Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

Ruth Meliana

Kamis, 16 April 2026 | 13:11 WIB
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
ilustrasi Laut Merah [Suara.com/Google Maps]

Suara.com - Siapa pemilik Laut Merah? Pertanyaan ini kontan meluap usai Iran mengancam Amerika Serikat akan memblokir jalur perdagangan yang melewati Laut Merah, termasuk Teluk Persia dan Laut Oman.

"Angkatan bersenjata Republik Islam yang kuat tidak akan memberikan ekspor atau impor apa pun berlanjut di Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah," ujar Ali Abdollahi, Kepala Pusat Komando Militer Iran.

Amerika Serikat diketahui telah memblokade angkatan laut di pelabuhan-pelabuhan Iran sejak hari Senin. Hal ini dilakukan usai pembicaraan AS-Iran akhir pekan lalu gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri konflik.

Meski begitu, data menunjukkan bahwa beberapa kapal yang berlayar dari berbagai pelabuhan Iran masih melintasi Selat Hormuz, yang selama ini menjadi jalur vital distribusi minyak dunia.

Siapa Pemilik Laut Merah

Secara hukum internasional, Laut Merah tidak dimiliki oleh satu negara pun.

Perairan ini termasuk wilayah laut internasional yang diatur berdasarkan Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS). Artinya, Laut Merah merupakan jalur bersama yang dapat digunakan oleh berbagai negara untuk pelayaran dan perdagangan global.

Namun, Laut Merah dikelilingi oleh sejumlah negara yang memiliki wilayah pesisir dan pengaruh strategis di kawasan tersebut. Di sisi barat terdapat negara-negara Afrika seperti Mesir, Sudan, dan Eritrea.

Sementara di sisi timur, terdapat Arab Saudi dan Yaman. Negara-negara ini memiliki hak atas wilayah laut teritorial masing-masing, biasanya sejauh 12 mil laut dari garis pantai.

Di luar zona tersebut, wilayah Laut Merah masuk dalam kategori perairan internasional. Inilah yang membuat jalur ini menjadi sangat penting secara geopolitik.

Menurut berbagai analisis, termasuk dari Bloomberg dan Phenomenal World, Laut Merah adalah salah satu jalur distribusi energi paling vital di dunia karena menghubungkan Laut Mediterania melalui Terusan Suez dengan Samudra Hindia.

Selain itu, Laut Merah juga menjadi bagian dari rute utama pengiriman minyak dan barang dari Timur Tengah ke Eropa dan sebaliknya. Sekitar 10–12 persen perdagangan global melewati jalur ini, sehingga setiap gangguan di kawasan tersebut dapat berdampak langsung pada ekonomi dunia.

Karena sifatnya sebagai jalur internasional, tidak ada satu negara pun yang bisa secara sah “mengklaim” Laut Merah sepenuhnya.

Namun, negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan kekuatan regional sering kali memiliki kehadiran militer di kawasan ini untuk mengamankan jalur perdagangan atau menunjukkan pengaruh geopolitik.

Kabar Terbaru Konflik Amerika Serikat dan Iran

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:39 WIB

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total

Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:58 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB