Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
Donald Trump (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Amerika Serikat menghadapi jalan buntu dalam upaya memenangkan konflik strategis melawan Iran.

  • Perundingan di Islamabad diprediksi gagal karena perbedaan kepentingan kedua negara sangat tajam.

  • Kegagalan menundukkan Iran akan melemahkan posisi tawar Amerika Serikat di hadapan global.

Suara.com - Amerika Serikat diprediksi sulit menemukan celah kesuksesan dalam perseteruan bersenjata melawan kekuatan militer Iran.

Ketimpangan ambisi antara kedua negara menjadi penghambat utama tercapainya kesepakatan damai pada meja perundingan di Islamabad.

Kegagalan diplomasi ini akan memaksa Washington memilih antara melanjutkan blokade maritim atau kembali ke fase peperangan aktif.

Donald Trump resmi memerintahkan blokade laut Iran setelah negosiasi damai di Islamabad menemui jalan buntu. (Gemini AI)
Donald Trump resmi memerintahkan blokade laut Iran setelah negosiasi damai di Islamabad menemui jalan buntu. (Gemini AI)

“Tidak ada jalur yang mudah menuju kesuksesan bagi AS dalam perang melawan Iran,” kata Malcolm Davis dikutip dari CNN, Selasa (21/4/2026).

Analis Senior Strategi Pertahanan ASPI ini merasa tidak optimis perundingan minggu ini akan membuahkan hasil nyata.

Kesenjangan keinginan yang terlalu lebar antara Washington dan Teheran membuat penyelesaian konflik menjadi sangat mustahil dilakukan.

“Kecil kemungkinan kita akan melihat sesuatu yang dihasilkan dari hal ini yang benar-benar akan menyelesaikan (konflik) ini,” ujar Davies.

Jika pembicaraan buntu, Amerika Serikat hanya memiliki opsi tetap bertahan di Selat Hormuz atau menyerang.

Pengamat militer memperingatkan bahwa serangan udara secara masif bukan jaminan tercapainya target strategis pihak Gedung Putih.

baca juga

“Tidak ada jaminan bahwa sekadar mengebom Iran akan mencapai tujuan strategis AS,” tegas pakar pertahanan tersebut.

Eskalasi kekerasan yang tidak terkendali justru berpotensi merusak stabilitas tanpa memberikan keuntungan politik apa pun.

Menurutnya, “Ada risiko nyata bahwa perang ini berputar di luar kendali dan tidak membuahkan hasil apa pun.”

Posisi internasional Amerika Serikat terancam melemah di mata rival seperti China dan Rusia jika gagal menang.

Meninggalkan medan perang tanpa berhasil melumpuhkan program nuklir Iran akan dianggap sebagai tanda kelemahan militer.

“Orang-orang Iran pada dasarnya telah menjadi musuh yang lebih tangguh daripada yang saya kira dipikirkan oleh AS,” ungkap Davies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dunia di Ambang Krisis Avtur, Harga Tiket Pesawat Bisa Melonjak

Dunia di Ambang Krisis Avtur, Harga Tiket Pesawat Bisa Melonjak

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:07 WIB

Trump Ancam Bom Meledak Jika Gencatan Senjata Berakhir Tanpa Kesepakatan dengan Iran

Trump Ancam Bom Meledak Jika Gencatan Senjata Berakhir Tanpa Kesepakatan dengan Iran

News | Selasa, 21 April 2026 | 14:16 WIB

Gencatan Senjata Segera Berakhir! Arogansi AS Berpotensi Rusak Perundingan Damai Iran di Pakistan

Gencatan Senjata Segera Berakhir! Arogansi AS Berpotensi Rusak Perundingan Damai Iran di Pakistan

News | Selasa, 21 April 2026 | 14:16 WIB

Terkini

BGN Kembalikan Rp160,37 M ke Kas Negara Usai BPK Temukan 75 SPPG Punya Rekening Ganda!

BGN Kembalikan Rp160,37 M ke Kas Negara Usai BPK Temukan 75 SPPG Punya Rekening Ganda!

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:20 WIB

4 Zodiak Paling Rajin Menabung, Paling Anti Impulsive Buying

4 Zodiak Paling Rajin Menabung, Paling Anti Impulsive Buying

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Rangkuman Pidato Prabowo Kemarin: Tak Takut MSCI, Biang Kerok Kebakaran Hutan

Rangkuman Pidato Prabowo Kemarin: Tak Takut MSCI, Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Karhutla Jadi Masalah Lintas Negara, Ignasius Jonan Ajak Singapura dan Malaysia Turun Tangan

Karhutla Jadi Masalah Lintas Negara, Ignasius Jonan Ajak Singapura dan Malaysia Turun Tangan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Modus Top Up Umur dan Tiket Surga, Pria Bangkalan Dikelabui Imam Mahdi Palsu Rp1,3 Miliar

Modus Top Up Umur dan Tiket Surga, Pria Bangkalan Dikelabui Imam Mahdi Palsu Rp1,3 Miliar

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Review Clayface: Tragedi Kelam sang Aktor Gotham dalam Teror Body Horror!

Review Clayface: Tragedi Kelam sang Aktor Gotham dalam Teror Body Horror!

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Sejarah Baru Calvin Verdonk di Liga Champions Berakhir Pahit, Lille Dihajar Galatasaray

Sejarah Baru Calvin Verdonk di Liga Champions Berakhir Pahit, Lille Dihajar Galatasaray

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Rano Karno Bocorkan Netflix Bakal Syuting Sekuel Film Populer di Jakarta pada 2027

Rano Karno Bocorkan Netflix Bakal Syuting Sekuel Film Populer di Jakarta pada 2027

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Makin Sengsara, Merosot ke Level Rp18.052 per Dolar Amerika Serikat

Rupiah Makin Sengsara, Merosot ke Level Rp18.052 per Dolar Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Bongkar Penimbunan Solar, Polda Riau Didesak Ungkap Mafia BBM

Bongkar Penimbunan Solar, Polda Riau Didesak Ungkap Mafia BBM

Riau | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:49 WIB

×