KemenPPPA Sorot Tuntutan Sempurna pada Perempuan: Sulit Seimbangkan Karier dan Kehidupan Pribadi

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 20 April 2026 | 11:49 WIB
KemenPPPA Sorot Tuntutan Sempurna pada Perempuan: Sulit Seimbangkan Karier dan Kehidupan Pribadi
Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kemen PPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih. (ANTARA)
  • Deputi Kementerian PPPA Amurwani menyatakan perempuan Indonesia menghadapi tekanan ganda dalam menyeimbangkan peran domestik serta karier profesional secara bersamaan.
  • Diskriminasi gender dan hambatan struktural di dunia kerja masih menjadi tantangan signifikan bagi perempuan dalam mencapai posisi strategis.
  • Pemerintah mendorong perempuan menjadi subjek pembangunan melalui penguatan keadilan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan manfaat pembangunan secara menyeluruh.

Suara.com - Perempuan di Indonesia masih menghadapi tekanan berlapis, mulai dari tuntutan sukses di dunia kerja hingga ekspektasi menjalankan peran domestik secara ideal. Kondisi ini dinilai membuat banyak perempuan berada dalam posisi serba sulit untuk memenuhi standar sempurna di berbagai aspek kehidupan.

Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Amurwani Dwi Lestariningsih menyebut tantangan perempuan saat ini tidak hanya muncul di ruang publik, tetapi juga di ruang privat.

“Tantangan utama pada saat ini yang dihadapi oleh perempuan di ruang publik dan ruang pribadi adalah menjaga keseimbangan antara karir, keluarga, dan juga pengembangan diri sendiri,” ujar Amurwani saat sambutan dalam acara Peringatan Hari Kartini betsama OJK secara virtual, Senin (20/4/2026).

Menurut dia, tekanan untuk tampil sempurna di setiap aspek kehidupan kerap membuat perempuan kesulitan mengelola berbagai peran sekaligus.

“Perempuan perlu memprioritaskan keseimbangan hidup yang sehat, menetapkan batas yang jelas, pendelegasian tugas, dan mengatur waktu dengan baik,” katanya.

Di sisi lain, situasi di ruang publik dinilai memiliki tantangan yang berbeda. Perempuan, kata dia, masih dihadapkan pada diskriminasi hingga hambatan struktural dalam dunia kerja.

Perempuan juga masih sering dihadapkan pada diskriminasi, stereotip gender, dan hambatan struktural lainnya dalam mencapai posisi dan pengambilan keputusan yang layak.

Amurwani menekankan, untuk menghadapi kondisi tersebut, perempuan perlu bersikap tegas dan konsisten dalam memperjuangkan perannya.

“Untuk mengatasi tantangan ini, perempuan perlu bersikap tegas dan gigih dalam mengejar ambisi mereka sambil tetap mempertahankan nilai-nilai etika dan integritas,” ucapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan lingkungan dalam membantu perempuan menghadapi tekanan di ruang publik.

“Pembelaan diri yang bijaksana, pendekatan kolaboratif, dan dukungan dari komunitas serta lembaga akan membantu perempuan dalam menghadapi tantangan,” katanya.

Lebih jauh, Amurwani menilai isu kesetaraan gender belum cukup menjawab persoalan yang dihadapi perempuan saat ini. Ia menekankan pentingnya mendorong keadilan akses di berbagai sektor.

Amurwani menyampaikan bahwa kesetaraan gender memang menjadi penting, akan tetapi keadilan gender juga perlu diperjuangkan. Ia menekankan, penting bagi perempuan untuk memperjuangkan keadilan akses, terutama akses untuk mendapatkan pendidikan, kesehatan, dan manfaat pembangunan.

Menurutnya, perempuan tidak lagi bisa diposisikan hanya sebagai objek dalam pembangunan.

“Perempuan bukan hanya sebagai obyek dari pembangunan, tetapi bagaimana kita melihat perempuan sebagai subyek yang dapat mewarnai seluruh kehidupan,” kata Amurwani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Daftar Beasiswa Dian Sastro, Perempuan Bisa Gratis Kuliah di Kampus Ini

Cara Daftar Beasiswa Dian Sastro, Perempuan Bisa Gratis Kuliah di Kampus Ini

Lifestyle | Senin, 20 April 2026 | 09:58 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:28 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Terkini

Mengapa Penangkapan Saja Tak Efektif, Pakar IPB Ungkap Tiga Strategi Kendalikan Ikan Sapu-Sapu

Mengapa Penangkapan Saja Tak Efektif, Pakar IPB Ungkap Tiga Strategi Kendalikan Ikan Sapu-Sapu

News | Senin, 20 April 2026 | 11:41 WIB

Jemaah Haji RI di Madinah Dijamin Makan Enak: 23 Dapur Siap Sajikan Menu Indonesia 3 Kali Sehari

Jemaah Haji RI di Madinah Dijamin Makan Enak: 23 Dapur Siap Sajikan Menu Indonesia 3 Kali Sehari

News | Senin, 20 April 2026 | 11:32 WIB

Banjir Rendam 20 RT di Jakarta Timur, Titik Tertinggi Hampir Setinggi Orang Dewasa

Banjir Rendam 20 RT di Jakarta Timur, Titik Tertinggi Hampir Setinggi Orang Dewasa

News | Senin, 20 April 2026 | 11:24 WIB

Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah

Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah

News | Senin, 20 April 2026 | 11:22 WIB

Dua Negara Timur Tengah Bakal Lawan Timnas Indonesia yang Lagi TC di ASEAN, Kapan Laga Digelar?

Dua Negara Timur Tengah Bakal Lawan Timnas Indonesia yang Lagi TC di ASEAN, Kapan Laga Digelar?

News | Senin, 20 April 2026 | 11:19 WIB

Di Tengah Tekanan Industri, Bisakah Gerakan Lintas Iman Jadi Alternatif Jaga Hutan Indonesia?

Di Tengah Tekanan Industri, Bisakah Gerakan Lintas Iman Jadi Alternatif Jaga Hutan Indonesia?

News | Senin, 20 April 2026 | 11:09 WIB

MUI Soroti Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Pramono Anung Janji Perbaiki Tata Cara

MUI Soroti Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Pramono Anung Janji Perbaiki Tata Cara

News | Senin, 20 April 2026 | 11:03 WIB

Wanita Amerika Terancam 20 Tahun Penjara Usai Selundupkan Jutaan Amunisi Iran ke Sudan

Wanita Amerika Terancam 20 Tahun Penjara Usai Selundupkan Jutaan Amunisi Iran ke Sudan

News | Senin, 20 April 2026 | 10:55 WIB

Targetkan 9 Kursi di Banten, Sekjen PSI: Kursi Partai Lain Boleh Disunat, Gerindra Jangan

Targetkan 9 Kursi di Banten, Sekjen PSI: Kursi Partai Lain Boleh Disunat, Gerindra Jangan

News | Senin, 20 April 2026 | 10:55 WIB

Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, Golkar Marah Besar dan Desak Polisi Bongkar Motif Pelaku!

Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, Golkar Marah Besar dan Desak Polisi Bongkar Motif Pelaku!

News | Senin, 20 April 2026 | 10:45 WIB