AS Makin Keras! Ancam Bikin Lumpuh Kiriman Minyak Dunia dari Pulau Kharg

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 22 April 2026 | 11:07 WIB
AS Makin Keras! Ancam Bikin Lumpuh Kiriman Minyak Dunia dari Pulau Kharg
Pulau Kharg
  • Amerika Serikat tetap mempertahankan blokade pelabuhan Iran untuk memutus total arus pendapatan ekonomi Teheran.

  • Produksi minyak Iran terancam berhenti karena fasilitas penyimpanan di Pulau Kharg hampir mencapai batas maksimal.

  • Donald Trump menegaskan Selat Hormuz ditutup sepenuhnya hingga kesepakatan diplomatik baru dengan Iran tercapai.

Suara.com - Amerika Serikat memastikan pengepungan terhadap pelabuhan utama Iran tidak akan kendor untuk melumpuhkan sumber pendapatan utama negara tersebut.

Strategi ini memaksa industri perminyakan Teheran berada di ambang kolaps karena keterbatasan ruang penyimpanan komoditas mentah.

Dikutip dari Skynews, dampak nyata dari isolasi maritim ini diprediksi akan menghentikan aktivitas produksi pada sejumlah sumur minyak yang kondisinya mulai rapuh di Pulau Kharg.

Donald Trump mengonfirmasi pengeboman di lepas pantai Iran yang menyasar lokasi vital. Mengapa Pulau Kharg menjadi target utama dan apa dampaknya bagi pasar minyak dunia?
Donald Trump mengonfirmasi pengeboman di lepas pantai Iran yang menyasar lokasi vital. Mengapa Pulau Kharg menjadi target utama dan apa dampaknya bagi pasar minyak dunia?

Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, menegaskan kembali posisi tegas pemerintahan Donald Trump mengenai keberlanjutan blokade jalur laut tersebut.

Langkah drastis ini diambil untuk memastikan Teheran kehilangan kemampuan finansial dalam mendanai berbagai aktivitas strategis mereka di tingkat global.

Bessent menyatakan bahwa fasilitas penyimpanan di Pulau Kharg akan mencapai titik jenuh hanya dalam hitungan beberapa hari saja.

Pulau sepanjang lima mil tersebut merupakan titik krusial karena melayani lebih dari 90 persen seluruh pengiriman minyak mentah Iran.

Jika gudang penyimpanan penuh, maka proses ekstraksi di hulu harus dihentikan secara paksa demi menghindari kerusakan sistemik.

Scott Bessent menyampaikan bahwa hanya tinggal "masalah hari" sebelum penyimpanan di Pulau Kharg penuh dan "sumur minyak Iran yang rapuh akan ditutup".

Pemerintah Amerika Serikat juga berkomitmen untuk menerapkan "tekanan maksimum melalui Amarah Ekonomi untuk secara sistematis menurunkan kemampuan Teheran dalam menghasilkan, memindahkan, dan memulangkan dana".

Status Gencatan Senjata dan Selat Hormuz

Kebijakan pengetatan ekonomi ini muncul di tengah dinamika perundingan diplomatik yang masih menggantung antara kedua belah pihak.

Donald Trump mengindikasikan bahwa masa penangguhan konflik bersenjata hanya bersifat sementara mengikuti perkembangan proposal yang diajukan pihak lawan.

Presiden Amerika Serikat tersebut menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran akan diperpanjang "sampai usulan mereka diajukan dan diskusi selesai, dengan satu atau lain cara".

Situasi di lapangan menunjukkan bahwa kontrol militer dan ekonomi di jalur perdagangan internasional kini berada di bawah kendali penuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negara Arab Desak Iran Bayar Ganti Rugi, Kecam Penutupan Selat Hormuz

Negara Arab Desak Iran Bayar Ganti Rugi, Kecam Penutupan Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:00 WIB

China Tuding AS Biang Kerok Ketegangan Nuklir Iran, Beijing Ogah Tunduk ke Trump

China Tuding AS Biang Kerok Ketegangan Nuklir Iran, Beijing Ogah Tunduk ke Trump

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:57 WIB

Amerika Terancam Krisis Rudal Jika Perang Berlanjut dengan Iran

Amerika Terancam Krisis Rudal Jika Perang Berlanjut dengan Iran

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:22 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB