Serangan Drone Rusia di Odesa dan Kyiv Tewaskan 12 Warga Sipil, Termasuk Anak Kecil

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 16 April 2026 | 14:24 WIB
Serangan Drone Rusia di Odesa dan Kyiv Tewaskan 12 Warga Sipil, Termasuk Anak Kecil
Kebakaran hebat di Odesa Ukraina akibat serangan Drone Rusia. (X)
baca 10 detik
  • Rusia meluncurkan serangan udara masif yang mengakibatkan 12 warga sipil Ukraina meninggal dunia.

  • Kota Odesa mencatat jumlah kematian tertinggi dengan enam korban jiwa akibat rudal Rusia.

  • Seorang anak berusia 12 tahun turut menjadi korban tewas dalam serangan di Kyiv.

Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, menyebutkan bahwa sekitar sepuluh orang mengalami luka-luka serius dalam peristiwa tersebut.

Kota Dnipro yang berada di wilayah tengah Ukraina juga melaporkan jatuhnya korban akibat ledakan rudal.

Kepala administrasi regional, Oleksandr Ganzha, mengonfirmasi dua warga sipil dinyatakan meninggal dunia akibat serangan tersebut.

Seorang wanita berusia 40 tahun dikabarkan berada dalam kondisi kritis setelah dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Serangan itu melukai 10 orang, termasuk seorang wanita berusia 40 tahun yang dibawa ke rumah sakit dalam kondisi serius," kata Ganzha.

Hingga saat ini, pihak medis masih berupaya memberikan pertolongan pertama bagi korban yang menderita luka bakar parah.

Kerusakan Infrastruktur dan Peringatan Keamanan

Di distrik Obolonsky, puing-puing rudal yang jatuh memicu kebakaran hebat pada sejumlah kendaraan dan gedung.

Tymur Tkachenko selaku kepala administrasi militer Kyiv langsung mengeluarkan instruksi darurat bagi seluruh masyarakat sipil.

baca juga

"Peringatan bagi warga sipil untuk berlindung sampai alarm peringatan rudal dicabut," tegas Tymur Tkachenko memperingatkan warga.

Sementara itu, di wilayah timur laut tepatnya di Kharkiv, dua warga lanjut usia dilaporkan mengalami luka-luka.

Oleh Syniehubov menjelaskan bahwa korban luka merupakan seorang wanita berusia 77 tahun dan pria berusia 66 tahun.

Konflik bersenjata antara Rusia dan Ukraina telah memasuki tahun keempat tanpa ada tanda-tanda gencatan senjata permanen.

Moskow secara rutin melepaskan ratusan drone bunuh diri ke wilayah kedaulatan Ukraina hampir setiap malam sejak awal invasi.

Belakangan ini, intensitas serangan udara Rusia meningkat tajam dengan durasi yang lebih lama dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Penggunaan drone murah namun mematikan menjadi strategi utama Rusia untuk menghabiskan amunisi pertahanan udara milik militer Ukraina.

Hingga kini, komunitas internasional terus mendesak penghentian serangan terhadap fasilitas sipil yang melanggar hukum humaniter internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:21 WIB

Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia

Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:55 WIB

Terkini

Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan

Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan

Lampung | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:48 WIB

Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?

Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:47 WIB

Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas

Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:45 WIB

Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang

Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:44 WIB

Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas

Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:40 WIB

Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026

Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:40 WIB

Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala

Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:39 WIB

Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen

Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:36 WIB

Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!

Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:33 WIB

Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup

Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:30 WIB

×