Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 16 April 2026 | 15:14 WIB
Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade
Ketangguhan blokade maritim Amerika Serikat teruji saat kapal perusak USS Spruance mencegat kapal kargo berbendera Iran pada Selasa. (AI Gemini)
  • USS Spruance berhasil mencegat kapal kargo Iran yang mencoba melarikan diri melewati Selat Hormuz.

  • Blokade melibatkan 10.000 tentara dan belasan kapal perang pasca gagalnya perundingan nuklir di Pakistan.

  • Iran menolak menyerahkan uranium sehingga Amerika Serikat menutup total akses pelabuhan lewat jalur laut.

Suara.com - Ketangguhan blokade maritim Amerika Serikat teruji saat kapal perusak USS Spruance mencegat kapal kargo berbendera Iran pada Selasa.

Aksi pencegatan ini merupakan respons tegas militer terhadap upaya kapal tersebut melarikan diri dari pengawasan ketat di wilayah perairan.

Dikutip dari Military Times, sejauh ini, otoritas militer mengonfirmasi bahwa pertahanan laut mereka belum mampu ditembus oleh satu pun kapal logistik lawan.

Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)
Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)

Penyegelan jalur laut ini menjadi babak baru perseteruan setelah dialog damai di Pakistan menemui jalan buntu tanpa hasil.

Amerika Serikat kini menerapkan kontrol penuh terhadap setiap pergerakan komoditas yang keluar dan masuk dari seluruh pelabuhan Iran.

USS Spruance yang merupakan kapal perusak kelas Arleigh Burke memaksa kapal kargo tersebut kembali menuju wilayah daratan Iran.

Kapal tersebut sebelumnya terdeteksi melarikan diri dari Bandar Abbas dan mencoba menyelinap melewati celah di Selat Hormuz.

Pihak Komando Pusat AS (CENTCOM) melaporkan bahwa kapal tersebut terus dipantau saat bergerak menyisir garis pantai sebelum akhirnya dihentikan.

Operasi ini membuktikan bahwa koordinasi intelijen laut Amerika Serikat bekerja sangat presisi dalam mendeteksi upaya sabotase blokade.

“Sepuluh kapal kini telah diputarbalikkan dan nol kapal berhasil lolos sejak dimulainya blokade AS pada Senin," bunyi pernyataan resmi komando tersebut melalui platform X.

Pengerahan Kekuatan Militer Skala Besar

Kekuatan tempur yang dikerahkan tidak main-main karena melibatkan sekitar 10.000 personel tentara yang bersiaga penuh di lapangan.

Selain personel, lini pertahanan ini diperkuat oleh belasan kapal perang serta lebih dari 100 pesawat tempur dan pengintai.

Presiden Donald Trump mengambil keputusan drastis untuk menutup Selat Hormuz melalui pengumuman di media sosial pribadinya secara terbuka.

Langkah ekstrem ini diambil sebagai konsekuensi langsung bagi Iran setelah pembicaraan diplomatik di tingkat tinggi berakhir dengan kegagalan.

Kapal serbu amfibi kelas Amerika, USS Tripoli, juga telah diposisikan di Laut Arab guna memberikan dukungan tempur tambahan.

Setiap kapal yang terbukti melakukan perjalanan dari atau menuju pelabuhan di Iran akan langsung menjadi target operasi blokade.

Meski demikian, pihak CENTCOM menjelaskan bahwa kapal internasional yang tidak singgah di pelabuhan Iran tetap diperbolehkan melintas secara normal.

Kebijakan ini bertujuan untuk mengisolasi ekonomi Iran tanpa sepenuhnya melumpuhkan jalur perdagangan global di perairan internasional yang vital.

Ketegangan di laut ini merupakan proyeksi dari kekecewaan Washington terhadap sikap keras kepala Teheran mengenai ambisi nuklir mereka.

“Pembicaraan tidak menghasilkan hasil yang diharapkan setelah Iran menolak mengizinkan pemindahan uranium yang diperkaya dari negara itu dan berkomitmen untuk mengakhiri program nuklir mereka, ungkap Wakil Presiden JD Vance.

Pemicu Diplomatik dan Gagalnya Perundingan

Pertemuan di Islamabad pada 11 dan 12 April lalu menjadi titik balik memburuknya hubungan bilateral antara kedua negara tersebut.

Delegasi Amerika Serikat saat itu dipimpin langsung oleh JD Vance bersama utusan khusus Steve Witkoff serta sosok Jared Kushner.

Penolakan Iran untuk menyerahkan cadangan uranium mereka menjadi tembok penghalang utama yang meruntuhkan harapan terciptanya perdamaian jangka panjang.

Situasi ini cukup ironis mengingat kedua belah pihak sebenarnya masih berada dalam masa gencatan senjata selama dua pekan.

Kesepakatan gencatan senjata yang dimulai sejak 7 April tersebut kini tampak rapuh akibat aksi militer yang meningkat di perairan.

Blokade maritim yang dipimpin oleh Amerika Serikat ini merupakan tindak lanjut dari sengketa nuklir Iran yang tidak kunjung menemukan titik temu secara diplomatik.

Selat Hormuz, sebagai jalur logistik minyak mentah dunia, menjadi titik pusat konflik karena signifikansi strategisnya bagi ekonomi global.

Langkah militer ini diambil setelah upaya perundingan di Islamabad gagal memaksa Iran menghentikan pengayaan uranium mereka, sehingga AS memilih jalur tekanan fisik melalui penutupan akses laut secara total.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal

Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 15:02 WIB

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:55 WIB

Terancam Mau Diblokade Iran, Laut Merah Ada di Negara Mana?

Terancam Mau Diblokade Iran, Laut Merah Ada di Negara Mana?

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 14:44 WIB

Terkini

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:35 WIB

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44 WIB

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:23 WIB

Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen

Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:19 WIB

Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan  Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!

Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:00 WIB

Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan

Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:40 WIB

Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi

Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:39 WIB