Dibalik Megahnya USS Gerald R. Ford: Toilet Tersumbat, Serangan AS ke Iran pun Terhambat, Kualat?

Cesar Uji Tawakal | Suara.com

Rabu, 22 April 2026 | 17:07 WIB
Dibalik Megahnya USS Gerald R. Ford: Toilet Tersumbat, Serangan AS ke Iran pun Terhambat, Kualat?
Kapal induk milik Amerika Serikat USS Gerald R Ford (Wikipedia)

Suara.com - Kapal induk terbesar yang dimiliki oleh Amerika Serikat (AS), USS Gerald R Ford kembali menarik perhatian publik internasional setelah dikabarkan akan keluar dari wilayah perang.

Langkah ini langsung memunculkan beragam spekulasi, termasuk kabar tak biasa yang ramai diperbincangkan. Mulai dari insiden kebakaran di dalam kapal hingga persoalan sistem sanitasi yang dinilai sempat mengganggu aktivitas operasionalnya.

Di tengah perannya sebagai pilar utama kekuatan militer Amerika Serikat dalam operasi terhadap Iran, USS Gerald R. Ford justru menghadapi berbagai kendala teknis yang cukup kompleks.

Penugasan yang berlangsung sangat lama tanpa jeda juga disebut ikut berdampak pada tingkat kesiapan kapal sekaligus kondisi mental para awaknya yang terus berada di bawah tekanan operasional tinggi. Lantas bagaimana penjelasan lengkapnya? Simak berikut ini.

Fakta Kendala Teknis USS Gerald R Ford

Kebakaran di Dalam Kapal: Ratusan Awak Terdampak

Kapal induk supercanggih ini sebelumnya aktif terlibat dalam operasi militer terhadap Iran sekaligus menjalankan berbagai misi internasional lainnya.

Hingga April 2026, kapal perang terbesar di dunia ini tercatat telah berlayar selama sekitar 297 hari tanpa kembali ke pangkalan.

Namun setelah hampir sembilan bulan berada di laut tanpa jeda yang cukup, berbagai kendala teknis mulai bermunculan.

Kondisi tersebut secara bertahap mulai memengaruhi keadaan kapal, sekaligus berdampak pada kinerja dan kesiapan para awak yang menjalankan tugas di dalamnya.

Dikutip dari The Guardian, insiden paling mencolok terjadi saat kebakaran melanda area laundry utama kapal. Api yang muncul tidak hanya sulit dipadamkan, tetapi juga berdampak luas terhadap awak kapal.

Hampir 200 personel mengalami gangguan akibat menghirup asap sementara sekitar 100 tempat tidur rusak akibat kejadian tersebut. Proses pemadaman pun tidak berlangsung singkat karena dibutuhkan waktu berjam-jam hingga api benar-benar terkendali.

Meski cukup serius, pihak militer memastikan bahwa sistem utama kapal termasuk mesin penggerak, tetap berfungsi normal. Kapal masih dinyatakan siap beroperasi setelah insiden meskipun satu awak harus dievakuasi karena mengalami cedera.

Kapal Induk USS Gerald Ford [navy.mil]
Kapal Induk USS Gerald Ford [navy.mil]

Gangguan Lama yang Kembali Muncul

Selain kebakaran, perhatian publik juga tertuju pada masalah sanitasi di dalam kapal. Sistem toilet di dalam kapal dilaporkan kerap mengalami penyumbatan, yang akhirnya memicu antrean panjang di antara lebih dari 4.000 awak yang berada di dalamnya.

Masalah ini ternyata bukan hal baru. Laporan sebelumnya sudah mengungkap bahwa sistem tersebut rentan tersumbat dan membutuhkan perawatan rutin dengan metode khusus yang cukup mahal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Yordania Usir Militer AS, Sadar Negaranya Cuma Dijadikan 'Boneka'

Warga Yordania Usir Militer AS, Sadar Negaranya Cuma Dijadikan 'Boneka'

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:14 WIB

Iran Serang Kapal Kontainer Dekat Selat Hormuz

Iran Serang Kapal Kontainer Dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:21 WIB

Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz

Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:51 WIB

Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan

Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:33 WIB

Terkini

Viral! Hotel di Negara Ini Buat Pengumuman: Hewan dan Orang Yahudi Dilarang Masuk

Viral! Hotel di Negara Ini Buat Pengumuman: Hewan dan Orang Yahudi Dilarang Masuk

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:00 WIB

Kejar Target Tembus Top 50 Kota Global, Pramono Anung 'Gerilya' ke Tiongkok hingga Jepang

Kejar Target Tembus Top 50 Kota Global, Pramono Anung 'Gerilya' ke Tiongkok hingga Jepang

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:56 WIB

Kritik dr. Tan Shot Yen: Susu Bumil Gimmick Industri, Desak Program Makan Gratis Pakai Pangan Lokal!

Kritik dr. Tan Shot Yen: Susu Bumil Gimmick Industri, Desak Program Makan Gratis Pakai Pangan Lokal!

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:50 WIB

Kapal Perang AS Lintasi Selat Malaka, Menlu RI: Patroli di Kawasan

Kapal Perang AS Lintasi Selat Malaka, Menlu RI: Patroli di Kawasan

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:50 WIB

Harga BBM dan Elpiji Non-Subsidi Naik, Tulus Cium Aroma Anomali di Lapangan, Apa Itu?

Harga BBM dan Elpiji Non-Subsidi Naik, Tulus Cium Aroma Anomali di Lapangan, Apa Itu?

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:47 WIB

Kuota Dipangkas, Jalur Diubah: 30 Ribu Jemaah Iran Berangkat Haji di Tengah Perang

Kuota Dipangkas, Jalur Diubah: 30 Ribu Jemaah Iran Berangkat Haji di Tengah Perang

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:34 WIB

Akademisi Tekankan Pengawasan Ketat Aliran Dana Asing, Ini Alasannya

Akademisi Tekankan Pengawasan Ketat Aliran Dana Asing, Ini Alasannya

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:23 WIB

Jalur Haji Syam: Rute Legendaris dari Damaskus ke Madinah yang Sarat Makna Spiritual

Jalur Haji Syam: Rute Legendaris dari Damaskus ke Madinah yang Sarat Makna Spiritual

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:22 WIB

Iran Gencatan Senjata, Israel Gempur Habis Gaza: Serangan Naik 46 Persen Kata PBB

Iran Gencatan Senjata, Israel Gempur Habis Gaza: Serangan Naik 46 Persen Kata PBB

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:21 WIB

Konflik Parkir di Blok M Memanas: Pemilik Lahan Diancam Dibakar hingga Dibunuh

Konflik Parkir di Blok M Memanas: Pemilik Lahan Diancam Dibakar hingga Dibunuh

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:16 WIB