Alarm Bahaya! 4700 Warga Malaysia Kehilangan Pekerjaan dalam 16 Hari, Bagaimana di Indonesia?

Galih Prasetyo

Jum'at, 24 April 2026 | 09:46 WIB
Alarm Bahaya! 4700 Warga Malaysia Kehilangan Pekerjaan dalam 16 Hari, Bagaimana di Indonesia?
Ilustrasi pengangguran. (Elements Envato)
baca 10 detik
  • Sebanyak 4.708 pekerja di Malaysia mengalami pemutusan hubungan kerja selama 16 hari pertama pada April 2026.
  • Menteri Ekonomi Malaysia menyatakan krisis pasokan global dan ketegangan geopolitik memicu lonjakan biaya operasional perusahaan tersebut.
  • Pemerintah Malaysia menetapkan kuartal kedua 2026 sebagai periode krusial guna memantau kelanjutan tren PHK massal tersebut.

Suara.com - Lebih dari 4.700 pekerja di Malaysia kehilangan pekerjaan hanya dalam 16 hari pertama April 2026.

Data ini diungkap Menteri Ekonomi Malaysia, Akmal Nasrullah Mohd Nasir yang menyebut ada tren PHK massal di Negeri Jiran tersebut.

Berdasarkan data Sistem Asuransi Ketenagakerjaan milik PERKESO, total 4.708 pekerja terdampak PHK dalam periode tersebut.

“Sebanyak 4.708 pekerja dilaporkan kehilangan pekerjaan dalam 16 hari pertama April,” ujar Akmal dilansir dari Says, Jumat (24/3).

Meski belum menunjukkan krisis besar, pemerintah Malaysia menilai kuartal kedua 2026 sebagai periode krusial.

Akmal memperingatkan tekanan biaya yang dihadapi perusahaan berpotensi memicu gelombang PHK lanjutan.

Ilustrasi - Perjanjian dagang Malaysia dengan Amerika Serikat.
Ilustrasi - Perjanjian dagang Malaysia dengan Amerika Serikat.

“Kuartal kedua akan menjadi periode penting untuk melihat apakah tekanan biaya akan berujung pada pengurangan operasional atau PHK lebih lanjut,” katanya.

Sebelumnya, Malaysia mencatat 10.700 PHK pada Januari, 7.500 pada Februari, dan 5.900 pada Maret 2026.

Meski angka tersebut sempat menurun, data April menunjukkan tren PHK belum sepenuhnya mereda.

baca juga

Akmal menegaskan bahwa situasi ekonomi saat ini bukan sekadar gejolak jangka pendek.

Akmal menyebut adanya krisis pasokan global yang berdampak luas pada berbagai sektor.

“Ini bukan lagi sekadar isu harga minyak, tetapi sudah berkembang menjadi krisis pasokan global yang memengaruhi energi, logistik, bahan baku hingga kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Tekanan tersebut juga dipicu ketegangan di Timur Tengah yang mengganggu distribusi energi melalui Selat Hormuz.

Harga minyak mentah Brent pun melonjak hingga sekitar USD94 per barel dari sebelumnya USD72.

Di Malaysia, inflasi meningkat menjadi 1,7 persen pada Maret dari 1,4 persen pada Februari.

Kenaikan ini terutama didorong oleh biaya transportasi yang semakin tinggi.

“Ini menunjukkan ekonomi masih bertahan di tengah tekanan eksternal yang belum mereda,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Perintahkan Tembak dan Bunuh Jenis Kapal Ini di Selat Hormuz

Donald Trump Perintahkan Tembak dan Bunuh Jenis Kapal Ini di Selat Hormuz

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:42 WIB

BI Guyur Insentif Rp427,9 Triliun Buat Perbankan, Bank Asing Juga Kebagian

BI Guyur Insentif Rp427,9 Triliun Buat Perbankan, Bank Asing Juga Kebagian

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:26 WIB

IHSG Masih Rungkad di Jumat Pagi ke level 7.378

IHSG Masih Rungkad di Jumat Pagi ke level 7.378

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:21 WIB

Heboh Usulan Purbaya Pungut Tarif di Selat Malaka, Malaysia Singgung 'Titipan' AS

Heboh Usulan Purbaya Pungut Tarif di Selat Malaka, Malaysia Singgung 'Titipan' AS

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:21 WIB

Rupiah di Level Kritis Rp17.300, Pakar Sarankan Ini Buat Pemerintahan Prabowo

Rupiah di Level Kritis Rp17.300, Pakar Sarankan Ini Buat Pemerintahan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 07:59 WIB

Terkini

Bobol Padel House Coach Justin, Dua Pelaku Jual Hasil Curian Lewat Facebook

Bobol Padel House Coach Justin, Dua Pelaku Jual Hasil Curian Lewat Facebook

News | Senin, 02 November 2026 | 17:17 WIB

Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November

Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:15 WIB

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:11 WIB

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:10 WIB

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 17:09 WIB

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Bekaci | Senin, 02 November 2026 | 17:06 WIB

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:00 WIB

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

News | Senin, 02 November 2026 | 16:55 WIB

×