Selat Hormuz Memanas! Balas AS, Garda Revolusi Iran Sita Dua Kapal Asing

Galih Prasetyo

Kamis, 23 April 2026 | 09:21 WIB
Selat Hormuz Memanas! Balas AS, Garda Revolusi Iran Sita Dua Kapal Asing
Mulai Senin (14/3) pukul 10.00 waktu Washington, Angkatan Laut AS bertindak sebagai polisi lalu lintas di Selat Hormuz dan bisa memicu perang terbuka dengan negara lain [Suara.com/AI]
baca 10 detik
  • Korps Garda Revolusi Iran menyita dua kapal dagang asing di Selat Hormuz pada Rabu, 22 April karena pelanggaran maritim.
  • Insiden penyitaan terjadi setelah adanya serangan terhadap kapal kontainer di dekat Oman yang mengakibatkan kerusakan berat pada anjungan.
  • Pemerintah Iran menuding Amerika Serikat melakukan pembajakan kapal di Laut Oman sehingga memicu ketegangan di tengah upaya diplomasi.

Suara.com - Iran menyita dua kapal dagang asing di Selat Hormuz dan menggiringnya ke wilayah pesisirnya, Rabu (22/4) waktu setempat.

Tindakan tegas Iran ini diambil hanya beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Teheran.

Menurut kantor berita pemerintah Iran, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan penyitaan dilakukan karena kapal-kapal tersebut melanggar aturan maritim dan memasuki perairan strategis tanpa koordinasi.
'
Insiden ini terjadi sehari setelah sebuah kapal kontainer diserang di dekat Oman. Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan kapal tersebut didekati kapal IRGC sebelum tembakan dilepaskan.

“Serangan menyebabkan kerusakan berat pada anjungan kapal, namun tidak ada kebakaran atau dampak lingkungan,” bunyi pernyataan resmi pihak UKMTO.

Selat Hormuz (CNN)
Selat Hormuz (CNN)

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan seluruh awak kapal dinyatakan selamat.

Menurut Media Iran menyebut kapal yang diserang mengabaikan peringatan yang diberikan. Namun, perusahaan keamanan maritim Inggris menyatakan kapal tersebut telah mendapat izin untuk melintas dan berlayar di bawah bendera Liberia.

Ketegangan meningkat setelah Iran menuding Amerika Serikat menyita kapal dagang Iran di Laut Oman.

IRGC menyebut tindakan itu sebagai pembajakan bersenjata dan pelanggaran terhadap gencatan senjata.

Sementara itu, Trump mengatakan pihaknya menunda serangan militer terhadap Iran atas permintaan sejumlah pihak internasional.

baca juga

“Kami diminta menahan serangan sampai Iran menyampaikan proposal yang terpadu,” tulisnya di Truth Social.

Meski demikian, AS tetap mempertahankan blokade laut terhadap pelabuhan Iran dan memerintahkan militernya untuk tetap siaga.

Situasi ini menciptakan sinyal campuran di tengah upaya diplomasi yang masih berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mundur Tiba-Tiba! Ada Apa dengan Petinggi Angkatan Laut AS Saat Blokade Iran?

Mundur Tiba-Tiba! Ada Apa dengan Petinggi Angkatan Laut AS Saat Blokade Iran?

News | Kamis, 23 April 2026 | 08:58 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Didorong Kabar Perundingan AS-Iran, Ini Saham Rekomendasinya

IHSG Diproyeksi Menguat Didorong Kabar Perundingan AS-Iran, Ini Saham Rekomendasinya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:27 WIB

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:39 WIB

Kepala Angkatan Laut AS Dipecat Usai Bentrok dengan 'Anak Kesayangan' Donald Trump

Kepala Angkatan Laut AS Dipecat Usai Bentrok dengan 'Anak Kesayangan' Donald Trump

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:23 WIB

Trump Klaim Selamatkan 8 Perempuan Iran dari Tiang Gantungan, Teheran: Penyebar Hoax!

Trump Klaim Selamatkan 8 Perempuan Iran dari Tiang Gantungan, Teheran: Penyebar Hoax!

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:09 WIB

Terkini

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×