Trump Sempat Mau Pencet Tombol Senjata Nuklir, Tapi Dihalangi Jenderal Caine

Bernadette Sariyem | Suara.com

Kamis, 23 April 2026 | 10:26 WIB
Trump Sempat Mau Pencet Tombol Senjata Nuklir, Tapi Dihalangi Jenderal Caine
Kolase foto senjata nuklir AS (kiri) dan Presiden AS Donald Trump (kanan). [Suara.com]
  • Mantan agen CIA Larry Johnson menyebut Trump pernah mencoba mengakses kode nuklir untuk menyerang Iran dalam rapat darurat.
  • Upaya penggunaan senjata nuklir tersebut digagalkan oleh Jenderal Dan Caine yang secara tegas menolak perintah Presiden Trump.
  • Peristiwa yang diduga terjadi pada 18 April ini dipicu ketegangan konflik Operation Epic Fury di wilayah Iran.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat disebut sempat hendak memakai kode aktivasi senjata nuklir untuk memusnahkan Iran. Namun, sebelum ia sempat menggunakannya, Trump dicegah seorang jenderal.

Dikutip Newsweek, Kamis (23/4/2026), spekulasi itu dilontarkan oleh mantan perwira agen intelijen AS atau CIA, Larry Johnson.

"Trump mencoba mengakses kode nuklir dalam rapat darurat terkait perang di Iran," kata Larry Johnson dalam acara YouTube Judging Freedom, yang dipandu Andrew Napolitano.

Mulanya, kata Johnson, trump dan staf militernya tengah berdiskusi mengenai konflik yang sedang berlangsung, lalu sang presiden menunjukkan intensi untuk menggunakan kekuatan nuklir.

Namun, langkah tersebut kabarnya berhasil dihentikan oleh Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan.

Dalam penuturannya, Johnson memberikan gambaran yang cukup spesifik mengenai suasana di dalam ruang rapat tersebut.

Ia menyebutkan, konfrontasi antara sang presiden dan pucuk pimpinan militer tersebut berakhir dengan ketegangan yang sangat tinggi.

Kedutaan Iran mengunggah video AI Yesus memukul Trump sebagai bentuk balasan atas unggahan kontroversial sebelumnya. (The Hill)
Kedutaan Iran mengunggah video AI Yesus memukul Trump sebagai bentuk balasan atas unggahan kontroversial sebelumnya. (The Hill)

“Salah satu laporan yang muncul dari pertemuan di Gedung Putih itu adalah, Trump ingin menggunakan kode nuklir dan Jenderal Dan Caine berdiri dan berkata ‘Tidak’,” ujar Johnson dalam wawancara tersebut.

Lebih lanjut, Johnson menjelaskan bagaimana Jenderal Caine mengambil posisi tegas untuk menentang permintaan presiden ke-45 AS tersebut, yang kini berusia 79 tahun.

Johnson menambahkan detail mengenai suasana setelah rapat yang diduga terjadi pada Sabtu, 18 April tersebut.

“Dia menggunakan hak istimewanya sebagai kepala militer, bisa dibilang begitu. Rupanya itu adalah sebuah keributan besar. Ada foto-foto Caine keluar dari pertemuan itu dengan kepala tertunduk. Ada beberapa hal yang sangat aneh terjadi di Washington DC,” ungkap Johnson.

Konteks Perang Operation Epic Fury

Ketegangan ini tidak muncul di ruang hampa. Sejak Februari, militer AS dan Israel telah melancarkan serangan udara masif ke wilayah Iran dalam sebuah operasi yang diberi nama Operation Epic Fury.

Konflik ini telah menelan korban jiwa yang sangat besar. Berdasarkan laporan AP, perang ini telah menewaskan sedikitnya 3.000 orang di Iran dan lebih dari 2.290 orang di Lebanon.

Dampak perang juga dirasakan oleh pihak sekutu, dengan matinya 15 tentara Israel di Lebanon dan 13 anggota militer AS di berbagai titik di kawasan tersebut.

Tanggal 3 April, situasi semakin genting ketika sebuah pesawat tempur F-15 Eagle milik AS ditembak jatuh di atas wilayah Iran, yang menyebabkan dua pilot Amerika dinyatakan hilang.

Laporan dari Wall Street Journal menyebutkan, Trump sangat emosional menanggapi insiden F-15 tersebut.

Ia dikabarkan berteriak kepada para pejabat militer selama berjam-jam, dan menuntut misi penyelamatan segera.

Ketakutan akan terulangnya tragedi krisis sandera Iran tahun 1979 dilaporkan menghantui pikiran Trump, membuatnya semakin tidak terduga dalam mengambil keputusan.

Keraguan dan Verifikasi Data

Meskipun klaim Larry Johnson telah menjadi pembicaraan hangat di kalangan pengamat politik, penting untuk dicatat bahwa hingga saat ini belum ada bukti kuat yang mendukung pernyataan tersebut.

Pihak Gedung Putih dan Pentagon, belum memberikan komentar resmi meskipun telah dihubungi oleh berbagai media internasional seperti Newsweek.

Laporan dari The Mirror US menekankan, tidak ada catatan resmi mengenai rapat darurat yang terjadi pada hari Sabtu, 18 April.

Briefing Pentagon terakhir yang tercatat secara publik dilakukan pada 16 April, di mana Menteri Pertahanan Pete Hegseth tampil bersama Jenderal Caine.

Selain itu, muncul laporan paralel yang menyebutkan bahwa Trump mulai "diasingkan" dari Situation Room (Ruang Situasi) selama misi-misi krusial penyelamatan di Iran.

Para pejabat tinggi militer dan intelijen dikabarkan khawatir, temperamen Trump yang meledak-ledak dan sifatnya yang sulit ditebak, dapat mengganggu jalannya operasi militer yang sangat sensitif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

40 Warga Israel Ditahan di Bandara Rusia, Diintrogasi 5 Jam

40 Warga Israel Ditahan di Bandara Rusia, Diintrogasi 5 Jam

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:22 WIB

Pejabat Kontraterorisme Era Donald Trump Diskors, Terseret Dugaan Skandal Sugar Daddy

Pejabat Kontraterorisme Era Donald Trump Diskors, Terseret Dugaan Skandal Sugar Daddy

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:07 WIB

Saling Kunci di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis ke Level USD 101

Saling Kunci di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis ke Level USD 101

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:30 WIB

Selat Hormuz Memanas! Balas AS, Garda Revolusi Iran Sita Dua Kapal Asing

Selat Hormuz Memanas! Balas AS, Garda Revolusi Iran Sita Dua Kapal Asing

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:21 WIB

Mundur Tiba-Tiba! Ada Apa dengan Petinggi Angkatan Laut AS Saat Blokade Iran?

Mundur Tiba-Tiba! Ada Apa dengan Petinggi Angkatan Laut AS Saat Blokade Iran?

News | Kamis, 23 April 2026 | 08:58 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Didorong Kabar Perundingan AS-Iran, Ini Saham Rekomendasinya

IHSG Diproyeksi Menguat Didorong Kabar Perundingan AS-Iran, Ini Saham Rekomendasinya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:27 WIB

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:39 WIB

Kepala Angkatan Laut AS Dipecat Usai Bentrok dengan 'Anak Kesayangan' Donald Trump

Kepala Angkatan Laut AS Dipecat Usai Bentrok dengan 'Anak Kesayangan' Donald Trump

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:23 WIB

Terkini

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:28 WIB

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:12 WIB

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:02 WIB

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:51 WIB

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:46 WIB

Potensi Korupsi Program MBG Ramai Dilaporkan ke KPK, Ini Alasan Belum Ada Penindakan

Potensi Korupsi Program MBG Ramai Dilaporkan ke KPK, Ini Alasan Belum Ada Penindakan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:41 WIB

13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini

13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:32 WIB

Seskab Teddy Borong 5 Sapi Kurban dari Irfan Hakim

Seskab Teddy Borong 5 Sapi Kurban dari Irfan Hakim

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:16 WIB

Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare

Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:59 WIB

MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran

MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:44 WIB