Iran Gencatan Senjata, Israel Gempur Habis Gaza: Serangan Naik 46 Persen Kata PBB

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 22 April 2026 | 16:21 WIB
Iran Gencatan Senjata, Israel Gempur Habis Gaza: Serangan Naik 46 Persen Kata PBB
Asap membubung di Teheran, Iran duga dari serangan rudal Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). [X/Vahid Online]

Selain kekerasan langsung dari pertempuran berkelanjutan, Dujarric menyoroti ancaman serius lain yang menambah krisis kemanusiaan yakni sisa-sisa perang berupa bom dan muatan eksplosif yang belum meledak tersebar di seluruh wilayah Gaza.

Pihak-pihak yang bekerja pada program de-mining dan pembersihan ranjau telah menjalankan sesi edukasi keselamatan untuk puluhan ribu warga sipil tentang bahaya sisa-sisa perang ini. Namun, upaya ini terhambat oleh pembatasan akses yang ketat.

PBB menekankan bahwa mengatasi ancaman ini secara efektif memerlukan masuknya peralatan khusus dan seperangkat lengkap kegiatan pembersihan serta pemusnahan bom.

Pembatasan yang berlaku termasuk keterbatasan pada entri peralatan yang diperlukan untuk membuang amunisi eksplosif terus menghambat respons kemanusiaan secara keseluruhan.

"Upaya untuk mengatasi ancaman munisi yang belum meledak lebih efektif membutuhkan akses masuk peralatan khusus dan serangkaian aktivitas pembersihan yang komprehensif," jelas Dujarric dalam rinciannya.

Pelanggaran Gencatan Senjata Terus Berlanjut

Israel dan AS turut mengebom SD khusus perempuan di Minab, sebuah kota di provinsi Hormozgan, Iran selatan, dalam serangan Sabtu (28/2/2026). [IRNA/Al Jazeera]
Israel dan AS turut mengebom SD khusus perempuan di Minab, sebuah kota di provinsi Hormozgan, Iran selatan, dalam serangan Sabtu (28/2/2026). [IRNA/Al Jazeera]

Data dari Gaza Media Office mengungkapkan bahwa sejak perjanjian gencatan senjata ditandatangani, telah terjadi 2.400 pelanggaran yang dilakukan oleh pasukan Israel.

Pelanggaran ini mencakup pembunuhan, penangkapan sewenang-wenang, blokade pasokan, dan tindakan yang menyebabkan kekurangan pangan bagi penduduk sipil.

Dampak nyata dari setiap pelanggaran ini tercermin dalam data Kementerian Kesehatan Gaza. Hingga hari Senin terakhir, pelanggaran-pelanggaran tersebut telah mengakibatkan kematian 777 warga Palestina dan luka-luka pada 2.193 orang lainnya.

Jumlah ini terus bertambah seiring berjalannya waktu, menunjukkan bahwa gencatan senjata yang semestinya membawa ketenangan justru menjadi perpanjangan dari peperangan dengan intensitas yang fluktuatif namun tetap membunuh dan melukai.

baca juga

Kekerasan Meluas ke Tepi Barat yang Diduduki

Laporan PBB tidak hanya fokus pada Gaza. Mereka juga mencatat pola mengkhawatirkan dari kekerasan Israel di Tepi Barat yang diduduki, daerah lain yang menjadi bagian dari konflik Palestina-Israel yang lebih luas.

Data dari Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) menunjukkan bahwa selama kuartal pertama tahun 2026, sebanyak 33 warga Palestina telah tewas dan 790 orang lainnya terluka oleh tangan pasukan Israel atau penggemar bersenjata Israel.

Dalam periode yang sama, lebih dari 540 serangan yang dilakukan oleh para penggemar Israel menyebabkan korban jiwa atau kerusakan properti.

Desakan Pertanggungjawaban Internasional

Dalam pernyataannya, Dujarric menekankan komitmen PBB terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan universal. Dia menegaskan bahwa setiap serangan yang menyasar penduduk sipil harus diselidiki secara menyeluruh, dan penduduk sipil harus dilindungi dari segala bentuk kekerasan.

"Setiap serangan yang menyasar warga sipil harus diselidiki, dan perlindungan kepada penduduk sipil harus menjadi prioritas.

Sebagai kekuatan pendudukan, Israel memiliki tanggung jawab untuk melindungi populasi Palestina, dan para pelanggar harus diadili sesuai hukum kemanusiaan internasional," tegas Dujarric.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya dengan Rudal, Begini Cara Bejat Tentara Zionis Usir Warga Palestina dari Tepi Barat

Tak Hanya dengan Rudal, Begini Cara Bejat Tentara Zionis Usir Warga Palestina dari Tepi Barat

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:48 WIB

Tolak 'Di-Gaza-kan', Hezbollah Siap Hancurkan Blokade 'Garis Kuning' Israel di Lebanon

Tolak 'Di-Gaza-kan', Hezbollah Siap Hancurkan Blokade 'Garis Kuning' Israel di Lebanon

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:40 WIB

Warga Israel Muak dengan Netanyahu, Akui Rezim Zionis Gagal Kalahkan Iran

Warga Israel Muak dengan Netanyahu, Akui Rezim Zionis Gagal Kalahkan Iran

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:15 WIB

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:58 WIB

Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:38 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×