Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Minggu, 19 April 2026 | 11:25 WIB
Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Dok. PDIP)
baca 10 detik
  • Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kritik publik merupakan elemen krusial untuk menjaga kesehatan demokrasi di Indonesia.
  • Hasto menilai keberadaan pangkalan militer asing di Timur Tengah telah melanggar kedaulatan negara berdasarkan prinsip Dasasila Bandung.
  • Pemerintah didorong merespons kritik secara transparan terkait hambatan implementasi kebijakan, seperti pada program Makan Bergizi Gratis pemerintah.

Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa kritik merupakan elemen krusial dan menyehatkan bagi keberlangsungan demokrasi di Indonesia.

Ia mengingatkan agar pemerintah saat ini terbuka terhadap masukan masyarakat guna menghindari persoalan di tingkat implementasi kebijakan.

Hasto mengawali pernyataannya dengan menyoroti situasi geopolitik global, khususnya di Timur Tengah usai PDIP menggelar acara peringatan Konferensi Asia-Afrika ke-71.

Ia menilai keberadaan pangkalan militer asing telah menjadi pemicu pelanggaran kedaulatan yang bertentangan dengan semangat Dasasila Bandung.

“Apa yang terjadi di Timur Tengah sekarang menunjukkan bahwa adanya pangkalan militer asing inilah yang ikut menjadi pemicu, sehingga prinsip-prinsip yang dirumuskan di dalam Dasasila Bandung itu dilanggar, hanya mengatasnamakan kepentingan nasional suatu negara, yang merasa hegemoninya sepertinya mampu mengatasi kedaulatan dan kemerdekaan suatu negara,” ujar Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Sabtu (18/4/2026).

Dalam konteks domestik, Hasto memberikan penekanan khusus pada pentingnya kritik. Ia berbagi pengalaman (sharing) saat PDI Perjuangan berada di dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, terutama pada periode kedua, di mana saat itu banyak kritik yang muncul namun kerap terbukti kebenarannya.

“Nah tadi di dalam pembukaan (acara), saya juga menyampaikan bahwa kritik itu sehat bagi demokrasi. Sebenarnya ini PDI Perjuangan juga ingin sharing. Ketika kami berada di dalam pemerintahan khususnya pada periode kedua Presiden Jokowi, muncul banyak kritik. Dan kemudian ternyata banyak kritik-kritik yang diberikan itu adalah suatu kebenaran,” ungkapnya.

Hasto menegaskan, bahwa PDIP tidak ingin partai-partai yang saat ini berada di lingkaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengulangi kesalahan yang sama dengan mengabaikan kritik.

“Sehingga kami tidak ingin partai yang berada di dalam pemerintah mengalami pengalaman seperti PDI Perjuangan saat itu,” tegasnya.

baca juga

Hasto menyatakan bahwa kritik seharusnya dimaknai sebagai wujud rasa cinta kepada bangsa.

Ia mencermati bahwa meskipun Presiden Prabowo memiliki visi yang baik, dalam praktiknya sering kali muncul hambatan yang memerlukan evaluasi terbuka.

“Sehingga kita jadikan berbagai kritik justru sebagai bentuk rasa cinta kepada bangsa dan negara untuk memberikan suatu kontribusi ketika melihat di dalam pelaksanaan suatu kebijakan dengan visi yang baik dari Presiden Prabowo tetapi dalam praktiknya kemudian menimbulkan berbagai persoalan-persoalan,” jelas Hasto.

Salah satu contoh yang disoroti Hasto adalah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, meski program tersebut memiliki landasan ideologis yang kuat untuk rakyat, fakta di lapangan menunjukkan adanya dinamika yang harus direspons secara transparan oleh pemerintah.

“Seperti misalnya belanja dari makan bergizi gratis. Padahal programnya sangat ideologis menyentuh kebutuhan rakyat tetapi dalam praktik PDI Perjuangan mencermati banyak hal yang telah disuarakan oleh masyarakat dan itu harus ditanggapi dengan terbuka,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Hasto menyampaikan pesan Megawati Soekarnoputri agar generasi muda Indonesia membangun kualitas peradaban dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi demi kemandirian bangsa.

“Inilah yang diingatkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, khususnya kepada para pemuda Indonesia, agar membangun semangat kepemimpinan itu. Dengan menguasai ilmu pengetahuan teknologi, melakukan riset dan inovasi, membangun peningkatan kualitas peradaban kita dengan cara percaya kepada kekuatan diri sendiri,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:19 WIB

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:07 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

News | Sabtu, 18 April 2026 | 16:56 WIB

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:12 WIB

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:57 WIB

Terkini

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:37 WIB

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:30 WIB

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:28 WIB

×