Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 12 April 2026 | 13:30 WIB
Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!
Breskrim Polri menangkap Tatang Sutardin alias "Ki Bedil" maestro pembuat senjata api (senpi) dan bahan peledak ilegal di Rancaekek, Jawa Barat. [Bareskrim Polri]
  • Satresmob Bareskrim Polri menangkap maestro senjata api ilegal bernama Tatang Sutardin alias Ki Bedil di Rancaekek, Bandung.
  • Penangkapan terjadi pada 6 April 2026 setelah polisi meringkus Aep Saepudin yang bertindak sebagai broker senjata api.
  • Ki Bedil telah beroperasi selama 20 tahun sebagai pemasok senjata bagi pelaku kejahatan jalanan dan pemburu liar.

Suara.com - Pelarian panjang Tatang Sutardin alias "Ki Bedil" akhirnya kandas di tangan Satresmob Bareskrim Polri. Pria yang dikenal sebagai maestro pembuat senjata api (senpi) dan bahan peledak ilegal ini berhasil diringkus setelah menjalankan bisnis gelapnya selama kurang lebih 20 tahun di Jawa Barat.

Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Arsya Khadafi, mengungkapkan bahwa operasi penangkapan Ki Bedil dilakukan pada Senin (6/4/2026) di kawasan Rancaekek, Bandung.

"Unit 1 Satresmob Bareskrim Polri berhasil mengamankan terduga pelaku tindak pidana senjata api (senpi) dan bahan peledak ilegal sebagai penjual dan pembuat," ujar Arsya kepada wartawan, Minggu (12/4/2026).

Jejak Ki Bedil mulai terendus setelah polisi melakukan operasi senyap yang dipimpin Kanit 1 Satresmob, AKBP Harry Azhar.

Tim awalnya meringkus seorang pria bernama Aep Saepudin (AS) saat sedang berada di sebuah warung nasi di kawasan Jatinangor, Sumedang. Ia diduga kuat berperan sebagai broker atau perantara yang memasarkan hasil karya Ki Bedil.

"Melakukan penindakan terhadap seorang broker atas nama AS yang diduga menjual mengedarkan senjata api," jelas Arsya.

Dari tangan Aep, polisi menyita barang bukti yang cukup mencengangkan. Salah satunya pistol jenis SIG Sauer P226 lengkap dengan magazen, kemudian sampel senjata laras panjang yang masih setengah jadi, hingga peluru kaliber 22 yang disembunyikan dalam tas pancing.

Usai mencecar Aep, polisi langsung membagi tim untuk bergerak ke dua titik di Rancaekek. Di Rancaekek Kulon, petugas menemukan "gudang" amunisi berisi peluru berbagai kaliber serta peralatan bengkel seperti mata bor yang digunakan untuk merakit senpi.

Puncaknya, tim kedua berhasil menyergap Tatang Sutardin alias Ki Bedil di kediamannya di Rancaekek Wetan. Di kalangan dunia hitam, identitas Ki Bedil bukanlah nama sembarangan.

"Pelaku TS di kenal di kalangan pencari senpi iligal sebagai Ki Bedil, ahli buat senpi iligal dari jenis revolver, senapan dan pistol. Pembelinya kebanyakan pelaku street crime dan pemburu liar,” ungkap Arsya.

Breskrim Polri menangkap Tatang Sutardin alias "Ki Bedil" maestro pembuat senjata api (senpi) dan bahan peledak ilegal di Rancaekek, Jawa Barat. [Bareskrim Polri]
Breskrim Polri menangkap Tatang Sutardin alias "Ki Bedil" maestro pembuat senjata api (senpi) dan bahan peledak ilegal di Rancaekek, Jawa Barat. [Bareskrim Polri]

Dua Dekade yang Terhenti

Penangkapan ini sangat signifikan mengingat Ki Bedil merupakan penyuplai utama bagi para pelaku kejahatan jalanan (begal dan perampok) serta pemburu liar di wilayah Jawa Barat. Bisnis ilegal ini mampu ia jalankan selama 20 tahun tanpa terendus aparat.

"20 tahun beroperasi baru sekarang ditangkap," tutur Arsya.

Kekinian, Ki Bedil dan Aep telah ditahan di Rutan Bareskrim Polri harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk melacak siapa saja pihak yang pernah membeli senjata dari Ki Bedil guna memutus total rantai peredaran senjata api ilegal di tanah air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Usulan JK, Jokowi: Ijazah Asli Sudah Pernah Dipamerkan, Biar Pengadilan yang Memutuskan!

Tolak Usulan JK, Jokowi: Ijazah Asli Sudah Pernah Dipamerkan, Biar Pengadilan yang Memutuskan!

News | Minggu, 12 April 2026 | 09:26 WIB

Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi

Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 18:00 WIB

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang Bandel: Mereka Meludahi Pengorbanan Pahlawan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang Bandel: Mereka Meludahi Pengorbanan Pahlawan!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 17:28 WIB

Terkini

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:55 WIB

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:54 WIB

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:30 WIB

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:28 WIB

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:55 WIB

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB

Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran

Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:36 WIB

Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:20 WIB

Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf

Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:09 WIB

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:08 WIB