Di Balik Ambisi B50 Dikritik: Diklaim Hemat Energi, Tapi Bebani Lingkungan dan Rakyat

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 21 April 2026 | 15:06 WIB
Di Balik Ambisi B50 Dikritik: Diklaim Hemat Energi, Tapi Bebani Lingkungan dan Rakyat
Ilustrasi Perkebunan Kelapa Sawit (Pexels/Pok Rie)

Suara.com - Rencana pemerintah menerapkan mandatori biodiesel B50 pada 2026 kembali memunculkan perdebatan. Di satu sisi, kebijakan ini digadang-gadang menjadi langkah besar menuju kemandirian energi.

Namun di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa peningkatan penggunaan minyak sawit untuk bahan bakar dapat berdampak pada lingkungan dan ketersediaan pangan, termasuk minyak goreng.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa program B50 merupakan arahan pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor solar.

Dalam skema ini, bahan bakar terdiri dari 50 persen minyak nabati berbasis kelapa sawit dan 50 persen solar.

“Pada 2026, insya Allah akan kita dorong ke B50, dengan demikian tidak lagi kita melakukan impor solar ke Indonesia,” ujar Bahlil dalam forum Investor Daily Summit 2025.

Pemerintah menilai kebijakan ini melanjutkan keberhasilan program biodiesel sebelumnya. Data Kementerian ESDM menunjukkan bahwa sepanjang 2020–2025, pemanfaatan biodiesel mampu menghemat devisa negara hingga sekitar Rp700 triliun. Angka ini menjadi dasar optimisme bahwa biodiesel dapat memperkuat ketahanan energi nasional.

Dampak bagi lingkungan dan pangan

Di balik potensi keuntungan ekonomi, sejumlah pihak menyoroti dampak kebijakan ini terhadap lingkungan. Laporan dari Greenpeace Indonesia menyebutkan bahwa peningkatan penggunaan biodiesel berkorelasi dengan ekspansi perkebunan sawit dalam beberapa tahun terakhir, yang berkontribusi terhadap deforestasi.

Data Forest Watch Indonesia (FWI) menunjukkan luas perkebunan sawit Indonesia telah mencapai 20,9 juta hektare, melampaui batas yang direkomendasikan. Dalam lima tahun terakhir, ekspansi ini disebut telah menyebabkan hilangnya sekitar 424 ribu hektare hutan alam.

baca juga

“Peningkatan mandat biodiesel hingga B50 berpotensi memperbesar tekanan terhadap hutan alam tersisa serta memicu persaingan antara kebutuhan energi dan pangan,” kata Respati Bayu dari FWI.

Kekhawatiran lain adalah potensi kenaikan harga minyak goreng. Ketika minyak sawit digunakan untuk dua kebutuhan sekaligus, pangan dan energi, ketersediaannya menjadi terbatas. Situasi ini dinilai berisiko mengulang kelangkaan minyak goreng seperti yang terjadi pada 2022.

Perlukah kebijakan ini dikaji ulang?

Sejumlah pengamat menilai kebijakan B50 perlu dievaluasi secara menyeluruh. Tanpa pengawasan ketat, peningkatan permintaan sawit untuk energi dapat mendorong pembukaan lahan baru, memperparah kerusakan hutan, serta memicu konflik sosial di tingkat lokal.

Di sisi lain, kebutuhan energi nasional tetap menjadi tantangan besar, terutama di tengah ketidakpastian pasokan global. Karena itu, pemerintah dihadapkan pada dilema antara menjaga ketahanan energi dan melindungi lingkungan serta stabilitas pangan.

Beberapa pihak mendorong pemerintah untuk tidak hanya bergantung pada sawit sebagai solusi energi. Diversifikasi energi terbarukan, penguatan transportasi publik, serta peningkatan efisiensi energi dinilai sebagai langkah jangka panjang yang lebih berkelanjutan.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, implementasi B50 tidak hanya menjadi soal energi, tetapi juga menyangkut keseimbangan antara ekonomi, lingkungan, dan kebutuhan masyarakat. Pertanyaan yang kini mengemuka adalah: apakah B50 akan menjadi solusi, atau justru menimbulkan persoalan baru?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Apa yang Bisa Pakai Bahan Bakar B50? Ini Daftarnya

Mobil Apa yang Bisa Pakai Bahan Bakar B50? Ini Daftarnya

Otomotif | Selasa, 21 April 2026 | 14:39 WIB

Rugikan Negara Rp243 Miliar! Bareskrim Sikat 330 Tersangka Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi

Rugikan Negara Rp243 Miliar! Bareskrim Sikat 330 Tersangka Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi

News | Selasa, 21 April 2026 | 14:30 WIB

Perbandingan Harga BBM ASEAN 2026, Indonesia Ada di Posisi Mana?

Perbandingan Harga BBM ASEAN 2026, Indonesia Ada di Posisi Mana?

Otomotif | Selasa, 21 April 2026 | 14:44 WIB

Terkini

Alasan Polda Sulsel Borgol dan Tahan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang

Alasan Polda Sulsel Borgol dan Tahan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:06 WIB

Kemenhub Pastikan Tak Ada Bandara Ditutup Imbas Karhutla

Kemenhub Pastikan Tak Ada Bandara Ditutup Imbas Karhutla

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Tayang 25 November, Jang Gyuri dan Kim Min Chul Bintangi Film Horor My Home

Tayang 25 November, Jang Gyuri dan Kim Min Chul Bintangi Film Horor My Home

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×