Soroti Data Amburadul, DPRD DKI: Penataan Kampung Kumuh Jakarta Tak Tepat Sasaran!

Muhammad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 23 April 2026 | 09:09 WIB
Soroti Data Amburadul, DPRD DKI: Penataan Kampung Kumuh Jakarta Tak Tepat Sasaran!
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Komisi D DPRD DKI Jakarta mengkritik program penataan kampung kumuh yang dinilai tidak tepat sasaran akibat masalah akurasi data.
  • Ketua Komisi D Yuke Yurike mendesak DPRKP merombak skema pemetaan wilayah kumuh agar intervensi pemerintah menjadi lebih efektif dan terukur.
  • Pemprov DKI diminta mengintegrasikan pembangunan fisik dengan pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat dalam program penataan kampung kumuh tersebut.

Suara.com - Komisi D DPRD DKI Jakarta melontarkan kritik tajam terhadap program Penataan Kampung Kumuh yang dinilai tidak tepat sasaran dan belum menyentuh kebutuhan mendasar warga.

Program unggulan ini dianggap terlalu fokus pada pembangunan fisik semata, sementara akurasi data wilayah yang perlu ditata masih bermasalah.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mendesak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) segera merombak skema pemetaan wilayah kumuh agar intervensi yang dilakukan pemerintah benar-benar efektif.

“Dinas Perumahan harus betul-betul secara cermat bekerja sama lintas sektor untuk memetakan wilayah mana yang harus ditata,” ujar Yuke usai membedah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025 bersama DPRKP, Rabu (22/4/2026).

Aktivitas warga di kawasan pemukiman kumuh kampung Grogol, Tanjung Selor, Jakarta, Sabtu (25/3/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Aktivitas warga di kawasan pemukiman kumuh kampung Grogol, Tanjung Selor, Jakarta, Sabtu (25/3/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Anomali Data di Lapangan

Keresahan Yuke itu dipicu oleh temuan adanya anomali data yang mencolok. Ia mengungkap, banyak wilayah yang secara visual sudah rapi namun masih masuk dalam daftar kumuh.

Sebaliknya, kawasan yang kondisinya sangat memprihatinkan menurutnya justru kerap luput dari pendataan.

“Mudah-mudahan sebelum pembahasan lebih lanjut untuk 2027, kami bisa meninjau dan melihat setiap wilayah. Sehingga penataan kampung kumuh itu betul-betul kami bisa kaji ulang, sudah tepat apa belum programnya atau memang harus dievaluasi ataupun mungkin ditambah,” tegas politisi PDI Perjuangan (PDIP) tersebut.

Komisi D juga mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk tidak hanya terpaku pada perbaikan infrastruktur seperti drainase atau jalan lingkungan.

baca juga

Aspek pemberdayaan ekonomi dan sosial dinilai harus menjadi satu paket dalam rencana penataan melalui instrumen Community Action Plan (CAP) dan Collaborative Implementation Program (CIP).

Yuke menekankan pentingnya indikator kinerja utama atau Key Performance Indicator (KPI) yang terukur dalam setiap proyek penataan. Tanpa standar yang jelas, keberhasilan program tersebut menurutnya sulit dipertanggungjawabkan kepada publik.

Ke depan, ia pun berharap program ini mampu melahirkan kemandirian ekonomi bagi warga lokal, termasuk memberikan ruang pembinaan bagi anak-anak dan remaja di lingkungan tersebut.

“Satu kampung itu bisa berdaya secara ekonomi. Ada pembinaan dan pemberdayaan sosial untuk remaja maupun anak-anak di sana,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bongkar Nasib Khoirudin Usai Tak Jabat Ketua DPRD DKI, PKS: Dapat Amanah Lebih Besar di DPP

Bongkar Nasib Khoirudin Usai Tak Jabat Ketua DPRD DKI, PKS: Dapat Amanah Lebih Besar di DPP

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:29 WIB

Politikus PSI Sebut Gubernur DKI Lembek, Tawuran Tak Kunjung Tuntas

Politikus PSI Sebut Gubernur DKI Lembek, Tawuran Tak Kunjung Tuntas

News | Senin, 20 April 2026 | 14:51 WIB

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:57 WIB

Terkini

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:14 WIB

Ibarat Sapu Lidi, Prabowo Sebut Koperasi Alat Orang Miskin Bersatu Jadi Kuat

Ibarat Sapu Lidi, Prabowo Sebut Koperasi Alat Orang Miskin Bersatu Jadi Kuat

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:09 WIB

Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya

Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:55 WIB

Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!

Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:05 WIB

Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang

Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:34 WIB

Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia

Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:11 WIB

Akrab di GBK, Intip Gestur Hormat Jaksa Agung-Panglima TNI dan Kapolri Sambut Prabowo

Akrab di GBK, Intip Gestur Hormat Jaksa Agung-Panglima TNI dan Kapolri Sambut Prabowo

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:05 WIB

LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta

LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:25 WIB

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:31 WIB

BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026

BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:15 WIB

×