Banjir Rendam 20 RT di Jakarta Timur, Titik Tertinggi Hampir Setinggi Orang Dewasa

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 20 April 2026 | 11:24 WIB
Banjir Rendam 20 RT di Jakarta Timur, Titik Tertinggi Hampir Setinggi Orang Dewasa
Ilustrasi banjir di Jaktim. Banjir merendam permukiman warga di Gang Macan, Tanjung Lengkong, Bidara Cina, Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza).
baca 10 detik
  • Banjir merendam 20 RT di Jakarta Timur pada Senin pagi akibat luapan sungai dengan ketinggian mencapai 180 sentimeter.
  • Sebanyak 705 kepala keluarga terdampak di wilayah Jatinegara dan Kramat Jati, namun warga memilih tetap bertahan di rumah.
  • BPBD DKI Jakarta menyiagakan petugas serta mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di pesisir utara hingga 23 April.

Suara.com - Kawasan Jakarta Timur kembali dikepung banjir pada Senin (21/4) pagi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan setidaknya 20 Rukun Tetangga (RT) terendam, dengan titik tertinggi mencapai 180 sentimeter atau hampir setinggi orang dewasa.

Hingga pukul 09.00 WIB, air belum sepenuhnya surut dan merendam pemukiman padat penduduk di sepanjang aliran sungai.

"Data genangan dan banjir di Kota Jakarta Timur hari ini kondisi sampai dengan pukul 09.00 WIB, jumlah kecamatan terdampak ada dua, dengan kelurahan terdampak tiga, sebanyak 11 RW, 20 RT," kata Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kota Administrasi Jakarta Timur Rangga Bima Setiawan di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Kronologi Air Naik: Dari 20 Cm ke 1,5 Meter dalam Sekejap

Banjir mulai merangkak naik saat sebagian besar warga masih terlelap. Peningkatan debit air terjadi sangat signifikan hanya dalam hitungan jam.

"Banjir mulai terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dengan ketinggian awal berkisar 20 hingga 50 cm. Namun, air terus meningkat hingga pagi hari di sejumlah titik," ujar Rangga.

Wilayah terdampak mencakup Kecamatan Jatinegara dan Kecamatan Kramat Jati. Tiga kelurahan yang menjadi titik utama genangan adalah Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan, serta sebagian wilayah Bidara Cina.

Di Kampung Melayu, tepatnya di Jalan Kebon Pala II (RW 04 dan RW 05), warga dikagetkan dengan kenaikan air yang sangat cepat. Dari semula hanya 50 cm pada pukul 03.00 WIB, melonjak drastis menjadi lebih dari 150 cm pada pukul 09.00 WIB.

Bidara Cina Tembus 1,8 Meter

baca juga

Kondisi paling mengkhawatirkan terpantau di Jalan Tanjung Lengkong, Gang Macan, RW 07, Kelurahan Bidara Cina. Di lokasi ini, air sempat menyentuh level tertinggi yang membahayakan.

"Ketinggian air sempat mencapai 180 sentimeter pada pukul 07.00 WIB sebelum berangsur turun menjadi 140 sentimeter pada pukul 09.00 WIB," ucap Rangga.

Sementara itu di Kramat Jati, tepatnya di Jalan Taman Harapan dan Jalan Raya Kalibata, air bertahan di posisi 150 cm. Di titik lain seperti Cililitan, genangan bervariasi antara 30 hingga 70 cm.

Berdasarkan data BPBD, banjir ini berdampak langsung pada 705 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 2.259 jiwa.

Warga berada di rumah saat banjir merendam perkampungan di Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta, Jumat (23/1/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc]
Warga berada di rumah saat banjir merendam perkampungan di Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta, Jumat (23/1/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc]

Meski rumah mereka terendam cukup dalam, mayoritas warga memilih untuk tidak meninggalkan tempat tinggal mereka.

"Untuk sementara, belum ada warga yang mengungsi. Warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil memantau kondisi air," jelas Rangga.

Petugas gabungan kini terus disiagakan di lapangan untuk memantau situasi dan membantu proses evakuasi jika dibutuhkan.

"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi," tutur Rangga.
Ancaman Banjir Rob Susulan

Selain banjir luapan sungai ciliwung, BPBD DKI juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang diprediksi terjadi pada 17 hingga 23 April 2026. Fenomena fase bulan baru pada 17 April dan perigee pada 19 April 2026 disebut menjadi pemicu naiknya permukaan air laut di pesisir utara Jakarta.

Masyarakat diminta tetap tenang namun siaga. Jika terjadi kondisi darurat, warga dapat segera menghubungi layanan darurat 112 atau memantau perkembangan terkini melalui kanal resmi BPBD DKI Jakarta dan situs pemantauan banjir resmi milik Pemprov DKI. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB

Diterjang Banjir, 14 Desa di Sukoharjo Terendam dan Aktivitas Lumpuh

Diterjang Banjir, 14 Desa di Sukoharjo Terendam dan Aktivitas Lumpuh

Foto | Rabu, 15 April 2026 | 18:02 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Jaktim Kemarin, Belasan Pohon Tumbang Timpa Ruko dan Kendaraan Warga

Cuaca Ekstrem Terjang Jaktim Kemarin, Belasan Pohon Tumbang Timpa Ruko dan Kendaraan Warga

News | Senin, 13 April 2026 | 11:29 WIB

Terkini

Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?

Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:45 WIB

626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?

626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:45 WIB

MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!

MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:43 WIB

Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus

Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:43 WIB

Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan

Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:35 WIB

Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026

Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:35 WIB

Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri

Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri

Jatim | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:32 WIB

Vivo X300e Meluncur, Usung Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Kamera Zeiss

Vivo X300e Meluncur, Usung Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Kamera Zeiss

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:31 WIB

Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan

Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:24 WIB

Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro

Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro

Lampung | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:22 WIB

×