Heboh Ultah Komu! Saat 41 Ribu Orang Rela Antre Demi Lihat Gorila Pemetik Kelapa di Ragunan

Muhammad Yasir

Senin, 20 April 2026 | 13:47 WIB
Heboh Ultah Komu! Saat 41 Ribu Orang Rela Antre Demi Lihat Gorila Pemetik Kelapa di Ragunan
Perayaan ulang tahun ke-29 tahun gorila jantan bernama "Komu" di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Minggu (19/4/2026). ANTARA/HO-Taman Margasatwa Ragunan.
baca 10 detik
  • Sebanyak 41.303 pengunjung memadati Taman Margasatwa Ragunan pada Minggu, 19 April 2026, untuk merayakan ulang tahun gorila Komu.
  • Perayaan ulang tahun ke-29 Komu dimeriahkan dengan pemberian tumpeng buah raksasa serta pertunjukan aksi memanjat pohon yang atletis.
  • Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya upaya konservasi dan kesejahteraan satwa langka di kebun binatang.

Suara.com - Taman Margasatwa Ragunan mendadak riuh oleh lautan manusia pada Minggu (19/4/2026). Tak kurang dari 41.303 pengunjung memadati kebun binatang di Jakarta Selatan tersebut demi menyaksikan momen perayaan ulang tahun ke-29 "Komu", gorila jantan karismatik penghuni Pusat Primata Schmutzer.

Angka kunjungan yang fantastis ini menjadi bukti betapa populernya kera besar asal Afrika tersebut di mata warga ibu kota.

"Sebanyak 41.303 pengunjung tercatat," ujar Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Komu, yang sebenarnya genap berusia 29 tahun pada 16 April lalu, dikenal sebagai salah satu penghuni paling aktif dan cerdas di Ragunan.

Primata titipan dari Howlette Zoo, Inggris ini memiliki hobi mengeksplorasi lingkungan kandangnya dengan lincah.

Daya tarik utama Komu yang selalu mengundang decak kagum adalah kemampuannya memanjat pohon kelapa dan memetik buahnya sendiri saat sesi peragaan.

Aksi "atletis" ini pun kembali menjadi pusat perhatian saat prosesi ulang tahun berlangsung.

Tumpeng Buah dan Misi Konservasi

Sebagai kado spesial, pengelola Ragunan menyiapkan tumpeng buah raksasa serta dekorasi tematik di dalam kandang Komu.

baca juga

Perayaan ini digelar bukan sekadar seremoni, melainkan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Ragunan dalam menjaga kesejahteraan satwa langka.

"Momen ini tidak hanya menjadi bentuk perhatian bagi satwa, tetapi juga sarana edukasi bagi pengunjung tentang pentingnya konservasi dan kesejahteraan primata," tutur Bambang.

Keberhasilan Komu mencapai usia hampir tiga dekade menjadi prestasi tersendiri bagi Ragunan. Bambang berharap, melalui hari jadi Komu, kesadaran masyarakat akan pelestarian satwa liar semakin meningkat.

Taman Margasatwa Ragunan sendiri merupakan paru-paru hijau Jakarta seluas 147 hektare. Menjadi rumah bagi lebih dari 2.009 ekor satwa dan 20.000 pohon. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MUI Soroti Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Pramono Anung Janji Perbaiki Tata Cara

MUI Soroti Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Pramono Anung Janji Perbaiki Tata Cara

News | Senin, 20 April 2026 | 11:03 WIB

Kebijakannya Baik Tapi Caranya Salah, MUI Sorot Metode DKI Musnahkan Ikan Sapu-Sapu: Itu Tidak Ihsan

Kebijakannya Baik Tapi Caranya Salah, MUI Sorot Metode DKI Musnahkan Ikan Sapu-Sapu: Itu Tidak Ihsan

News | Senin, 20 April 2026 | 10:06 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Terkini

Bahlil Yakin Mobil Hidrogen Bakal Saingi Kendaraan Listrik

Bahlil Yakin Mobil Hidrogen Bakal Saingi Kendaraan Listrik

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:15 WIB

Simfoni Mobilitas Jakarta: Menemukan Ketenangan Lewat Integrasi Transportasi Publik

Simfoni Mobilitas Jakarta: Menemukan Ketenangan Lewat Integrasi Transportasi Publik

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:14 WIB

Cegah Gugatan Berulang di MK, DPR Matangkan RUU Pemilu agar Lebih Sempurna

Cegah Gugatan Berulang di MK, DPR Matangkan RUU Pemilu agar Lebih Sempurna

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:10 WIB

2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026

2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS

Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:06 WIB

Jakarta IP Market 2026 Hadir untuk Mendorong Lahirnya Kolaborasi dan Peluang Bisnis Baru

Jakarta IP Market 2026 Hadir untuk Mendorong Lahirnya Kolaborasi dan Peluang Bisnis Baru

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:04 WIB

Bukan Sekadar Anak Kiai, Indah Permatasari Ungkap Sisi Pemberontak di Film Ibadah dan Cinta

Bukan Sekadar Anak Kiai, Indah Permatasari Ungkap Sisi Pemberontak di Film Ibadah dan Cinta

Entertainment | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:02 WIB

Biaya Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Begini Reaksi Puan Maharani

Biaya Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Begini Reaksi Puan Maharani

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:01 WIB

Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut

Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:00 WIB

Literasi Digital: Keterampilan Baru yang Wajib Dimiliki Siswa

Literasi Digital: Keterampilan Baru yang Wajib Dimiliki Siswa

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:00 WIB

×