- KPAI menyoroti ancaman diabetes pada anak akibat konsumsi minuman berpemanis yang berisiko menggagalkan target Indonesia Emas 2045.
- Data SKI 2023 menunjukkan tingginya konsumsi minuman manis yang memicu masalah kesehatan seperti obesitas, anemia, dan karies gigi.
- KPAI mendesak intervensi kebijakan cukai untuk menekan beban kesehatan serta ekonomi jangka panjang akibat Penyakit Tidak Menular.
Ia juga menyinggung temuan UNICEF terkait dampak ekonomi jangka panjang, di mana beban ekonomi akibat obesitas anak di Indonesia yang diperkirakan mencapai 296 miliar USD seumur hidup.
Jika tidak segera diintervensi, kondisi ini diproyeksikan memburuk.
“Jika intervensi kebijakan cukai ini tidak segera diterapkan, maka angka kematian dan pesakitan akibat diabetes pada anak, diproyeksikan akan melonjak hingga dua kali lipat pada tahun 2045,” tegasnya.