La Ode Ahmad: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Pusat Ekonomi Desa, Bukan Cuma Proyek Fisik

Bangun Santoso

Selasa, 21 April 2026 | 20:23 WIB
La Ode Ahmad: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Pusat Ekonomi Desa, Bukan Cuma Proyek Fisik
Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri, La Ode Ahmad P. Bolombo. (Ist)
baca 10 detik
  • Dirjen Bina Pemdes Kemendagri menekankan Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi pusat ekonomi berkelanjutan, bukan sekadar pembangunan fisik.
  • Pemerintah membahas percepatan operasionalisasi koperasi melalui sinergi lintas kementerian serta verifikasi anggaran ketat dalam rapat koordinasi Rabu (31/3/2026).
  • Koperasi dirancang sebagai pusat distribusi komoditas dan layanan ekonomi desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui model bisnis terintegrasi.

Suara.com - Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri, La Ode Ahmad P. Bolombo, menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) harus mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa, bukan sekadar proyek pembangunan fisik.

Hal itu disampaikan La Ode dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) percepatan pembangunan dan operasionalisasi KDKMP yang digelar di Kantor Kemenko Pangan, Rabu (31/3/2026).

Menurutnya, KDKMP dirancang sebagai ekosistem ekonomi desa yang terintegrasi, sehingga keberhasilannya tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan, tetapi dari bagaimana koperasi tersebut mampu berjalan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih harus menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa. Ini bukan hanya soal bangunan, tetapi bagaimana menciptakan sistem bisnis yang berkelanjutan,” ujar La Ode.

Ia menekankan, penguatan operasional menjadi kunci utama dalam keberlanjutan program tersebut, termasuk kejelasan pihak yang bertanggung jawab dalam pengelolaan KDKMP yang telah selesai dibangun.

Dalam rapat yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan itu, pemerintah membahas progres pembangunan, ketersediaan lahan, hingga rencana operasionalisasi dan proses bisnis KDKMP sebagai program strategis nasional.

La Ode juga menyoroti pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga, khususnya dalam aspek pendanaan dan pengawasan, mengingat kondisi fiskal desa yang beragam.

“Tidak semua desa memiliki kapasitas anggaran yang sama. Karena itu, dukungan dan intervensi pemerintah pusat menjadi sangat penting agar KDKMP bisa berkembang optimal,” katanya.

Dalam pembahasan, pemerintah menekankan perlunya verifikasi dan validasi ketat terhadap rencana anggaran biaya (RAB) pembangunan KDKMP dengan melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kementerian Pekerjaan Umum.

baca juga

Selain itu, dengan estimasi anggaran sekitar Rp3 miliar per unit yang belum mencakup kebutuhan barang dagangan, pemerintah mendorong adanya skema pengadaan yang terintegrasi.

Model operasional berbasis kolaborasi pun disiapkan, dengan melibatkan sektor industri sebagai penyedia bahan baku, pihak swasta untuk suplai barang konsumsi, serta BUMN seperti Agrinas, Pertamina, BULOG, dan ID Food dalam distribusi dan penjualan.

La Ode menegaskan, keberhasilan KDKMP sangat bergantung pada kesiapan sistem bisnis yang matang dan dukungan regulasi yang kuat.

Untuk itu, pemerintah tengah merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 guna menyederhanakan proses bisnis dan mempercepat implementasi program di lapangan.

Ia juga memastikan Kemendagri akan mendorong penguatan sinergi pendanaan melalui kebijakan yang mendukung percepatan pembangunan dan operasional KDKMP.

Di akhir rapat, pemerintah menargetkan KDKMP dapat menjadi pusat distribusi komoditas lokal sekaligus pasar bersubsidi berbasis komunitas, dengan mayoritas keuntungan dikembalikan ke desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, KDKMP yang telah beroperasi akan difokuskan sebagai pusat layanan ekonomi desa, mulai dari toko sembako, simpan pinjam, hingga layanan kesehatan seperti klinik dan apotek desa, sebelum dilakukan evaluasi dalam dua tahun pertama operasionalnya.

“La Ode menegaskan, jika dikelola dengan baik, KDKMP akan menjadi pilar utama dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

E-Meterai Bisa Beli di Alfamart? Ini Info Penting untuk Daftar Manajer Koperasi Merah Putih

E-Meterai Bisa Beli di Alfamart? Ini Info Penting untuk Daftar Manajer Koperasi Merah Putih

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 11:34 WIB

Lowongan Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka Sampai Kapan? Jangan Sampai Telat Daftar

Lowongan Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka Sampai Kapan? Jangan Sampai Telat Daftar

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 11:24 WIB

Link Download Surat Pernyataan Format Resmi untuk Daftar Manajer Koperasi Merah Putih

Link Download Surat Pernyataan Format Resmi untuk Daftar Manajer Koperasi Merah Putih

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 10:50 WIB

Cara Cek E-Meterai Asli atau Palsu, Jangan Salah saat Daftar Manajer Koperasi Merah Putih

Cara Cek E-Meterai Asli atau Palsu, Jangan Salah saat Daftar Manajer Koperasi Merah Putih

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 09:49 WIB

Cara dan Biaya Bikin Surat Keterangan Sehat untuk Daftar Manajer Koperasi Merah Putih

Cara dan Biaya Bikin Surat Keterangan Sehat untuk Daftar Manajer Koperasi Merah Putih

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 08:03 WIB

Apa Saja Jabatan di Koperasi Merah Putih? Ini Rincian Posisi dan Kisaran Gajinya

Apa Saja Jabatan di Koperasi Merah Putih? Ini Rincian Posisi dan Kisaran Gajinya

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 07:59 WIB

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:41 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×