Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

Muhammad Yasir

Senin, 13 April 2026 | 14:09 WIB
Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing
Breskrim Polri menangkap Tatang Sutardin alias "Ki Bedil" maestro pembuat senjata api (senpi) dan bahan peledak ilegal di Rancaekek, Jawa Barat. [Bareskrim Polri]
baca 10 detik
  • Bareskrim Polri menangkap perakit senjata api ilegal bernama Tatang Sutardin alias Ki Bedil di wilayah Cipacing, Jawa Barat.
  • Pelaku memanfaatkan keahlian dari pengalaman kerja industri senjata legal untuk merakit senjata api berkualitas tinggi bagi kriminal.
  • Ki Bedil mendistribusikan senjata rakitan melalui perantara saudara menggunakan media sosial dengan harga mencapai puluhan juta rupiah per unit.

Suara.com - Bareskrim Polri terus menguliti rekam jejak Tatang Sutardin alias Ki Bedil, maestro pembuat senjata api atau senpi ilegal yang baru saja diringkus. Terungkap bahwa kemampuan Ki Bedil dalam merakit senjata bukan didapat secara otodidak, melainkan hasil pengalamannya bekerja di industri legal.

Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Arsya Khadafi menyebut TS alias Ki Bedil dulunya merupakan pekerja terampil di sentra pembuatan senjata angin yang cukup ternama.

"Ki Bedil alias saudara TS ini sebelumnya pernah bekerja di industri senjata angin di Cipacing, Jawa Barat," ujar Arsya kepada wartawan, Senin (13/4/2026).

Nama Ki Bedil sebenarnya sudah lama masuk dalam radar kepolisian. Ia pernah terlibat dalam jaringan penjualan senpi ilegal di wilayah Cipacing, Sumedang. Namun, kala itu nasib baik masih berpihak padanya karena ia berhasil meloloskan diri saat hendak ditangkap.

Pasca-insiden pelarian tersebut, Ki Bedil berubah menjadi sosok yang sangat tertutup dan licin. Untuk memasarkan barang rakitannya, ia tak lagi berinteraksi langsung dengan pembeli, melainkan menggunakan saudaranya, Aep Saepudin (AS), sebagai "benteng" sekaligus agen pemasaran digital.

"Dia menggunakan perantara AS, yang kemudian AS juga memperjualbelikan ini dengan menggunakan media sosial yang ada," jelas Arsya.

Akurasi Tinggi Jadi 'Magnet' Kriminal

Di dunia bawah tanah, Menurut Arsya, produk buatan Ki Bedil menjadi primadona. Bukan tanpa alasan, senpi rakitannya dikenal memiliki kualitas yang menyerupai senjata standar militer atau kepolisian, terutama dari sisi ketepatan sasaran.

"Ki Bedil ini adalah orang yang sudah cukup terkenal di kalangan para pelaku street crime dan juga pemburu ilegal, di mana hasil buatannya sangat baik, berfungsi dengan baik dan juga memiliki akurasi yang tinggi," tutur Arsya.

baca juga

Kualitas tinggi tersebut tentu dibarengi dengan harga yang fantastis bagi sebuah senjata ilegal. Ki Bedil mematok harga beragam tergantung tingkat kerumitan dan jenis senjata yang dipesan.

Bahkan, untuk jenis pistol atau senapan laras panjang dengan kemampuan menembak jitu, harga yang dibanderol bisa mencapai puluhan juta rupiah.

"Sementara untuk senjata-senjata senapan laras panjang dengan tingkat akurasi 100 meter itu diperjualbelikan sekitar antara 15 sampai 20 juta," pungkas Arsya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:30 WIB

Tolak Usulan JK, Jokowi: Ijazah Asli Sudah Pernah Dipamerkan, Biar Pengadilan yang Memutuskan!

Tolak Usulan JK, Jokowi: Ijazah Asli Sudah Pernah Dipamerkan, Biar Pengadilan yang Memutuskan!

News | Minggu, 12 April 2026 | 09:26 WIB

Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi

Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 18:00 WIB

Terkini

Busa Creamy dan Lembut di Wajah, 5 Pilihan Whip Cleanser yang Wajib Dicoba!

Busa Creamy dan Lembut di Wajah, 5 Pilihan Whip Cleanser yang Wajib Dicoba!

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 12:50 WIB

Tak Gentar Jalan Berlumpur, Kepala Unit BRI Jemput Pelaku UMKM di Pelosok Rantau Prapat

Tak Gentar Jalan Berlumpur, Kepala Unit BRI Jemput Pelaku UMKM di Pelosok Rantau Prapat

Malang | Kamis, 10 September 2026 | 12:49 WIB

DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG

DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG

Bali | Kamis, 10 September 2026 | 12:49 WIB

Kinerja Investasi Berkelanjutan Diapresiasi, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kinerja Investasi Berkelanjutan Diapresiasi, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 12:47 WIB

Menembus Lumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Dampingi UMKM Rantau Prapat Naik Kelas

Menembus Lumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Dampingi UMKM Rantau Prapat Naik Kelas

Jatim | Kamis, 10 September 2026 | 12:47 WIB

Mengenal Efek Fotovoltaik, Cara Kerja Panel Surya Mengubah Sinar Matahari Jadi Listrik

Mengenal Efek Fotovoltaik, Cara Kerja Panel Surya Mengubah Sinar Matahari Jadi Listrik

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 12:47 WIB

Modal Asing Kembali ke Indonesia, Investor: Asal Jangan Cuma Omon-omon

Modal Asing Kembali ke Indonesia, Investor: Asal Jangan Cuma Omon-omon

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 12:46 WIB

Perkuat Investasi Berbasis ESG, DPLK BRI Sabet Kehati ESG Award 2026

Perkuat Investasi Berbasis ESG, DPLK BRI Sabet Kehati ESG Award 2026

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 12:46 WIB

Bawa 5 Jurnalis Liputan Krakatau, Pemilik Sebut Kapal Hilang Kontak Layak Berlayar

Bawa 5 Jurnalis Liputan Krakatau, Pemilik Sebut Kapal Hilang Kontak Layak Berlayar

Banten | Kamis, 10 September 2026 | 12:45 WIB

Intip Bobroknya MBG di India: Temuan Anak Ular, Detergen Jadi Garam hingga Satu Siswa Meninggal

Intip Bobroknya MBG di India: Temuan Anak Ular, Detergen Jadi Garam hingga Satu Siswa Meninggal

News | Kamis, 10 September 2026 | 12:45 WIB

×