Kelompok Misterius Pro Iran Muncul Diklaim Lakukan Serangan di Eropa, Siapa?

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 April 2026 | 13:37 WIB
Kelompok Misterius Pro Iran Muncul Diklaim Lakukan Serangan di Eropa, Siapa?
Sebuah ledakan di Eropa yang diklaim dilakukan Kelompok HAYI Harakat Ashab al-Yamin al-Islamia (Mirror)
baca 10 detik
  • Kelompok HAYI diduga menjadi alat proksi Iran untuk menyerang aset Barat di Eropa.

  • Pakar menemukan bukti koordinasi digital yang kuat antara serangan fisik dan propaganda daring.

  • Keamanan Eropa diperketat akibat meningkatnya ancaman terhadap komunitas Yahudi dan diplomatik Israel.

Suara.com - Eropa kini menghadapi ancaman keamanan baru yang muncul dari balik bayang-bayang dunia digital melalui kelompok misterius.

Entitas bernama Harakat Ashab al-Yamin al-Islamia (HAYI) mendadak muncul mengklaim serangkaian aksi sabotase di berbagai negara.

Dikutip dari CNN, fenomena ini dipandang bukan sebagai gerakan akar rumput, melainkan sebagai alat perang hibrida yang terorganisir secara sistematis.

Fakta Mengejutkan tentang Iran (shutterstock)
Fakta Mengejutkan tentang Iran (shutterstock)

Munculnya HAYI bertepatan dengan eskalasi ketegangan militer antara Amerika Serikat, Israel, dan pihak Teheran belakangan ini.

Pola serangan yang terjadi menunjukkan upaya sengaja untuk menciptakan instabilitas di wilayah jantung negara-negara Barat.

Para pakar kontra-terorisme menemukan bukti kuat bahwa identitas kelompok ini hanyalah sebuah fatamorgana di ruang siber.

Thomas Renard, seorang pakar kontra-terorisme dan direktur ICCT, memberikan pandangannya terkait jejak digital kelompok tersebut.

“Dalam hal jejak digital, jelas ada kedekatan erat dengan ekosistem daring pro-Iran,” kata Thomas Renard.

Klaim serangan yang disebarkan melalui Telegram dan media sosial X menunjukkan koordinasi waktu yang sangat presisi.

baca juga

“Bukan hanya saluran-saluran ini mengunggah atau mengunggah ulang klaim video tersebut, tetapi juga fakta bahwa mereka melakukannya pada lini masa yang menunjukkan semacam koordinasi,” ujar Renard.

Indikasi Keterlibatan Aktor Negara Asing

Kesalahan penulisan dalam bahasa Arab pada logo dan video memperkuat dugaan bahwa kelompok ini bukan organisasi profesional independen.

Strategi ini dinilai meniru pola operasi hibrida Rusia yang merekrut orang asing untuk melakukan sabotase demi uang.

“Ada banyak indikasi bahwa kelompok ini tidak asli,” tutur Renard kepada CNN.

Penggunaan perantara berlapis memungkinkan aktor negara untuk membantah keterlibatan langsung mereka dalam aksi kriminal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

News | Senin, 13 April 2026 | 13:08 WIB

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

News | Senin, 13 April 2026 | 12:54 WIB

Berapa Tarif Lewat Selat Hormuz? Kebijakan Baru Iran yang Bikin Negara Lain Ketar-ketir

Berapa Tarif Lewat Selat Hormuz? Kebijakan Baru Iran yang Bikin Negara Lain Ketar-ketir

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 13:14 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×