Viral Kue Ulang Tahun Bongkar Skandal Toko Hantu di Pemesanan Lewat Ojek Online

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 22 April 2026 | 12:42 WIB
Viral Kue Ulang Tahun Bongkar Skandal Toko Hantu di Pemesanan Lewat Ojek Online
Ilustrasi ojek online (shutterstock)
baca 10 detik
  • Investigasi besar-besaran mengungkap 67.000 toko kue hantu ilegal yang beroperasi di platform digital.

  • Pemerintah China menjatuhkan denda rekor 3,6 miliar yuan akibat pelanggaran keamanan pangan masif.

  • Skandal ini mengungkap praktik perang harga brutal yang merugikan produsen dan konsumen sekaligus.

Suara.com - Satu aduan konsumen mengenai pesanan kue ulang tahun yang mengecewakan di Beijing menjadi pintu masuk pembongkaran skandal besar.

Otoritas pasar China menemukan ribuan vendor makanan "hantu" yang beroperasi secara ilegal di berbagai platform pengiriman daring lewat ojek online.

Dikutip dasri CNN, praktik culas ini melibatkan penggunaan izin usaha palsu dan ketiadaan toko fisik yang nyata di lapangan.

Ilustrasi kue ulang tahun. [ChatGPT]
Ilustrasi kue ulang tahun. [ChatGPT]

Pemerintah Beijing merespons temuan ini dengan menggelar investigasi nasional secara besar-besaran selama sepuluh bulan terakhir.

Hasilnya sangat mengejutkan karena terdapat jaringan pasok bayangan yang mengeksploitasi sistem pemesanan demi keuntungan sepihak.

Dalam sistem ini, merchant utama menerima pesanan mahal namun melemparnya kembali ke platform perantara untuk dilelang.

Pemenang lelang biasanya adalah produsen dengan harga terendah sehingga standar keamanan pangan seringkali diabaikan sepenuhnya.

Xinhua melaporkan ada lebih dari 67.000 vendor fiktif yang telah menjual jutaan kue kepada masyarakat tanpa pengawasan.

Besaran denda yang dijatuhkan mencapai 3,6 miliar yuan atau sekitar Rp7,8 triliun sebagai sanksi terberat sejak 2015.

baca juga

“Ini sama sekali bukan pelanggaran kecil, melainkan bentuk aktivitas ilegal baru—yang telah terindustrialisasi dan berskala besar,” kata Han Bing, pejabat Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar, kepada Xinhua.

Drama Perlawanan Terhadap Petugas Investigasi

Proses hukum ini diwarnai aksi dramatis seperti upaya penghancuran bukti dengan cara menelan catatan kertas.

Pihak keamanan di salah satu perusahaan besar bahkan sempat menyerang petugas penegak hukum secara fisik saat penggeledahan.

Terdapat pula insiden eksekutif yang berpura-pura pingsan demi menghindari interogasi meskipun tim medis menyatakan mereka sehat.

Sikap tidak kooperatif ini menyebabkan raksasa e-commerce seperti PDD dijatuhi denda tunggal paling besar mencapai 1,5 miliar yuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Pemerintahan Trump! Punya Hubungan Gelap dengan Bodyguard, Menaker AS Mundur

Skandal Pemerintahan Trump! Punya Hubungan Gelap dengan Bodyguard, Menaker AS Mundur

News | Selasa, 21 April 2026 | 09:09 WIB

Rencana Besar: Ketika Skandal Bank Hanya Awal dari Permainan Lebih Gelap

Rencana Besar: Ketika Skandal Bank Hanya Awal dari Permainan Lebih Gelap

Your Say | Senin, 20 April 2026 | 14:00 WIB

Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI

Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 13:54 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×