Warga Yordania Usir Militer AS, Sadar Negaranya Cuma Dijadikan 'Boneka'

Arief Apriadi | Suara.com

Rabu, 22 April 2026 | 15:14 WIB
Warga Yordania Usir Militer AS, Sadar Negaranya Cuma Dijadikan 'Boneka'
Warga Yordania Usir Militer AS, Sadar Negaranya uma Dijadikan 'Boneka' [Dok. Istimewa]
  • Kehadiran militer AS di Yordania memicu kemarahan publik setelah negara tersebut diam-diam digunakan sebagai basis untuk menyerang kedaulatan Republik Islam Iran.
  • Sistem pertahanan THAAD milik AS gagal melindungi kedaulatan Yordania dari balasan pesawat nirawak Iran, membuktikan kelemahan kekuatan militer Washington di kawasan.
  • Anggota parlemen dan tokoh masyarakat Yordania menuntut pengusiran pangkalan AS karena hanya menguntungkan Israel dan menghancurkan perekonomian serta pariwisata nasional.

Protes keras tersebut dilayangkan karena pemerintah Yordania membiarkan wilayah kedaulatannya digunakan untuk melancarkan serangan pengecut terhadap Teheran.

Yordania Menjadi Korban Ambisi Amerika

Perang melawan Iran ini pada akhirnya membuat sebagian rakyat Yordania mempertimbangkan kembali nilai dari menampung sekitar 4.000 tentara AS di wilayah kerajaan tersebut.

Profesor studi strategis di Universitas Al-Hussein Bin Talal, Dr. Hasan al-Dajah, menjelaskan bahwa pangkalan militer AS awalnya didirikan untuk membela negara tuan rumah.

Namun pada praktiknya, pangkalan-pangkalan militer AS tersebut bahkan terbukti sama sekali tidak mampu melindungi diri mereka sendiri dari serangan presisi militer Iran.

Pemimpin redaksi AmmanNet, Mohammad Ersan, turut menyoroti keresahan publik atas campur tangan operasi militer Washington.

"Pertanyaan-pertanyaan bermunculan selama perang baru-baru ini dan perang 12 hari antara Israel dan Iran — mengapa kita mengubah Yordania menjadi sebuah 'medan pertempuran'?"

"Kehadiran Amerika telah membuat instalasi militer di dalam Yordania menjadi target yang sah di mata Iran dan proksinya, yang secara efektif menjadikan Yordania sebagai pihak langsung dalam konflik ini."

Dampak Kehancuran Ekonomi dan Kemarahan Publik

Selama perang terbaru ini, militer Iran telah melepaskan lebih dari 250 rudal dan pesawat nirawak yang melintasi langit Yordania untuk memberikan balasan.

The Jordan Times melaporkan bahwa konflik tersebut merusak parah industri pariwisata Yordania, hingga menyebabkan 100 persen pemesanan di situs bersejarah Petra dibatalkan pada bulan Maret.

Dr. Anes Khasawneh, mantan wakil presiden Universitas Yarmouk, menyatakan bahwa rasa frustrasi warga juga didorong oleh keyakinan luas mengenai operasi militer AS di ruang udara mereka.

Pasukan AS yang beroperasi di wilayah udara Yordania diketahui dengan sengaja mencegat banyak rudal balasan Iran yang sebenarnya diarahkan secara spesifik ke wilayah Israel.

Khasawneh menegaskan bahwa beberapa warga Yordania merasa sangat tidak puas dengan tindakan Amerika yang menjatuhkan pesawat nirawak Iran demi melindungi Israel, mengingat tingginya angka kematian warga Palestina dalam perang Gaza.

Desakan Pengusiran dan Usaha Menutupi Fakta

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perdamaian AS - Iran Makin Runyam, Blokade Laut Donald Trump Sampai Samudra Hindia

Perdamaian AS - Iran Makin Runyam, Blokade Laut Donald Trump Sampai Samudra Hindia

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:56 WIB

Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:38 WIB

Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan

Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:33 WIB

Menanti Sentuhan Magis Marselino Ferdinan di Bawah Taktik Baru John Herdman

Menanti Sentuhan Magis Marselino Ferdinan di Bawah Taktik Baru John Herdman

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 13:04 WIB

Makanan Prajurit AS 'Tak Layak' Saat Perang Iran, Netizen Sebut Lebih Enak MBG

Makanan Prajurit AS 'Tak Layak' Saat Perang Iran, Netizen Sebut Lebih Enak MBG

Video | Rabu, 22 April 2026 | 11:16 WIB

Terkini

Kejagung Bongkar Perusahaan Bayangan Zarof Ricar, Dibuat Khusus untuk Pencucian Uang

Kejagung Bongkar Perusahaan Bayangan Zarof Ricar, Dibuat Khusus untuk Pencucian Uang

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:33 WIB

Nasi Hambar dan Salah Jam Makan, Peneliti Celios Temukan Banyak Siswa Buang Jatah MBG

Nasi Hambar dan Salah Jam Makan, Peneliti Celios Temukan Banyak Siswa Buang Jatah MBG

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:30 WIB

Terusir dari Rumah Sendiri, Kisah Suku Yanomami yang Tinggal di Paris Hutan Amazon

Terusir dari Rumah Sendiri, Kisah Suku Yanomami yang Tinggal di Paris Hutan Amazon

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:24 WIB

Dasco Wakili Presiden Prabowo Lepas Keberangkatan Kloter I Jemaah Haji ke Mekkah Hari Ini

Dasco Wakili Presiden Prabowo Lepas Keberangkatan Kloter I Jemaah Haji ke Mekkah Hari Ini

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:18 WIB

Penembakan Turis di Piramida Teotihuacan Meksiko Mengancam Keamanan Piala Dunia 2026

Penembakan Turis di Piramida Teotihuacan Meksiko Mengancam Keamanan Piala Dunia 2026

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:10 WIB

PM Terpilih Hungaria Ancam Tangkap Benjamin Netanyahu Jika Masuk Wilayahnya

PM Terpilih Hungaria Ancam Tangkap Benjamin Netanyahu Jika Masuk Wilayahnya

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:10 WIB

Target Irit Menko Yusril: Naikkan Indeks Pembangunan Hukum Cuma 0,01 Poin, Emang Berarti?

Target Irit Menko Yusril: Naikkan Indeks Pembangunan Hukum Cuma 0,01 Poin, Emang Berarti?

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:07 WIB

Menlu Sugiono: Overflight Access AS Tetap Utamakan Kedaulatan dan Kepentingan Nasional

Menlu Sugiono: Overflight Access AS Tetap Utamakan Kedaulatan dan Kepentingan Nasional

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:02 WIB

Viral Lahan Pribadi Disulap Jadi Parkir Liar di Melawai, Kini Sudah Dipasang Rantai

Viral Lahan Pribadi Disulap Jadi Parkir Liar di Melawai, Kini Sudah Dipasang Rantai

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:56 WIB

Perdamaian AS - Iran Makin Runyam, Blokade Laut Donald Trump Sampai Samudra Hindia

Perdamaian AS - Iran Makin Runyam, Blokade Laut Donald Trump Sampai Samudra Hindia

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:56 WIB