Penembakan Massal di Piramida Teotihuacan, Turis Kanada Tewas Mengenaskan

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 21 April 2026 | 12:43 WIB
Penembakan Massal di Piramida Teotihuacan, Turis Kanada Tewas Mengenaskan
Piramida Teotihuacan (Wikipedia)
baca 10 detik
  • Turis Kanada tewas ditembak di Piramida Teotihuacan Meksiko oleh pelaku yang mengakhiri hidup.

  • Enam wisatawan internasional mengalami luka-luka akibat tembakan dan insiden jatuh di lokasi.

  • Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menjamin penyelidikan tuntas terhadap tragedi berdarah di situs sejarah.

Suara.com - Kawasan bersejarah Piramida Teotihuacan berubah mencekam setelah aksi penembakan massal merenggut nyawa seorang turis perempuan asal Kanada.

Insiden berdarah ini tidak hanya menargetkan satu individu namun juga mengakibatkan enam orang lainnya mengalami luka-luka serius.

Dikutip dari FOX, gelombang kekerasan di situs warisan dunia ini berakhir saat pelaku penembakan memutuskan untuk mencabut nyawanya sendiri di lokasi.

Ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan

Aparat keamanan mengonfirmasi bahwa korban luka mencakup pelancong yang berasal dari negara Kolombia, Rusia, hingga Kanada.

Empat orang di antaranya menderita luka tembak secara langsung sementara dua lainnya cedera akibat terjatuh saat kepanikan melanda.

Pemerintah setempat melalui Kabinet Keamanan menemukan barang bukti berupa satu pucuk senjata api serta senjata tajam di TKP.

Petugas juga mengamankan sejumlah amunisi aktif yang tertinggal di sekitar area piramida pasca serangan tersebut berlangsung.

Kementerian Luar Negeri Kanada segera memberikan respon cepat terhadap tragedi yang menimpa warga negaranya di destinasi populer itu.

"Pikiran kami tertuju pada keluarga dan orang-orang terkasih mereka, dan pejabat konsuler sedang berhubungan untuk memberikan bantuan," ungkap pihak kementerian.

baca juga

Duta Besar dan konsuler kini tengah berkoordinasi intensif untuk memastikan hak-hak korban terpenuhi selama proses pemulangan jenazah.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan yang mencoreng citra pariwisata negaranya tersebut.

Pihak kepresidenan memastikan bahwa koordinasi dengan Kedutaan Besar Kanada sedang dilakukan secara langsung dan transparan.

"Apa yang terjadi hari ini di Teotihuacan sangat menyakitkan bagi kami," tulis Claudia Sheinbaum melalui akun media sosialnya.

Beliau menegaskan bahwa seluruh instansi keamanan negara diperintahkan untuk mengusut motif di balik serangan mematikan ini.

"Saya menyampaikan solidaritas tulus saya kepada individu yang terkena dampak dan keluarga mereka," tambahnya menegaskan empati pemerintah.

Tim dari Sekretariat Dalam Negeri dan Sekretariat Kebudayaan diterjunkan langsung ke lokasi untuk mendampingi para korban selamat.

Langkah ini diambil guna memberikan bantuan psikologis dan medis bagi wisatawan yang mengalami trauma hebat pasca penembakan.

"Personel dari Sekretariat Dalam Negeri dan Sekretariat Kebudayaan sudah menuju ke lokasi untuk memberikan bantuan dan pendampingan, bersama otoritas setempat," jelas Presiden.

Pemerintah berjanji akan memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada publik seiring berjalannya proses penyelidikan oleh tim ahli.

"Saya mengikuti situasi ini dengan cermat, dan kami akan terus memberikan pembaruan tepat waktu melalui Kabinet Keamanan," tutup pernyataan resmi tersebut.

Piramida Teotihuacan merupakan kompleks kota kuno era pra-Hispanik yang terletak tidak jauh dari wilayah ibu kota Mexico City.

Situs ini dikenal secara global sebagai pusat kebudayaan paling berpengaruh di wilayah Mesoamerika pada masa lampau.

Sebagai destinasi favorit jutaan turis setiap tahunnya, insiden keamanan di lokasi ini menjadi sorotan tajam dunia internasional.

Pihak berwenang kini tengah mengevaluasi protokol keamanan di objek wisata sejarah guna mencegah kejadian serupa berulang kembali.

Hingga saat ini, identitas pelaku dan alasan di balik aksi nekat tersebut masih dalam proses pendalaman tim forensik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Penembakan Massal di Kampus Iowa AS, 5 Orang Jadi Korban, Pelaku Belum Ditangkap

Detik-detik Penembakan Massal di Kampus Iowa AS, 5 Orang Jadi Korban, Pelaku Belum Ditangkap

News | Senin, 20 April 2026 | 16:39 WIB

Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah

Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah

News | Senin, 20 April 2026 | 11:22 WIB

Over Tourism Mengancam, Seberapa Efektif Pembatasan di Taman Nasional Komodo?

Over Tourism Mengancam, Seberapa Efektif Pembatasan di Taman Nasional Komodo?

Your Say | Senin, 20 April 2026 | 10:58 WIB

Terkini

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda dengan Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda dengan Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

×