalui laut melintasi Selat Malaka.

Bahkan, dengan rata-rata 23 juta barel minyak per hari, Malaka melampaui Hormuz sebagai koridor transit minyak tersibuk di dunia berdasarkan volume.

Berbeda dari Hormuz yang arusnya didominasi ekspor energi, lalu lintas di Malaka bergerak dua arah.

Energi dari Asia Barat dan Afrika mengalir ke timur menuju pusat manufaktur Asia Timur, sementara produk jadi dari pabrik-pabrik di Asia diangkut ke barat menuju pasar global.

Arus bolak-balik inilah yang menjadikan Selat Malaka sebagai salah satu koridor maritim paling padat di dunia.

Kepadatan ini juga yang membuatnya sangat sensitif secara strategis, dengan risiko kemacetan, kecelakaan, hingga isu keamanan seperti pembajakan.

Lebih dari itu, selat ini menjadi inti dari kalkulasi geopolitik yang dikenal sebagai "Dilema Malaka".

Istilah yang diciptakan oleh mantan Presiden China Hu Jintao pada 2003 ini merujuk pada kekhawatiran negara-negara besar, terutama China, bahwa blokade angkatan laut di selat ini dapat melumpuhkan ekonomi mereka.

Karena begitu besar porsi minyak impor China yang melewati Malaka, setiap gangguan dapat memicu konsekuensi ekonomi yang sangat serius.

Meskipun ada rute alternatif seperti Selat Lombok dan Sunda di Indonesia, opsi tersebut akan menambah jarak tempuh dan biaya pelayaran secara signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Paspor Juga Muncul di Belgia, Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy Gimana Nasibnya?

Skandal Paspor Juga Muncul di Belgia, Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy Gimana Nasibnya?

Your Say | Kamis, 09 April 2026 | 10:34 WIB

Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini

Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini

Your Say | Kamis, 09 April 2026 | 10:40 WIB

Berapa Gaji SPPI Koperasi Merah Putih? Ini Link Resmi dan Syarat Pendaftarannya

Berapa Gaji SPPI Koperasi Merah Putih? Ini Link Resmi dan Syarat Pendaftarannya

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 10:02 WIB

Striker Kelahiran Hawaii Dapat Restu John Herdman, Kapan Bela Timnas Indonesia?

Striker Kelahiran Hawaii Dapat Restu John Herdman, Kapan Bela Timnas Indonesia?

Bola | Kamis, 09 April 2026 | 09:54 WIB

Blak-blakan John Herdman di Depan Erick Thohir, Tuntut PSSI Perbaiki Masalah Ini

Blak-blakan John Herdman di Depan Erick Thohir, Tuntut PSSI Perbaiki Masalah Ini

Bola | Kamis, 09 April 2026 | 09:26 WIB

Terkini

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:05 WIB

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:50 WIB

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:25 WIB

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:38 WIB

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:08 WIB

KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!

KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:54 WIB

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:02 WIB

Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi

Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:31 WIB

Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama

Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:09 WIB