Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Dwi Bowo Raharjo, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, memberikan tanggapan serius terkait kasus pelecehan seksual berbasis teknologi yang menimpa mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB). (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Wamenkomdigi Nezar menanggapi kasus mahasiswa ITB yang menyalahgunakan AI untuk melakukan pelecehan seksual berupa pembuatan konten telanjang.
  • Pemerintah tengah menyusun regulasi etika AI nasional serta mendorong pengembang menerapkan prinsip ethics by design sejak tahap perancangan.
  • Penggunaan teknologi AI yang tidak etis berisiko memicu pelanggaran norma hukum, seperti produksi konten pornografi secara instan dan merugikan.

Suara.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, memberikan tanggapan serius terkait kasus pelecehan seksual berbasis teknologi yang menimpa mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB).

Diketahui kasus tersebut melibatkan seorang mahasiswa yang menyalahgunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mengubah foto sejumlah mahasiswi menjadi konten telanjang.

Kasus nudifikasi ini sempat viral di media sosial X, disebutkan bahwa pelaku telah disanksi berupa skorsing akademik selama satu semester.

"Jadi ini memang peristiwa-peristiwa yang mungkin akan terjadi kalau kita memakai AI tidak dengan panduan etis gitu ya," kata Nezar ditemui di UGM, Jumat (17/4/2026).

Nezar menekankan bahwa insiden di lingkungan kampus tersebut menjadi pengingat akan pentingnya regulasi yang mengatur batasan penggunaan teknologi mutakhir atau AI.

"Kita menghimbau agar pemakaian dan pengembangan artificial intelligence ini ikut menyertakan perspektif etika," kata dia.

Menurutnya, tanpa landasan etika yang kuat, inovasi teknologi justru berisiko menjadi instrumen pelanggaran norma dan hukum di masyarakat. Termasuk dalam kasus pelecehan seksual di ruang digital belakang ini.

Lebih lanjut, disampaikan Nezar, pemerintah tengah menyusun satu dokumen etika AI. Hal itu digunakan untuk melengkapi peta jalan AI secara nasional.

Diharapkan aturan itu akan dikuatkan dengan penetapan sebagai Peraturan Presiden. Di sisi lain, pihaknya mendorong para pengembang teknologi untuk menerapkan prinsip ethics by design.

baca juga

Prinsip ini menuntut agar setiap platform atau aplikasi kecerdasan buatan sudah menanamkan batasan etis sejak tahap awal perancangan sebelum teknologi tersebut dapat diakses oleh publik.

"Jadi memang kita sih berharap ya agar pengembangan AI ini memikirkan sisi etis yang kita sebut dengan ethics by design. Jadi ketika didesain unsur-unsur etika itu sudah dipertimbangkan," tegasnya.

Ilustrasi AI dan Coding. [Ist]
Ilustrasi AI dan Coding. [Ist]

Pemerintah menyoroti kemudahan akses berupa Generative AI yang saat ini memungkinkan siapa saja memproduksi konten visual secara instan.

Jika tidak dibatasi, fitur tersebut sangat rentan digunakan untuk menciptakan konten kontroversial. Mulai dari sentimen SARA hingga materi pornografi yang merugikan orang lain.

"Termasuk misalnya apakah layak atau boleh menghasilkan konten-konten yang akan kontroversial secara misalnya mungkin memuat sentimen agama, sentimen atau juga yang mengandung unsur pornografi misalnya seperti itu ya," tambahnya.

Nezar tidak menampik bahwa pesatnya perkembangan teknologi AI saat ini membawa tantangan besar dalam hal pengawasan.

"Kita lihat kan betapa mudahnya ya untuk berbuat atau menggunakan aplikasi itu kemudian menciptakan dengan Gen AI bisa menciptakan yang namanya gambar-gambar yang mengandung unsur pornografi," ujarnya.

Meskipun pemerintah berkomitmen untuk tidak menghalangi inovasi digital di tanah air, Nezar menegaskan bahwa setiap produk teknologi yang beredar di masyarakat harus memiliki tanggung jawab moral.

"Kita berharap para pengembang itu bisa aware dengan soal ini dan melakukan satu solusi-solusi teknologi. Kita tidak membatasi inovasinya ya, cuma ketika satu produk ini dilemparkan ke tengah masyarakat, maka unsur etis itu harus dipertimbangkan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Menghubungi Dosen yang Benar Tanpa Perlu Menjadi Penjahat Waktu

Cara Menghubungi Dosen yang Benar Tanpa Perlu Menjadi Penjahat Waktu

Your Say | Kamis, 16 April 2026 | 19:10 WIB

Tanpa Tuhan Apakah Segalanya Diizinkan? Mencari Akar Etika Lewat Filsafat

Tanpa Tuhan Apakah Segalanya Diizinkan? Mencari Akar Etika Lewat Filsafat

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 15:00 WIB

Dunia Maya Rasa Dunia Nyata: Tetap Sopan dan Jaga Etika itu Wajib!

Dunia Maya Rasa Dunia Nyata: Tetap Sopan dan Jaga Etika itu Wajib!

Your Say | Jum'at, 03 April 2026 | 14:49 WIB

Ramadan dan Etika Perang: Apakah Kemanusiaan Masih Punya Tempat?

Ramadan dan Etika Perang: Apakah Kemanusiaan Masih Punya Tempat?

Your Say | Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:30 WIB

Etika Memberi Uang Lebaran dalam Islam, Ini Adab yang Perlu Diketahui

Etika Memberi Uang Lebaran dalam Islam, Ini Adab yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Kamis, 12 Maret 2026 | 18:35 WIB

Terkini

Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan

Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan

Lampung | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:48 WIB

Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?

Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:47 WIB

Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas

Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:45 WIB

Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang

Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:44 WIB

Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas

Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:40 WIB

Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026

Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:40 WIB

Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala

Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:39 WIB

Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen

Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:36 WIB

Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!

Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:33 WIB

Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup

Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:30 WIB

×