Kapal Perang AS Mondar-mandir di Dekat Perairan Indonesia, Mau Apa?

Arief Apriadi

Senin, 20 April 2026 | 10:37 WIB
Kapal Perang AS Mondar-mandir di Dekat Perairan Indonesia, Mau Apa?
Kapal perang Amerika Serikat USS Miguel Keith terdeteksi mondar-mandir di Selat Malaka dekat perairan Indonesia. AS perluas blokade untuk incar tanker minyak Iran di Indo-Pasifik. [Dok. usni.org]
baca 10 detik
  • Jenderal AS Dan Caine mengumumkan perluasan blokade maritim terhadap kapal-kapal Iran hingga ke wilayah Indo-Pasifik, termasuk di sekitar Selat Malaka yang berbatasan dengan Indonesia.
  • Kapal perang raksasa USS Miguel Keith terdeteksi telah memasuki wilayah Selat Malaka setelah bertolak dari Jepang untuk menjalankan misi pencegatan terhadap tanker pengangkut minyak Iran.
  • Langkah agresif Washington ini memicu kekhawatiran akan gangguan stabilitas keamanan di Asia Tenggara karena AS memindahkan zona konflik maritimnya jauh melampaui wilayah Timur Tengah.

Suara.com - Kehadiran kapal perang Amerika Serikat, USS Miguel Keith, yang terdeteksi mondar-mandir di dekat perairan Indonesia kini memicu kekhawatiran serius setelah Washington secara terbuka menyatakan akan memperluas operasi blokade maritim mereka hingga ke wilayah Indo-Pasifik.

Berdasarkan pernyataan Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, militer Amerika Serikat kini mulai mengincar kapal-kapal yang berafiliasi dengan Iran di sepanjang Selat Malaka yang berbatasan langsung dengan kedaulatan Indonesia.

Aksi provokatif ini seolah menunjukkan ambisi arogan Washington untuk memutus jalur perdagangan energi global dengan dalih memburu armada "dark fleet" yang mengangkut minyak dari Republik Islam Iran.

Operasi Perburuan Tanker di Selat Malaka

Menyitat Caliber, Jenderal Dan Caine mengungkapkan bahwa pasukannya akan mengejar kapal-kapal tersebut jauh melampaui wilayah Timur Tengah demi memaksakan sanksi sepihak yang mereka tetapkan.

Ia menegaskan bahwa unit tempur Amerika Serikat sudah mulai melakukan aktivitas pencegatan di wilayah Indo-Pasifik terhadap kapal-kapal yang berangkat sebelum blokade resmi diberlakukan.

“Kami juga melakukan tindakan dan aktivitas intersepsi maritim serupa di wilayah tanggung jawab Pasifik terhadap kapal-kapal yang meninggalkan area tersebut sebelum kami memulai blokade,” kata Caine.

Wilayah Indo-Pasifik, khususnya titik labuh jangkar di dekat Selat Malaka, memang dikenal sebagai salah satu konsentrasi terbesar bagi tanker "dark fleet" yang mengangkut minyak legal milik Iran.

Para ahli militer meyakini bahwa Washington sedang mencoba mereplikasi taktik kotor yang sebelumnya mereka gunakan untuk melumpuhkan ekonomi Venezuela di wilayah lain.

baca juga

USS Miguel Keith Menuju Jalur Vital RI

Charlie Brown, seorang penasihat senior di United Against Nuclear Iran, memprediksi bahwa Amerika Serikat akan melakukan manuver berbahaya di perairan internasional demi mendapatkan kebebasan operasional.

“AS sebelumnya mencegat tanker-tanker yang dikenai sanksi jauh dari wilayah terdekat Venezuela, termasuk di Samudra Hindia,” kata Brown.

“Di situlah saya mengharapkan aktivitas serupa: di perairan internasional di mana AS memiliki kebebasan operasional untuk bermanuver dan lebih sedikit kendala,” tambahnya.

Fokus dunia kini tertuju pada pergerakan USS Miguel Keith, sebuah kapal pangkalan laut ekspedisi raksasa yang ukurannya hampir menyamai kapal induk kelas Nimitz.

Citra satelit terbaru, sebagaimana laporan CNN, menunjukkan USS Miguel Keith sedang bergerak menuju Selat Malaka setelah sebelumnya bertolak dari Sasebo, Jepang, pada awal April lalu.

Arogansi Militer AS di Tengah Konflik

Kapal perang berukuran masif ini sempat berhenti sejenak di perairan Singapura sebelum melanjutkan perjalanannya menyisir jalur strategis yang berbatasan dengan Indonesia pada Kamis malam.

Berdasarkan data dari Korps Marinir AS, USS Miguel Keith memiliki kemampuan khusus untuk mendukung misi penanggulangan ranjau udara hingga operasi khusus yang bersifat rahasia.

Ekspansi militer Amerika Serikat ke halaman rumah Indonesia ini dianggap sebagai bentuk kepanikan Washington dalam meredam dominasi energi Iran yang tak tergoyahkan.

Jenderal Caine bahkan secara sesumbar memuji keberhasilan pasukannya dalam melaksanakan blokade di sekitar Selat Hormuz yang ia sebut sangat padat dan menantang bagi operasional militer.

Pemindahan konflik dari Timur Tengah ke wilayah Asia Tenggara ini berisiko tinggi mengganggu stabilitas keamanan maritim di kawasan yang sangat bergantung pada kelancaran arus perdagangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penembakan Massal di AS Ternyata Dipicu Konflik Rumah Tangga

Penembakan Massal di AS Ternyata Dipicu Konflik Rumah Tangga

News | Senin, 20 April 2026 | 10:29 WIB

Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024

Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024

News | Senin, 20 April 2026 | 10:21 WIB

Iran Restock Rudal dan Drone saat Donald Trump Sibuk 'Omon-omon'

Iran Restock Rudal dan Drone saat Donald Trump Sibuk 'Omon-omon'

News | Senin, 20 April 2026 | 10:15 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak 6 Persen Usai Iran Tutup Selat Hormuz, Brent Tembus 96 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Melonjak 6 Persen Usai Iran Tutup Selat Hormuz, Brent Tembus 96 Dolar AS

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:09 WIB

Iran Bersedia Negosiasi tapi Siap Perang! Teheran Ogah Tunduk pada Tipu Daya AS

Iran Bersedia Negosiasi tapi Siap Perang! Teheran Ogah Tunduk pada Tipu Daya AS

News | Senin, 20 April 2026 | 09:45 WIB

Terkini

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 07:38 WIB

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:37 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

4 Shio Beruntung Dapat Bayaran Tambahan Minggu Ini, Ada Rezeki Tak Terduga?

4 Shio Beruntung Dapat Bayaran Tambahan Minggu Ini, Ada Rezeki Tak Terduga?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal

Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

PSSI Kerja Sama dengan Ajax Amsterdam Kembangkan Sepak Bola RI

PSSI Kerja Sama dengan Ajax Amsterdam Kembangkan Sepak Bola RI

Video | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

69 Korban Selamat Kapal Virgo Tiba di Banjarmasin, Langsung Jalani Pemeriksaan Medis

69 Korban Selamat Kapal Virgo Tiba di Banjarmasin, Langsung Jalani Pemeriksaan Medis

News | Senin, 14 September 2026 | 07:08 WIB

BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga

BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 07:07 WIB

Belajar dari Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, IABI Ingatkan Risiko Arus dan Cuaca di Laut

Belajar dari Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, IABI Ingatkan Risiko Arus dan Cuaca di Laut

News | Senin, 14 September 2026 | 07:00 WIB

Posko Kesehatan Pelabuhan Trisakti Tangani Korban Virgo Transport 8

Posko Kesehatan Pelabuhan Trisakti Tangani Korban Virgo Transport 8

Foto | Senin, 14 September 2026 | 07:00 WIB

×