- Kebakaran besar melanda permukiman terapung Kampung Bahagia, Sandakan, Malaysia, pada 19 April dini hari waktu setempat.
- Sebanyak 13 WNI yang terdampak musibah tersebut dipastikan selamat dan kini berada di enam titik penampungan sementara.
- KJRI Kota Kinabalu terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memberikan bantuan logistik serta pendataan dokumen penting korban.
Fasilitas darurat ini disediakan oleh pemerintah setempat untuk menjamin kebutuhan dasar para korban terpenuhi, mulai dari makanan, pakaian, hingga akses kesehatan dasar.
KJRI Kota Kinabalu akan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk melakukan pendataan lebih lanjut serta memastikan langkah pelindungan yang diperlukan bagi WNI terdampak.
Langkah pelindungan ini mencakup bantuan logistik darurat serta bantuan administrasi jika ada dokumen-dokumen penting milik WNI, seperti paspor atau dokumen keimigrasian lainnya, yang ikut hangus terbakar dalam insiden tersebut.
Kemlu RI melalui KJRI Kota Kinabalu dan Direktorat Pelindungan WNI terus memonitor perkembangan penanganan insiden kebakaran di wilayah tersebut untuk memastikan tidak ada WNI lain yang terlewat dari pendataan.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim telah menyatakan keprihatinannya atas insiden kebakaran tersebut dan meminta agar keselamatan para korban dan penyaluran bantuan segera menjadi prioritas di tempat kejadian.