Galian PAM Jaya di Condet Jadi Biang Kerok Kecelakaan! Dirut Janji Percepat Pengerjaan Usai Viral

Muhammad Yasir | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Kamis, 09 April 2026 | 10:23 WIB
Galian PAM Jaya di Condet Jadi Biang Kerok Kecelakaan! Dirut Janji Percepat Pengerjaan Usai Viral
Direktur Utama PAM Jaya Arief Apriadi mengecek proyek galian di Condet, Jakarta Timur. [Instagram]
  • Proyek pipa air PAM Jaya di Condet, Jakarta Timur, memicu protes warga karena lubang galian membahayakan pengguna jalan.
  • Pengerjaan yang dianggap tidak standar tersebut menyebabkan kecelakaan, kemacetan parah, serta gangguan polusi debu bagi masyarakat sekitar.
  • Dirut PAM Jaya memohon maaf dan berjanji mempercepat penyelesaian proyek agar kondisi jalan kembali normal dan aman.

Suara.com - Proyek galian jaringan air minum milik PAM Jaya di kawasan Condet, Jakarta Timur, menuai gelombang protes dari warga setempat karena dinilai membahayakan pengendara.

Sejumlah insiden kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor akibat lubang bekas galian tersebut belakangan viral di berbagai platform media sosial.

Warga bahkan menyebut lubang-lubang yang tidak tertutup sempurna itu sebagai jebakan, karena sering tersembunyi di balik material sisa galian seperti pasir dan kerikil.

Fokus pengerjaan yang menjadi sorotan tajam itu berada di sepanjang Jalan Raya Condet hingga titik di Jalan Masjid Al Khoir yang merupakan akses vital masyarakat.

Keluhan warga tidak hanya tertuju pada adanya lubang, tetapi juga kualitas perbaikan jalan yang dianggap serampangan dan seringkali rusak kembali hanya dalam hitungan hari.

Selain ancaman kecelakaan yang mengintai, proyek peningkatan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ini memicu kemacetan parah serta polusi debu yang mengganggu kenyamanan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur pun sempat merespons situasi ini dengan mendesak pihak PAM Jaya agar segera menutup seluruh galian sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Mereka menekankan bahwa keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama, sehingga perbaikan jalan harus dilakukan secara permanen, bukan sekadar tambal sulam.

Menanggapi keresahan publik, Direktur Utama PAM Jaya Arief Apriadi akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

"Sekali lagi, saya minta maaf atas terganggunya lalu lintas karena pembangunan pipa air kami yang ada di Jalan Masjid Al Khoir Condet," ujarnya saat meninjau lokasi dikutip dari akun media sosial resmi PAM Jaya, Rabu (8/4/2026).

Arief juga menjanjikan percepatan proses pengerjaan galian pipa agar tidak lagi menimbulkan keluhan dari warga Condet yang terdampak.

"Saya akan coba memastikan ini dipercepat pembangunannya, kami akan segera selesaikan di lokasi ini," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:35 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Terkini

Sidak BGN di Cimahi: Ada Dapur MBG yang Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi

Sidak BGN di Cimahi: Ada Dapur MBG yang Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi

News | Kamis, 09 April 2026 | 11:08 WIB

Misi Artemis II Hadapi Ujian Mematikan: Detik-Detik Menembus 'Neraka' Atmosfer Bumi

Misi Artemis II Hadapi Ujian Mematikan: Detik-Detik Menembus 'Neraka' Atmosfer Bumi

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:56 WIB

CELIOS: Ambisi Biofuel Bisa Korbankan Kedaulatan Pangan di Papua

CELIOS: Ambisi Biofuel Bisa Korbankan Kedaulatan Pangan di Papua

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:55 WIB

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:52 WIB

Sadis! Dokter di Hawaii Dorong Istri dari Tebing, Kesaksian Anak Jadi Kunci

Sadis! Dokter di Hawaii Dorong Istri dari Tebing, Kesaksian Anak Jadi Kunci

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:46 WIB

Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?

Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:45 WIB

Program Vokasi Nasional 2026 Resmi Bergulir, 10 Ribu Peserta Tahap I Mulai Pelatihan

Program Vokasi Nasional 2026 Resmi Bergulir, 10 Ribu Peserta Tahap I Mulai Pelatihan

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:43 WIB

Donald Trump Pertimbangkan Amerika Serikat Keluar dari NATO

Donald Trump Pertimbangkan Amerika Serikat Keluar dari NATO

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:39 WIB

Update Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM: Mata Bakal Ditutup 6 Bulan Demi Pemulihan Intensif

Update Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM: Mata Bakal Ditutup 6 Bulan Demi Pemulihan Intensif

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:34 WIB

Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata

Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:32 WIB