Tak Hanya dengan Rudal, Begini Cara Bejat Tentara Zionis Usir Warga Palestina dari Tepi Barat

Galih Prasetyo

Rabu, 22 April 2026 | 15:48 WIB
Tak Hanya dengan Rudal, Begini Cara Bejat Tentara Zionis Usir Warga Palestina dari Tepi Barat
Ilustrasi tentara Israel di Gaza. [Ist]
baca 10 detik
  • Konsorsium Perlindungan Tepi Barat merilis laporan pada 21 April mengenai kekerasan seksual oleh pemukim dan tentara Israel terhadap warga Palestina.
  • Investigasi di berbagai wilayah Tepi Barat menunjukkan tindakan kekerasan tersebut digunakan sebagai alat intimidasi untuk memaksa warga Palestina mengungsi.
  • Lebih dari 70 persen responden mengungsi karena ancaman gender, sementara pihak militer dinilai gagal mencegah insiden serta menindak para pelaku.

Suara.com - Laporan terbaru dari organisasi kemanusiaan mengungkap dugaan kekerasan seksual dilakukan pemukim dan tentara Israel membuat warga Palestina meninggalkan Tepi Barat.

Temuan ini menyoroti dimensi baru dalam konflik yang selama ini lebih banyak dilihat dari sisi militer dan politik.

Konsorsium Perlindungan Tepi Barat mencatat setidaknya 16 kasus kekerasan seksual terkait konflik.

Laporan berjudul Sexual Violence and Forcible Transfer in the West Bank itu dirilis pada Senin (21/4) waktu setempat, berdasarkan investigasi di lapangan.

“Bukti menunjukkan kekerasan seksual digunakan untuk menekan komunitas, memengaruhi keputusan bertahan atau pergi, serta mengubah pola hidup sehari-hari,” tulis laporan tersebut seperti dilansir dari Aljazeera.

Sejumla tentara Israel selama operasi militer di Qabatiya, dekat Jenin, di Tepi Barat (Dok. Reuters)
Sejumla tentara Israel selama operasi militer di Qabatiya, dekat Jenin, di Tepi Barat (Dok. Reuters)

Penelitian dilakukan melalui wawancara terhadap 83 warga Palestina dari 10 komunitas di Lembah Yordan, Perbukitan Hebron Selatan, dan wilayah tengah Tepi Barat.

Para peneliti menemukan lebih dari 70 persen responden yang mengungsi menyebut ancaman terhadap perempuan dan anak sebagai alasan utama.

Bentuk kekerasan yang dilaporkan mencakup pelecehan seksual, intimidasi, hingga penghinaan berbasis gender.

Laporan itu menyebut beberapa korban dipaksa membuka pakaian, mengalami kekerasan fisik, hingga dipermalukan.

baca juga

Dalam beberapa kasus, pelaku diduga menyebarkan dokumentasi tindakan tersebut.

Peneliti juga menyoroti bahwa aparat militer Israel yang berada di lokasi disebut tidak mencegah atau menghentikan insiden.

Selain itu, investigasi terhadap kasus-kasus tersebut dinilai tidak berjalan memadai.

Akibatnya, sejumlah keluarga Palestina disebut mengambil langkah perlindungan, termasuk memindahkan perempuan dan anak ke tempat lain atau mempercepat pernikahan dini untuk mengurangi risiko.

Di sisi lain, keputusan militer Israel yang mengizinkan sejumlah tentara kembali bertugas setelah tuduhan kekerasan seksual dicabut menuai kritik.

Kelompok HAM internasional menyebut langkah itu memperkuat impunitas.

Amnesty International menyatakan keputusan tersebut sebagai bab lain yang tak dapat diterima dalam sejarah panjang impunitas terhadap pelanggaran serius terhadap warga Palestina.

Laporan ini menambah sorotan internasional terhadap kondisi kemanusiaan di Tepi Barat, sekaligus memicu kembali perdebatan tentang perlindungan warga sipil di wilayah konflik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak 'Di-Gaza-kan', Hezbollah Siap Hancurkan Blokade 'Garis Kuning' Israel di Lebanon

Tolak 'Di-Gaza-kan', Hezbollah Siap Hancurkan Blokade 'Garis Kuning' Israel di Lebanon

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:40 WIB

Warga Israel Muak dengan Netanyahu, Akui Rezim Zionis Gagal Kalahkan Iran

Warga Israel Muak dengan Netanyahu, Akui Rezim Zionis Gagal Kalahkan Iran

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:15 WIB

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:58 WIB

Perang AS vs Iran Bikin Harga Kondom Melejit: Permintaan Naik, Stok Menipis

Perang AS vs Iran Bikin Harga Kondom Melejit: Permintaan Naik, Stok Menipis

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:54 WIB

2 Tentara Israel Dipenjara Usai Hancurkan Patung Yesus

2 Tentara Israel Dipenjara Usai Hancurkan Patung Yesus

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:39 WIB

Terkini

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

Video | Minggu, 01 November 2026 | 15:08 WIB

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 15:04 WIB

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

×