- Menteri Tenaga Kerja AS, Lori Chavez-DeRemer, resmi mengundurkan diri pada 20 April 2026 akibat penyelidikan internal atas berbagai pelanggaran.
- Investigasi mengungkap dugaan penyalahgunaan fasilitas negara, perilaku tidak profesional, serta penipuan perjalanan dinas oleh Chavez-DeRemer selama menjabat.
- Pengunduran diri ini menambah daftar perombakan kabinet pemerintahan Donald Trump setelah beberapa staf senior lainnya juga ikut mundur.
Suara.com - Menteri Tenaga Kerja Amerika Serikat, Lori Chavez-DeRemer, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin (20/4/2026) waktu setempat di tengah penyelidikan internal terkait dugaan pelanggaran serius.
Chavez-DeRemer menjadi pejabat kabinet ketiga yang hengkang dari pemerintahan Donald Trump tahun ini.
Pengunduran diri Chavez-DeRemer terjadi setelah penyelidikan luas oleh Inspektur Jenderal mengungkap berbagai tuduhan, mulai dari perilaku tidak profesional hingga dugaan penyalahgunaan fasilitas negara.
Sejumlah staf senior di Departemen Tenaga Kerja juga ikut mundur setelah terseret dalam investigasi yang sama.
Dalam pernyataannya, Chavez-DeRemer mengaku bangga pernah menjadi bagian dari pemerintahan Trump.
![Menteri Tenaga Kerja Amerika Serikat, Lori Chavez-DeRemer, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin (20/4/2026) waktu setempat di tengah penyelidikan internal terkait dugaan pelanggaran serius. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/21/89028-lori-chavez-deremer.jpg)
“Merupakan kehormatan besar untuk melayani dan bekerja bagi presiden terbaik dalam hidup saya,” ujarnya dilansir dari NY Post.
Meski demikian, pengunduran diri ini tidak lepas dari kontroversi.
Laporan pengaduan pelapor (whistleblower) yang muncul sejak Januari menuding adanya konsumsi alkohol saat jam kerja, lingkungan kerja tidak sehat, hingga dugaan hubungan pribadi yang tidak pantas dengan anggota pengamanan.
Selain itu, Chavez-DeRemer juga dituduh melakukan dugaan penipuan dengan memanfaatkan perjalanan dinas untuk kepentingan pribadi menggunakan dana publik.
Investigasi bahkan menemukan indikasi penyembunyian agenda perjalanan dari pengawasan etika internal.
Kuasa hukum Chavez-DeRemer menegaskan kliennya membantah seluruh tuduhan.
Namun, Chavez-DeRemer disebut memilih mundur demi menjaga fokus pemerintahan.
“Ia percaya ini langkah terbaik agar administrasi tetap fokus melayani rakyat Amerika,” ujar pengacara Chavez-DeRemer.
Kasus ini turut menyeret sejumlah nama lain, termasuk Wakil Menteri Tenaga Kerja Keith Sonderling yang kini ditunjuk sebagai pejabat sementara.
Sementara itu, beberapa staf kunci telah lebih dulu mundur dalam beberapa pekan terakhir.