Warga Iran Masih Takut di Bom AS - Israel, Tiap Malam Sembunyi di Kamar Mandi

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 April 2026 | 15:07 WIB
Warga Iran Masih Takut di Bom AS - Israel, Tiap Malam Sembunyi di Kamar Mandi
Krisis psikologis dan kelangkaan obat menghantui warga Teheran di tengah gencatan senjata rapuh serangan udara Amerika.
baca 10 detik
  • Warga Teheran mengalami trauma psikologis hebat dan kelangkaan obat penenang pasca serangan udara.

  • Gencatan senjata dua minggu memberikan ketenangan sementara di tengah ketidakpastian masa depan Iran.

  • Kelompok disabilitas menjadi pihak paling menderita akibat kehilangan donasi dan trauma suara ledakan.

Suara.com - Kehidupan masyarakat sipil di Iran kini berada pada titik nadir akibat tekanan psikologis yang sangat hebat.

Serangan udara masif selama 40 hari terakhir telah menyisakan trauma kolektif yang sulit disembuhkan dalam waktu dekat.

Dikutip dari Skynews, meskipun gencatan senjata sedang berlangsung, bayang-bayang kembalinya pesawat pengebom terus menghantui setiap sudut ibu kota tersebut.

Kehancuran kota Teheran Iran (Tasnimnews)
Kehancuran kota Teheran Iran (Tasnimnews)

Warga kini terjebak dalam dilema antara kebencian pada rezim domestik dan ketakutan akan kehancuran akibat intervensi asing.

Kondisi ini menciptakan jurang pemisah yang dalam di tengah masyarakat yang sedang berjuang bertahan hidup.

Leila, seorang penduduk setempat berusia 30-an, mengungkapkan bagaimana ketakutan telah mengubah rutinitas harian menjadi perjuangan bertahan hidup.

"Setiap malam aku hanya bersembunyi di kamar mandi. Aku membawa semua yang kubutuhkan ke dalam - lampu, baterai, makanan, dan anjing-anjingku. Mereka tidak bisa makan dan mereka mengalami stres berat," ungkapnya menggambarkan situasi mencekam tersebut.

Kebutuhan akan bantuan medis untuk kesehatan mental meningkat tajam seiring dengan eskalasi konflik yang merusak stabilitas jiwa.

Obat-obatan seperti fluoxetine, asentra, dan citalopram kini menghilang dari rak-rak apotek di seluruh kota Teheran.

baca juga

Lonjakan harga obat yang tidak terkendali menunjukkan bahwa sebagian besar populasi mengalami gangguan kecemasan serupa akibat perang.

"Aku perlu menggunakan pil-pilku (tetapi) obat-obatan dan pil di Iran sangat, sangat mahal saat ini dan itu menunjukkan sebagian besar orang berpikir persis seperti aku. Kamu tidak bisa menemukan fluoxetine, Asentra, citalopram, dan obat (anti-kecemasan) lainnya di apotek. Itulah mengapa aku pikir sebagian besar orang berada dalam situasiku," kata Leila dengan jujur mengenai dampaknya.

Kontradiksi Emosi di Balik Reruntuhan Bangunan

Sentimen publik terhadap otoritas teokrasi Iran tetap dingin meskipun negara sedang berada dalam ancaman militer dari luar.

Kematian pemimpin tertinggi Ali Khamenei dalam salah satu serangan udara justru disambut dengan perasaan lega yang pahit oleh sebagian warga.

"Dari balkonku di Teheran, aku melihat mereka mengebom rumah (pemimpin tertinggi) Ali Khamenei. Aku, yah, senang ketika dia meninggal karena dia membunuh begitu banyak dari kami selama kepemimpinannya. Aku berharap dia melihat putra-putranya sekarat karena dia telah membunuh begitu banyak putra orang lain," ujar Leila mengenang momen tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Ngamuk! Drone Teheran Hantam Kapal AS, Balas Dendam Atas Pembajakan Maritim

Iran Ngamuk! Drone Teheran Hantam Kapal AS, Balas Dendam Atas Pembajakan Maritim

News | Senin, 20 April 2026 | 14:59 WIB

Rudal AS-Israel Tewaskan 3375 Warga Iran, 40 Persen Korban Tak Bisa Dikenali

Rudal AS-Israel Tewaskan 3375 Warga Iran, 40 Persen Korban Tak Bisa Dikenali

News | Senin, 20 April 2026 | 14:58 WIB

Iran Balas Dendam Tembak Kapal Amerika Serikat Setelah Kapal Kargonya Dicegat di Teluk Oman

Iran Balas Dendam Tembak Kapal Amerika Serikat Setelah Kapal Kargonya Dicegat di Teluk Oman

News | Senin, 20 April 2026 | 14:47 WIB

Terkini

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Beda Skin Tint dan BB Tint, Mana yang Lebih Cocok untuk Makeup Harian?

Beda Skin Tint dan BB Tint, Mana yang Lebih Cocok untuk Makeup Harian?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:05 WIB

×