- Iran resmi membuka kembali Selat Hormuz bagi kapal komersial selama masa gencatan senjata dengan Amerika Serikat berlangsung.
- Sekjen PBB menyambut baik keputusan tersebut guna membangun kepercayaan serta memperkuat dialog perdamaian yang difasilitasi oleh Pakistan.
- Presiden Trump menegaskan bahwa pembukaan selat tidak mengakhiri tekanan ekonomi maupun blokade laut terhadap pelabuhan milik Iran.
Meski sempat pesimistis, harapan baru kembali muncul. Pada Kamis (16/4), Trump memberi sinyal bahwa pertemuan tingkat tinggi berikutnya antara Washington dan Teheran bisa terjadi dalam waktu dekat.
"Pertemuan selanjutnya antara Washington dan Teheran bisa berlangsung paling cepat akhir pekan ini," ungkap Trump.
Dunia kini menanti, apakah pembukaan Selat Hormuz ini akan menjadi pintu pembuka bagi perdamaian permanen, atau sekadar jeda singkat di tengah konflik yang masih membara. (Antara/ Sputnik)