Program Vokasi Nasional 2026 Resmi Bergulir, 10 Ribu Peserta Tahap I Mulai Pelatihan

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 09 April 2026 | 10:43 WIB
Program Vokasi Nasional 2026 Resmi Bergulir, 10 Ribu Peserta Tahap I Mulai Pelatihan
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli resmi memulai Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch I. Program ini fokus pada kesiapan kerja dan akses inklusif bagi lulusan SMA/SMK (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah resmi meluncurkan (kick-off) Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch I Tahun 2026. Agenda ini diikuti oleh lebih dari 10 ribu peserta yang merupakan lulusan SMA, SMK, dan sederajat. Pelaksanaan program dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai langkah strategis memperkuat kesiapan tenaga kerja lokal sebelum terjun ke dunia industri profesional.

Peresmian pusat program berlangsung di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi pada Rabu (8/4/2026). Acara dibuka langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, didampingi jajaran pimpinan seperti Wamenaker Afriansyah Noor, Dirjen Binalavotas Darmawansyah, serta Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat Kick-Off Pelatihan Vokasi Nasional 2026 (Dok: Kemnaker)
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat Kick-Off Pelatihan Vokasi Nasional 2026 (Dok: Kemnaker)

Dalam sambutannya, Yassierli menekankan bahwa vokasi adalah pilar prioritas pemerintah untuk menggenjot kualitas SDM dan mempercepat penyerapan tenaga kerja. Untuk total sepanjang tahun 2026, program ini mematok target 70.000 peserta dengan dukungan penuh dari dana APBN.

"Untuk Batch I dimulai serentak sejak 1 April 2026. Antusiasme masyarakat terhadap program ini juga cukup tinggi, dengan total 29.850 pendaftar melalui platform Skillhub pada tahap pertama," jelas Menaker.

Dari total pendaftar, tercatat 10.405 peserta dinyatakan lolos. Rinciannya, 5.833 orang masuk melalui jalur seleksi umum, sementara 4.572 orang melalui jalur afirmasi hasil kerja sama dengan mitra industri serta elemen masyarakat.

Seluruh peserta ini tersebar di 21 Balai Latihan Kerja (BLK) pusat, 13 satuan pelatihan Ditjen Binalavotas, dan 46 BLK UPTD di berbagai daerah.

Yassierli menjelaskan bahwa pola pelatihan serentak ini adalah kunci untuk menghadirkan akses keadilan bagi seluruh pencari kerja tanpa terkecuali.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat ramah tamah dengan para peserta Kick-Off Pelatihan Vokasi Nasional 2026 (Dok: Kemnaker)
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat ramah tamah dengan para peserta Kick-Off Pelatihan Vokasi Nasional 2026 (Dok: Kemnaker)

“Dengan sistem yang serentak ini, kita ingin memastikan setiap pencari kerja memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kompetensinya,” ujar Yassierli.

Selain itu, program ini bersifat inklusif, memberikan ruang yang setara bagi kawan-kawan penyandang disabilitas untuk mengasah keahlian mereka.

baca juga

Keberhasilan program ini tidak hanya dilihat dari angka, tapi juga hasil nyata. Terbukti, sekitar 50 persen peserta batch pertama sudah mengantongi komitmen penempatan kerja setelah lulus nanti. Hal ini membuktikan adanya hubungan yang sangat kuat antara kurikulum pelatihan dan kebutuhan nyata di lapangan kerja.

Menaker memastikan bahwa fasilitas yang diberikan benar-benar memudahkan peserta. Mereka mendapatkan pelatihan gratis, konsumsi, biaya transportasi, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan (JKK dan JKM), hingga sertifikat kompetensi dari BNSP dan fasilitas asrama bagi beberapa kejuruan.

“Dukungan ini penting agar peserta dapat mengikuti pelatihan dengan lebih fokus tanpa terbebani biaya dasar selama proses belajar,” ucapnya.

Senada, Dirjen Binalavotas Darmawansyah menyebut pelatihan ini dirancang untuk memangkas jarak antara kebutuhan pabrik atau perusahaan dengan ketersediaan skill tenaga kerja.

“Program ini diharapkan mampu mengurangi pengangguran, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat daya saing angkatan kerja Indonesia,” tandasnya.

Darmawansyah juga menjamin bahwa seluruh proses pendaftaran hingga seleksi dilakukan secara transparan melalui sistem digital di platform Skillhub guna menghindari diskriminasi dan memudahkan pengawasan publik.

Melalui pendekatan yang terintegrasi dan berorientasi pada hasil (demand-driven), Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 diproyeksikan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan perluasan lapangan kerja di Tanah Air.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program

Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:37 WIB

Kemnaker Buka Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2: Kuota 2.100 Peserta

Kemnaker Buka Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2: Kuota 2.100 Peserta

News | Senin, 06 April 2026 | 07:35 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB

Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan

Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:18 WIB

Libur Panjang, Posko THR Kemnaker Tetap Siaga Tangani Aduan Pekerja

Libur Panjang, Posko THR Kemnaker Tetap Siaga Tangani Aduan Pekerja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:57 WIB

Kemnaker Koordinasikan Mudik Gratis dengan 230 Armada Bus bagi 12.690 Pekerja dan Ojol

Kemnaker Koordinasikan Mudik Gratis dengan 230 Armada Bus bagi 12.690 Pekerja dan Ojol

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:44 WIB

Terkini

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:50 WIB

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:35 WIB

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

×