Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

Galih Prasetyo | Suara.com

Rabu, 22 April 2026 | 07:44 WIB
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Donald Trump (Instagram/@realdonaldtrump)
  • Presiden Donald Trump resmi memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu mulai Selasa (21/4) demi merampungkan proses perundingan.
  • Keputusan tersebut diambil untuk memberi kesempatan bagi Iran menyusun proposal kesepakatan yang lebih solid setelah pembicaraan di Islamabad buntu.
  • Meski gencatan senjata berlanjut, militer Amerika Serikat tetap mempertahankan blokade serta kesiagaan penuh di tengah ketegangan yang masih berlangsung.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu hingga proses perundingan dinyatakan selesai.

Keputusan ini diumumkan Selasa (21/4) waktu setempat, meski sebelumnya Trump menegaskan tidak akan memperpanjang tenggat.

Trump menyebut perpanjangan ini dilakukan atas permintaan Pakistan, sekaligus menyoroti kondisi pemerintahan Iran yang disebutnya terpecah.

Trump mengaku memberi waktu tambahan bagi Teheran untuk menyusun proposal yang lebih solid dan terpadu.

“Saya telah mengarahkan militer untuk melanjutkan blokade dan tetap siaga penuh, serta memperpanjang gencatan senjata sampai proposal mereka diajukan dan diskusi selesai, apa pun hasilnya,” tulis Trump di platform Truth Social.

Hingga kini, pemerintah Iran belum memberikan tanggapan resmi atas keputusan tersebut.

Iran waspada serangan AS dan siap membalas penyitaan kapal kargo di Teluk Oman segera. (GEMINI AI)
Iran waspada serangan AS dan siap membalas penyitaan kapal kargo di Teluk Oman segera. (GEMINI AI)

Sebelumnya, gencatan senjata berdurasi dua pekan dijadwalkan berakhir Selasa malam, setelah sempat disebut akan berakhir Rabu oleh Trump.

Pernyataan terbaru ini berbanding terbalik dengan sikap Trump sebelumnya.

Dalam wawancara dengan CNBC, Trump sempat menolak opsi perpanjangan dan bahkan menyatakan kesiapan melanjutkan serangan militer.

“Saya pikir kami akan kembali melakukan pengeboman. Itu sikap yang lebih baik untuk memulai,” ujar Trump. “Militer kami siap bergerak kapan saja.”

Gencatan senjata antara AS dan Iran disepakati dua pekan lalu untuk meredakan konflik sekaligus membuka ruang negosiasi.

Namun, pembicaraan tingkat tinggi yang digelar di Islamabad mengalami kebuntuan sejak pertemuan awal.

Trump menuding Iran tidak serius mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya.

Di sisi lain, Iran bersikeras tidak akan menyerahkan uranium yang telah diperkaya ke Amerika Serikat, bertolak belakang dengan klaim Trump.

Ketegangan juga masih berlangsung di lapangan. Iran dilaporkan memblokir jalur pelayaran di Selat Hormuz, sementara AS mempertahankan blokade terhadap pelabuhan Iran.

Di tengah situasi ini, pernyataan Trump terkait pergerakan delegasi AS juga menuai kebingungan.

Trump sempat menyebut Wakil Presiden JD Vance dan utusan khusus Steve Witkoff menuju Islamabad, namun hingga pengumuman terbaru, Vance masih berada di Washington.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma Berebut Minyak dan Rute Dagang: Siapa Saja Kubu yang Berebut Uranium Iran?

Tak Cuma Berebut Minyak dan Rute Dagang: Siapa Saja Kubu yang Berebut Uranium Iran?

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:40 WIB

Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata

Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:01 WIB

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:04 WIB

Panas! Iran Siaga Penuh Antisipasi Serangan Amerika Serikat

Panas! Iran Siaga Penuh Antisipasi Serangan Amerika Serikat

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:05 WIB

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB

Terkini

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB