Kata-kata PBB soal Gencatan Senjata Lebanon - Israel, Menghentikan Penderitaan Rakyat di Jalur Biru

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 17 April 2026 | 09:19 WIB
Kata-kata PBB soal Gencatan Senjata Lebanon - Israel, Menghentikan Penderitaan Rakyat di Jalur Biru
Logo PBB
baca 10 detik
  • Gencatan senjata Lebanon dan Israel dimulai selama sepuluh hari melalui inisiasi Amerika Serikat.

  • PBB mendukung penuh penghentian permusuhan demi keselamatan warga sipil di perbatasan kedua negara.

  • Penghancuran jembatan Sungai Litani mengisolasi ratusan ribu warga di tengah proses upaya damai.

Suara.com - Kesepakatan gencatan senjata di Lebanon menjadi angin segar bagi upaya penghentian kekerasan di wilayah perbatasan.

Langkah ini diharapkan mampu menyudahi duka mendalam yang menyelimuti warga sipil di sepanjang garis biru.

Dikutip dari Sputnik, PBB secara resmi menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal transisi menuju stabilitas keamanan yang lebih permanen.

Potongan video Lebanon diserang Israel [Lebanon 24]
Potongan video Lebanon diserang Israel [Lebanon 24]

Diplomasi internasional kini berfokus pada mekanisme pengawasan agar bentrokan bersenjata tidak kembali pecah tiba-tiba.

Keberhasilan gencatan senjata ini akan menjadi tolok ukur efektivitas peran mediator dalam konflik Timur Tengah.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyambut hangat kabar penghentian baku tembak yang telah merusak infrastruktur tersebut.

"Saya baru saja berbicara dengan Sekretaris Jenderal, yang mengatakan dengan jelas menyambut baik langkah-langkah yang akan mengakhiri permusuhan dan penderitaan di kedua sisi garis biru," kata Dujarric selama konferensi pers.

Institusi global ini berkomitmen mengerahkan misi politik dan pasukan perdamaian guna menjaga kondusivitas di lapangan.

Partisipasi aktif PBB dianggap krusial untuk memastikan kedua belah pihak mematuhi poin-poin kesepakatan awal.

baca juga

Upaya damai ini menjadi krusial mengingat eskalasi sebelumnya telah memakan banyak korban jiwa tak berdosa.

Inisiasi Washington dan Undangan Diplomasi

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan antara Presiden Joseph Aoun dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Gencatan senjata tersebut direncanakan berlangsung selama sepuluh hari terhitung sejak Kamis malam waktu setempat.

"Saya baru saja berbicara dengan Sekretaris Jenderal, yang mengatakan dengan jelas menyambut baik langkah-langkah yang akan mengakhiri permusuhan dan penderitaan di kedua sisi garis biru," kata Dujarric selama konferensi pers.

Dujarric menambahkan bahwa PBB, melalui misi politik dan perdamaian akan terus mendukung upaya-upaya menuju perdamaian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Militer Israel Tembaki Lebanon Selatan Meski Gencatan Senjata Resmi Berlaku

Militer Israel Tembaki Lebanon Selatan Meski Gencatan Senjata Resmi Berlaku

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:53 WIB

Israel Pertahankan Zona Keamanan 10 Kilometer di Lebanon Selama Masa Gencatan Senjata

Israel Pertahankan Zona Keamanan 10 Kilometer di Lebanon Selama Masa Gencatan Senjata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:02 WIB

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

Terkini

BRI Dampingi Rosyidah Wujudkan Mimpi Membangun Usaha Olahan Laut di Pesisir Indramayu

BRI Dampingi Rosyidah Wujudkan Mimpi Membangun Usaha Olahan Laut di Pesisir Indramayu

Jawa Tengah | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:52 WIB

Lampung ke Bandung Kini Sejauh Kedipan Mata: Wings Air Resmi Buka Rute Langsung Tiap Hari

Lampung ke Bandung Kini Sejauh Kedipan Mata: Wings Air Resmi Buka Rute Langsung Tiap Hari

Lampung | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:51 WIB

Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China

Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:50 WIB

Kisah Rosyidah, Mantan Pekerja Migran yang Sukses Bangun UMKM Olahan Laut di Indramayu

Kisah Rosyidah, Mantan Pekerja Migran yang Sukses Bangun UMKM Olahan Laut di Indramayu

Sulsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:49 WIB

Inilah 4 Resep Rendang Daging Sapi yang Gurih dan Empuk!

Inilah 4 Resep Rendang Daging Sapi yang Gurih dan Empuk!

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:48 WIB

Alam Dikeruk Nyawa Melayang, Ekonomi Ekstraktif Disebut Jadi Pemicu Konflik Berdarah di Papua

Alam Dikeruk Nyawa Melayang, Ekonomi Ekstraktif Disebut Jadi Pemicu Konflik Berdarah di Papua

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:45 WIB

Pulang ke Kampung Halaman, Rosyidah Sukses Kembangkan Usaha Hasil Laut Berkat Dukungan BRI

Pulang ke Kampung Halaman, Rosyidah Sukses Kembangkan Usaha Hasil Laut Berkat Dukungan BRI

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:45 WIB

3 Sunscreen Korea Terbaik untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

3 Sunscreen Korea Terbaik untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:45 WIB

Termasuk Semifinal Kali Ini, Argentina Sudah 3 Kali Singkirkan Inggris dengan Menyakitkan!

Termasuk Semifinal Kali Ini, Argentina Sudah 3 Kali Singkirkan Inggris dengan Menyakitkan!

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:45 WIB

Berbekal KUR BRI, Eks PMI Asal Indramayu Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut

Berbekal KUR BRI, Eks PMI Asal Indramayu Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut

Lampung | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:44 WIB

×