Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 12 April 2026 | 11:20 WIB
Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu
Kegagalan negosiasi nuklir antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad mengancam stabilitas pasokan energi dunia.
  • Negosiasi nuklir antara AS dan Iran di Islamabad berakhir buntu tanpa ada kesepakatan resmi.

  • Penolakan Iran terhadap syarat nuklir AS mengancam pembukaan jalur energi Selat Hormuz.

  • JD Vance menegaskan posisi Washington tidak akan berkompromi terhadap pengembangan senjata nuklir Iran.

Perselisihan paling tajam di antara kedua negara terletak pada isu pengembangan teknologi persenjataan atom.

Pemerintah Amerika Serikat menginginkan adanya jaminan tertulis bahwa Iran tidak akan pernah memiliki bom atom.

“Kami perlu melihat komitmen afirmatif bahwa [Iran] tidak akan mencari senjata nuklir, dan mereka tidak akan mencari alat yang memungkinkan mereka mencapai senjata nuklir dengan cepat,” jelas Vance.

Kepastian tersebut merupakan target utama yang dicanangkan oleh Presiden Trump dalam diplomasi luar negerinya.

Namun, media pemerintah Iran justru menuding Amerika Serikat mengajukan permintaan yang terlalu berlebihan.

Kantor berita Tasnim menyebut hambatan utama muncul dari tekanan sepihak yang dianggap tidak masuk akal.

Sinyal Kontradiktif dari Delegasi Teheran

Sebelum pernyataan resmi Vance keluar, pihak Iran sempat mengisyaratkan bahwa komunikasi teknis masih akan berlanjut.

Melalui unggahan di media sosial, mereka menyebutkan bahwa para ahli dari kedua belah pihak tetap bertukar dokumen.

Pertemuan di Islamabad ini sebenarnya menjadi momen sejarah karena merupakan diskusi tingkat tertinggi sejak 1979.

Pakistan memainkan peran krusial sebagai mediator dalam pertemuan yang melibatkan menteri luar negeri dan ketua parlemen Iran.

Situasi di dalam ruang pertemuan dilaporkan sangat emosional dengan suasana yang berubah-ubah secara drastis.

Konflik ini bermula dari perang yang telah menewaskan ribuan orang dan memicu penutupan Selat Hormuz oleh Iran.

Jalur laut tersebut sangat vital karena menjadi tempat perlintasan bagi sekitar 20 persen pasokan energi dunia.

Iran menuntut pembebasan aset yang dibekukan, pembayaran reparasi perang, serta kendali penuh atas wilayah selat tersebut.

Di sisi lain, Amerika Serikat mulai menyiapkan armada militer untuk membersihkan ranjau di jalur pelayaran strategis itu.

Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan kedua negara akan kembali duduk bersama untuk mengakhiri kebuntuan diplomatik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:08 WIB

Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis

Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis

News | Minggu, 12 April 2026 | 10:51 WIB

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:49 WIB

Terkini

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB