Kelompok Misterius Pro Iran Muncul Diklaim Lakukan Serangan di Eropa, Siapa?

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 April 2026 | 13:37 WIB
Kelompok Misterius Pro Iran Muncul Diklaim Lakukan Serangan di Eropa, Siapa?
Sebuah ledakan di Eropa yang diklaim dilakukan Kelompok HAYI Harakat Ashab al-Yamin al-Islamia (Mirror)
baca 10 detik
  • Kelompok HAYI diduga menjadi alat proksi Iran untuk menyerang aset Barat di Eropa.

  • Pakar menemukan bukti koordinasi digital yang kuat antara serangan fisik dan propaganda daring.

  • Keamanan Eropa diperketat akibat meningkatnya ancaman terhadap komunitas Yahudi dan diplomatik Israel.

“Untuk saat ini, kita masih dalam ranah spekulasi. Namun ada sinyal kuat bahwa ini bisa dibantu oleh negara asing, dan Iran akan menempati urutan teratas dalam daftar pesaing potensial,” tegas Renard.

Fokus serangan kini bergeser secara nyata menyasar fasilitas komunitas Yahudi, diplomatik Israel, dan aset ekonomi Amerika Serikat.

Martha Turnbull dari Hybrid CoE menyoroti tren peningkatan ancaman yang sangat signifikan dalam dua tahun terakhir.

“Selama dua tahun terakhir, ancaman yang terkait dengan Iran terhadap Eropa telah tumbuh secara signifikan,” ungkap Martha Turnbull.

Ia mencatat bahwa rezim tersebut terus menargetkan para pembangkang, diaspora, serta situs-situs sensitif milik Israel di Eropa.

“Serangan-serangan ini telah menunjukkan fokus berkelanjutan dari rezim Iran terhadap para pembangkang, diaspora Iran, dan, baru-baru ini, target Yahudi dan Israel,” tambah Turnbull.

Respons Tegas Otoritas Keamanan Uni Eropa

Meskipun terdapat gencatan senjata antara AS dan Iran, badan intelijen Belgia tetap menetapkan status siaga tingkat tinggi.

Europol memperingatkan adanya risiko serangan skala kecil yang bersifat oportunistik dari aktor-aktor tunggal yang teradikalisasi.

baca juga

“Iran telah menunjukkan di masa lalu kapasitasnya untuk melakukan—secara langsung atau melalui proksi—operasi di Eropa terhadap kepentingan Israel, Yahudi, Amerika, atau terhadap oposisi di pengasingan,” lapor Unit Koordinasi Analisis Ancaman Belgia kepada CNN.

Di Inggris, pemerintah menegaskan tidak akan berkompromi dengan aktivitas jahat yang mengancam keselamatan warga sipil di wilayahnya.

“Pemerintah ini menganggap serius ancaman yang ditimbulkan oleh rezim Iran dan mereka yang melakukan perintahnya, dan kami memiliki langkah-langkah kuat untuk melawan aktivitas jahat apa pun,” ujar juru bicara Kantor Dalam Negeri Inggris.

Ketegangan ini bermula dari serangkaian insiden kekerasan termasuk pembakaran ambulans di London dan ledakan di depan sinagoga di Rotterdam.

HAYI pertama kali terdeteksi di platform Telegram pada 9 Maret 2024, tanpa memiliki rekam jejak aktivitas fisik maupun digital sebelumnya.

Penyelidikan saat ini difokuskan pada perangkat elektronik para tersangka yang ditangkap untuk membedah jaringan komunikasi di balik layar.

Operasi hibrida ini dianggap sebagai 'normalitas baru' dalam konflik geopolitik modern yang mengandalkan biaya rendah namun berdampak besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

News | Senin, 13 April 2026 | 13:08 WIB

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

News | Senin, 13 April 2026 | 12:54 WIB

Berapa Tarif Lewat Selat Hormuz? Kebijakan Baru Iran yang Bikin Negara Lain Ketar-ketir

Berapa Tarif Lewat Selat Hormuz? Kebijakan Baru Iran yang Bikin Negara Lain Ketar-ketir

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 13:14 WIB

Terkini

Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar

Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:41 WIB

AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran

AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:33 WIB

Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar

Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:12 WIB

Tak Bisa Kabur! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri

Tak Bisa Kabur! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:11 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:57 WIB

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:46 WIB

ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!

ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:37 WIB

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:29 WIB

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

×